Bupati Sleman Minta Rehab Gedung Sekolah Diprioritaskan

Sleman – Bupati Sleman Sri Purnomo minta agar rehab gedung sekolah menjadi prioritas. Permintaan ini kembali disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) setempat,  Rabu (21/5).Bupati Sri Purnomo menyatakan keprihatinannya terhadap ruang belajar siswa yang rusak dan kondisinya tidak sehat, tidak aman dan nyaman bagi siswa. Keprihatinan ini muncul usai meninjau fasilitas pendidikan yang ada di Kabupaten Sleman.

Saat meninjau pelaksanaan UN SD di SD Susukan, Seyegan pada hari Senin (19/5) lalu, Bupati mendapat laporan dari Kepala Sekolah Sungkono, Spd  terdapat satu ruangan kelas IV terpaksa tidak dipakai karena kondisi yang tidak memungkinkan karena atapnya sudah rapuh dan membahayakan keamanan siswa bila dipakai.

Siswa kelas IV yang menempati ruangan tersebut, terpaksa digabung dengan siswa kelas IV yang lain, kebetulan untuk siswa kelas IV terdapat dua kelas. Hingga jumlah siswanya kelas IV menjadi lebih banyak mengingat dua ruangan digabung menjadi satu sehingga tidak sesuai lagi dengan kapasitas siswanya.

Selain itu di SD N Susukan juga terdapat 2 ruang yang keluasannya  tidak memenuhi standar murid.

Kepala Dinas Dikpora menanggapi laporan tersebut dengan menyampaikan kepada Bupati bahwa rehab SD Sususkan telah dilakukan sebelum otonomi daerah tahun 2000 lalu dan saat ini kondisinya sudah mulai rusak dan perlu perbaikan.

Bupati Sleman meminta  agar Dikpora memprioritaskan rehab SD Susukan tersebut agar tidak membahayakan lagi bagi kegiatan belajar mengajar.




TMMD Mampu Galang Swadaya Masyarakat Rp 50 Juta Per Hari

Sleman – Komandan Kodim 0732 Sleman Letkol Inf Bambang Yudi SSos melakukan pencanangan bakti sosial TNI KB Kesehatan dan pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-92, yang berlangsung di lapangan Grogolan Umbulmartani Ngemplak dengan Irup Dandim  0732 Sleman, Rabu (21/5).

TMMD tersebut berlangsung selama 21 hari mulai tanggal 21 Mei hingga 10 Juni 2014 dengan lokasi Dusun Cilikan Umbulmartani Ngemplak. Sasaran fisik dalam TMMD tersebut berupa pengerasan jalan sepanjang m lebar 3 meter, rehab masjid 1 buah, rehab pos Kamling 1 buah, dan lantainisasi  4 rumah.

Sementara sasaran non fisik berupa penyuluhan PPBN/wawasan kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas dan napza, penyuluhan kesehatan dan KB, penyuluhan pertanian, penyuluhan bencana alam, dan penyuluhan lingkungan hidup.

Sumber dana dalam TMMD tersebut  berasal dari APBD DIY sebesar Rp53 juta, APBD kabupaten Sleman Rp80 juta, dan swadaya masyarakat berupa tenaga perhari sekitar 50 orang senilai Rp50 juta.

Letkol Bambang Yudi mengatakan bahwa penduduk sangat berperan dalam pembangunan nasional, dan saat ini masyarakat dihadapkan pada masalah kependudukan yang mempunyai dampak implikasi luas terhadap kehidupan di segala bidang.

Di antaranya dalam bidang pendidikan, kesehatan, sandang, pangan, papan dan keamanan. “Apabila tidak diatasi dengan segera, dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap stabilitas nasional yang pada akhirnya akan berpengaruh pada pembangunan nasional.




Lomba Cipta Menu Pangan B2SA

211_20140521090841

Pada hari Rabu (21/5), Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan kabupaten Sleman menyelenggarakan Lomba Cipta Menu Pangan B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) di Rumah Dinas Bupati Sleman. Panitia penyelenggara B2SA pada tahun 2014 ini adalah Kabid Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan kabupaten Sleman Ir Husen Siswanto.Lomba Cipta Menu Pangan B2SA diikuti oleh 16 peserta TP PKK kecamatan. Tim Juri terdiri dari Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, TP PKK, Perhotelan (APJI), Akademisi (PKMT-UGM) dan Praktisi Agus Wahyu Austin Culinarry. Maksud dan tujuan diadakan lomba B2SA untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas masyarakat dalam menciptakan menu B2SA berbasis sumberdaya lokal dengan porsi yang seimbang.

Sekretaris Dinas ir. Dwi Ananta Sudibdya MT menyatakan dengan diadakannya lomba cipta menu ini, pemenang diharapkan bisa memberikan teladan, dan memasyarakatkan pola makan yang seimbang bagi masyrakat. Dan diharapkan lomba ini menjadikan nilai tambah bagi ibu. Juara I berhak mewakili lomba tingkat Propinsi tahun 2015 bahkan di tingkat nasional nantinya.

Dalam penyelenggaraan Lomba Cipta B2SA tahun 2014 Kecamatan Gamping meraih Juara I dengan nilai , Kecamatan Pakem meraih Juara II dengan nilai , dan  Kecamatan Turi meraih Juara III dengan nilai . Sedangkan Kecamatan Sleman meraih Juara harapan I,  Kecamatan Godean meraih Juara Harapan II, dan Kecamatan Prambanan meraih Juara Harapan III. Pemenang mendapatkan Tropi dan Bingkisan. Bagi peserta yang tidak memenangkan lomba mendapatkan bingkisan yang telah disediakan panitia.