KUA Minggir Wakili Sleman Ke Lomba KUA Teladan Tingkat DIY
Sleman – KUA Minggir berhak mewakili Kabupaten Sleman dalam lomba KUA Kecamatan Teladan tingkat DIY tahun 2014, karena KUA tersebut merupakan yang terbaik se-Kabupataen Sleman tahun 2014 dan telah dinilai oleh Tim penilai dari Provinsi DIY, Sabtu (31/5).
KUA Kecamatan Minggir berhak mewakili Kabupaten Sleman dalam lomba KUA Teladan tersebut, karena dinilai telah sesuai dengan tupoksinya yang melaksanakan sebagiaan tugas Kementerian Agama Kabupaten Sleman dibidang urusan agama Islam.
Antara lain pelaksanaan pelayanan, pengawaasan, pencatatan dan pelaporan nikah dan rujuk, pelayanan bimbingan keluarga sakinah, pelayanan bimbingan kemasjidan dan lainnya, dan itu dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.
Disamping itu, KUA Kecamatan Minggir yang menjunjung Visi dan misi untuk pengabdian pada masyarakat, dan itu dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Visi dan misi tersebut antara lain memberikan pelayanan yang berintegritas dan profesional dalam mewujudkan masyarakat yang agamis dan berbudaya, khususnya di wilayah Minggir, juga meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, meningkatkan pelayanan dengan sebaik-baiknya.
Sedangkan untuk meningkatkan pelayanan, bimbingan daan pembinaan keluarga sakinah, KUA kecamatan Minggir menetapkan lima pilar pembinaan keluarga sakinah.
Kelima pilar tersebut adalah kursus pra nikah, kursus calon pengantin, konseling keluarga dan hukum munakahat, pembinaan pasca nikah daan pembinaan desa binaan keluarga sakinah. Dengan lima pilar pembinaan tersebut
akhirnya KUA Minggir berhak mewakili kabupaten Sleman.
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI ketika menerima tim penilai lomba KUA teladan tingkat DIY menyampaikan bahwa dalam lomba KUA teladan tersebut bukan semata-mata hasil sebagai juara yang dipentingkan, namun yang lebih penting adalah pembinaan agar kedepan KUA lebih baik dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.
Disamping itu kedepan KUA Minggir lebih maju terutama di era IT ini mengingat semua kegiatan selalu berkaitan dengan teknologi.
Sementara Ketua Tim Penilai lomba KUA teladan tingkat DIY Drs H Masdjuri MSi menyampaikan bahwa lomba tersebut merupakan salah satu pembinaan bagi KUA dan jangan hanya berorientasi untuk meraih juara, tetapi yang lebih penting adalah pelayanan pada masyarakat lebih baik dan meningkat.
Adapun aspek yang dinilai dalam lomba tersebut antara lain komposisi Visi dan misi dan moto pelayanan, mau dikemanakan arah pelayanan KUA. Juga komposisi sistem dan proses pelayanan, kemampuan SDM, komposisi sarana dan prasarana dan lainnya.
Pada kesempatan tersebut diserahkan pula sertifikat tanah wakaf sebanyak 14 bidang oleh Bupati Sleman kepada kepala KUA yang mendapat tanah wakaf, juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Mushala as-sakinah di komplek KUA Minggir yang menelan biaya Rp185,25.