Bupati Minta Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Informasi
Sleman – Bupati Sleman mengingatkan bahwa saat ini sudah memasuki proses pelaksanaan Pilpres 2014. Untuk itu, diharapkan pada masa kampanye, saat pemilihan, dan pasca pemilihan nanti, di wilayah Kabupaten Sleman tetap terciptanya ketertiban dan ketentraman masyarakat.
Untuk itu, Sri Purnomo mengajak dan mengimbau semua pihak, baik itu tim kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden, para pimpinan partai, kader, masyarakat pemilih, penyelenggara Pemilu atau KPUD dan jajaran aparat sipil, polisi atau TNI untuk menjaga proses demokrasi ini dengan jujur, santun, tertib, dan demokratis.
“Saya harapkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dapat menginventarisir serta meng up date, berbagai potensi ganguan dan ancaman yang dapat muncul di tengah-tengah masyarakat kita,” kata Sri Purnomo, Minggu (8/6).
Dengan demikian, lanjutnya, berbagai potensi tersebut, dapat ditanggulangi dan diminimalisir sedini mungkin, dengan kearifan lokal sebagai masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ditambahkan Sri Purnomo bahwa anggota FKDM punya pengaruh di masyarakat, untuk itulah agar bisa meredam segala kemungkinan yang terjadi terutama dalam Pilpres agar bisa berjalan lancar, sukses dan damai tidak aada konflik.
Dengan kewaspadaan dini agar kemungkinan terjadinya konflik bisa diketahui dan dicari jalan keluarnya dengan baik agar tidak dikotori oleh oknum yang tidak
bertanggung jawab.
Menyinggung maraknya pemberitaan di media massa, Sri Purnomo berharap agar masyarakat tidak mudah terprofokasi informasi yang tidak jelas yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Yang jelas tambah Sri Purnomo, keutuhan Kabupaten Sleman jauh lebih penting.
