Polres Sleman Lakukan Pemetaan Daerah Rawan Kemacetan

MariskaSleman – Dalam rangkan mengantisipasi kemacetan arus mudik dan arus balik lebaran 2014 jajaran Polres Sleman telah melakukan pemetaan terhadap daerah mana saja yang akan rawan kemacetan dalam arus mudik dan arus balik.  Enam Pos Pam juga akan disediakan guna membantu kelancaran arus kendaraan.

Demikian antara lain disampaikan Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mariska kepada wartawan di Sleman, kemarin. Mariskan juga mengungkapkan, Jalan Magelang merupakan salah satu ruas jalan yang patut diwaspadai bagi pengendara terutama pemudik.

“Sebab dijalan tersebut sudah ada ‘divider’ atau jalur pembatas. Namun untuk belok belum ada aturan yang jelas. Termasuk rambu lalu lintasnya,” kata Mariska.

Selain itu lanjutnya  ruas jalannya juga terbilang sempit. Kendaraan yang ingin berputar tidak bisa langsung sat haluan. Tapi membutuhkan 2-3 kali hentakan baru dapat muter dan itu membutuhkan waktu sehingga menimbulkan kemacetan karena ada kendaraan antre untuk menunggu.

Disampaikan pula bahwa untuk sehari-hari saja arus di Jalan Magelang sudah cukup padat. Namun dalam rapat koordinasi sebelumnya telah disampaikan, mulai H-10 akan ada upaya pemasangan rambu-rambu di sekitar lokasi. Selain Jalan Magelang, arus yang rawan kemacetan juga dimonitoring di sekitar Jombor dan Monjali.

“Jika di sekitar ring road arusnya benar-benar padat. Tidak menutup kemungkinan arus akan dinaikkan ke atas fly over. Hanya saja, kami tetap akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Termasuk dengan pelaksana proyek. Apakah memungkinkan atau tidak jika semua kendaraan naik. Jangan sampai justru melebihi beban yang justru berbahaya,” jelasnya.




Hasil Pilpres 2014 KPU Sleman Minta Warga Tunggu

Sleman – Meski banyak berbagai pihak yang telah melakukan rekapitulasi suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman tetap masih akan memulai rekapitulasi tingkat kabupaten pada 16-17 Juli mendatang.

“Kita harapkan semua pihak bisa menunggu hasil resmi dari KPU,” kata Ketua KPU Sleman, Ahmad Shidqi pada wartawan, kemarin. Saat ini, proses rekapitulasi masih berlangsung di tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan digelar pada 13-15 Juli.

Shidqi memprediksi proses rekapitulasi tidak akan membutuhkan waktu lama. Penghitungan tidak serumit pemilihan legislatif (pileg) lalu karena petugas hanya perlu menghitung satu jenis surat suara.

“Berdasarkan monitoring, kami prediksi proses rekapitulasi cukup memakan waktu satu hari. Pihak PPS mengaku tidak mendapatkan kesulitan ketika proses penghitungan. Begitu pula di TPS yang sudah selesai pada siang hari,” papar Shidqi.

Kendati demikian, KPU Sleman tetap tidak dapat memajukan jadwal yang telah ditetapkan pusat. Shidqi pun menegaskan pihaknya tidak bisa memberikan informasi terkait perolehan suara sementara karena memang tidak menyelenggarakan hitung cepat (quick count).




Kesadaran Masyarakat Sleman Untuk Donor Darah Tinggi

bernas DSC_3866Sleman – Bupati Sleman, Drs. H Sri Purnomo mengatakan tingkat kesadaran masyarakat Sleman dalam bidang donor darah cukup tinggi dan PMI Sleman juga terus berkembang mengikuti dinamika perkembangan dan kebutuhan masyarakat yang komplek dalam memberikan pertolongan masyarakat.

“Kehadirian PMI dapat bermanfaat dan sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk itu PMI dituntut  semakin profesionlal dan semakin cepat dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Sri Purnomo terkait telah dilaksanakannya pelantikan pengurus PMI Kabupaten Sleman, kemarin.

Selanjutnya Sri Purnomo  mengingatkan tugas sosial kemanusiaan PMI dijiwai dengan menolong tanpa pamrih, tanpa membeda-bedakan dan kehadiran PMI disambut positif masyarakat  sehingga mendorong kontribusi masyarakat semakin besar kepada PMI.

Kondisi ini tentu dalam setiap  pelaksanaan bulan dana PMI bisa menggalang dana masyarakat yang cukup besar dan kedepan bulan dana bisa dilaksakan setap saat sehingga dapat mengumpulkan dana yang cukup untuk kegiatan operasional kemanusiaan, dan mempunyai sumber-sumber dana yang positif yang dapat meberikan kontribusi kepada PMI Sleman.

Pelantikan pengurus PMI Sleman telah dilakukan Ketua PMI DIY Drs Hery Yudianto  di Aula Lantai V JIH, Jumat (11/7) lalu. Adapun pengurus PMI Kabupaten Sleman periode 2014 – 2019 yang dilantik selaku Ketua dr. H. Sunartono yang juga Sekda Sleman. Sedangkan Wakil Ketua terdiri dari dr. H. Joko Hastaryo , Drs. H. Agoes Susilo Endiarto , H. Sudiman SAg  MPd.I, Sekretaris I H Sarijan SPd.I, Ketua II Drs. Krido Suprayitno S.E , Bendahara Dra. Hj. Sri Winarni, dan Anggota Sugeng Budi Setyo Purnomo S.T, Subardi, Tri Joko Saptono dan Tri Tukijo. Pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan, pengucapan sumpah, penandatanganan berita acara pelantikan dan penyerahan surat Keputusan.