Lebaran, RSUD Prambanan Buka 24 Jam

Sleman – Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman akan mensiagakan 25 puskesmas dan 27 rumah sakit selama lebaran. Baik RS maupun Puskesmas tersebut siaga 24 satunya RSUD Prambanan. RS yang berada di Jalan Piyungan Prambanan Desa Sumberharjo ini telah menyiapkan enam dokter umum dan 12 dokter jaga. Untuk IGD akan buka 24 jam.

Sedangkan poli libur sesuai peraturan pemerintah. Dirut RSUD Prambanan, drg Isa Dharmawidjaja MKes mengatakan, berdasarkan tahun lalu jumlah kasus kecelakaan yang ditangani RSUD Prambanan merupakan yang tertinggi di Kabupaten Sleman. Namun tidak sampai ada yang meninggaldunia. “Hanya rawat jalan saja,” kata Isa, kemarin.

Menurut Isa, sepanjang Jalan Piyungan Prambanan memang cukup ramai. Sebab sebagai salah satu jalur alternatif menuju Kabupaten Gunungkidul hingga Wonogiri Jawa Tengah. “Sehari-hari juga selalu ramai. Apalagi disaat lebaran,” tambahnya.

Ditambahkan Isa khusus untuk pelayanan poli, mulai libur Minggu (28/7) dan baru beroperasi kembali Senin (4/8). Namun untuk bangsal dan rawat inap normal seperti biasa.




Pelayanan Masyarakat Tetap Buka Saat Cuti Bersama

Sleman – Banyak hal yang perlu dipersiapkan bagi abdi masyarakat terutama dalam memberikan pelayanan pada masyarakat saat cuti bersama bagi PNS di Kabupaten Sleman. Meskipun para PNS di Kabupaten Sleman menikmati cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1435 H, namun untuk pelayanan terhadap masyarakat beberapa SKPD harus tetap buka untuk memberikan pelayanan pada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI, Kamis (24/07). Lebih lanjut disampaikan Sri Purnomo bahwa SKPD tertentu misal Dishubkominfo, Dinas kesehatan dan kecamatan meskipun cuti bersama tetap memberikan pelayanan pada masyarakat tentu dengan jadual, artinya tidak semua PNS masuk serentak.

Menyikapi momen mudik lebaran, malam takbiran sampai Sholat Ied dilapangan-lapangan,  minta untuk mengantisipasi kemungkinan dampak  yang timbul dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, baik SKPD maupun Camat untuk memfasilitasi pelaksanaan perayaan hari raya juga persiapan mudik, sehingga masyarakat dapat beribadah  dan pemudik tetap merasa aman dan nyaman. Yang jelas tambah Sri Purnomo bahwa dalam menghadapi dan setelah lebaran aparat pemkab sleman, terlebih yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat sudah siap sesuai dengan tugas dan wewenang masing-masing.

Terkait dengan angkutan lebaran dengan segala kemungkinan yang terjadi Dinas Hubkominfo sudah menyiapkan sarana dan prasarana lalulintas ( armada, kesiapan terminal, rambu lalulintas dll) dan selalu melakukan pemantauan dengan instansi terkait. Sementara itu. terkait dengan pelayanan kesehatan, UPT Puskesmas dan rumah sakit Umum di wilayah kabupaten sleman sudah menyiapkan segala sesuatu sejak H-7 sampai H+7 termasuk fasilitas UGD dan Unit Ambulance. Termasuk pengaturan pelayanan kesehatan dan personil dan [posko siaga 24 jam untuk pemudik dan masyarakat.

Termasuk kepada Camat se kabupaten sleman diharapkan mengatur piket kecamatan agar pelayanan administrasi kependudukan tidak terhenti dan masyarakat perantau yang mudik  dapat memanfaatkan waktu liburan untuk mengurus adminstrasi kependudukannya dapat terlayani dengan baik, termausk para camat diminta untuk menginformasikan pada pemerintahan desa. Yang jelas selama cuti bersama masyarakat maasih dapat terlayani , tentu waktunya juga terbatas tidak seperti kalau jam kerja biasa.

Seperti disampaikan Camat Tempel Wildan Solichin bahwa selama cuti lebaran tanggal 30-1 Agustus untuk kecamatan tetap memberikan pelayanan sampai jam WIB dengan sistim piket satu hari rata -rata 7 orang. Sementara untuk kecamatan Gamping cuti bersama juga tetap melayani loket pelayanan umum dari pukul – WIB dan diayani sekitar 2 orang, dan untuk Desa di Kecamatan Gamping menyesuaikan kecamatan, demikian dijelaskan Camat Gamping Drs Priyo Handoyo.