Masyarakat Diminta Menahan Diri Tunggu Hasil Pilpres 2014

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI berpesan kepada masyarakat Sleman agar menahan diri untuk menunggu hasil Pilpres 2014 yang akan diumumkan KPU tanggal 22 Juli mendatang. “Siapapun yang menjadi pemenang, harus didukung untuk melanjutkan pembangunan di Negeri ini,” kaat Sri Purnomo ketikamenghadiri tarawih keliling (tarling) putaran  16, kelompok II di masjid Nurul Iman Dusun Duwetsari Desa Selomartani Kecamatan Kalasan, Rabu (16/7) malam.

Disampaikan juga oleh Sri Purnomo bahwa untuk para pendukung masing-masing calon, jangan berlebihan nantinya dalam merayakan kemenangan, dan selalu jaga persatuan dan kesatuan. Sehingga kondisi di Sleman tetap aman dan kodusif. Camat Kalasan, Drs Samsul Bachri mengatakan bahwa BAZ Kecamatan Kalasan sudah terbentuk pada awal tahun 2014 yang lalu, dan hingga saat ini telah mengumpulkan zakat, infaq, dan shodaqoh sebesar Rp 6,5 juta dan telah disalurkan Rp 5 juta.

BAZ Kecamatan Kalasan telah membuat kotak infaq yang saat ini telah ditempatkan di kantor-kantor pemerintah di wilayah Kecamatan Kalasan.  Ke depan BAZ Kecamatan Kalasan akan lebih banyak menghimpun zakat, infaq, dan shodaqoh. “BAZ Kecamatan Kalasan, telah menyalurkan bantuan pendidikan kepada setiap desa di Kecamatan Kalasan, masing-masing 4 anak,” kata Samsul.

Samsul juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilpres 9 Juli 2014 yang lalu di Kecamatan Kalasan berjalan lancar, kondusif, dan aman. Dalam kegiatan Safari Tarling kali ini diserahkan bantuan dana dari Pemkab Sleman sebesar Rp 3,5 juta, BAZ Kabupaten Sleman Rp 3 juta dan 10 muzhaf Al-Quran, 2 Al-Quran dengan terjemahan, Iqro 10 jilid, bantuyan dari BRI unit Kalasan Rp 1,5 juta, 10 Mukena dari KUA Kalasan, BAZ Kecamatan Kalasan Rp 2,5 juta, Desa Selomartani Rp 2,5 juta, dari warga Dusun Duwetsari mushaf Al-Quran dan uang Rp ,- dan infaq yang terkumpul pada kegiatan tersebut sebesar Rp 2,56 juta sehingga total dana yang terkumpul adalah Rp 14,76 juta.

Dalam kegiatan tersebut di tutup dengan penanda tanganan prasasti peresmian Masjid Nurul Iman oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.***




Bupati Pantau Pasar Temukan Mie Basah Dengan Bahan Pengawet Formalin

1707 SLEMAN PANTAU PASARSleman – Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI bersama Kapala Balai POM DIY Ir. Abdul Rahim MES. MPT, didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sleman mengadakan pantauan di Pasar Sleman dan Pasar Pakem, Kamis (17/7).

Peninjauan ini dimaksudkan untuk memantau stok kebutuhan bahan pokok, memantau harga dan memantau produk makanan yang berbahaya menjelang Hari Ray Idul Fitri. Dari hasil pantauan di kedua pasar tersebut ternyata masih dijumpai mie basah dengan bahan pengawet formalin, krupuk dan makanan kering dengan pewarna yang mengandung Rodamin B yang biasa dipergunakan untuk pewarna tektil dan kertas. Menurut pedagang, dagangannya yang mengadung formalin dan Rodamin B tersebut sebagai stok dari luar daerah.

Dalam kesempatan tersebut Balai POM DIY juga membawa serta petugas Laboratorium yang langsung dapat memeriksa makanan yang mengandung zat berbahaya sehingga dalam waktu 5 menit langsung dapat diketahui hasilnya. Sementara untuk daging sapi dan ayam semua dalam kondisi segar dan tidak diketemukan daging sapi gelonggongan.
Namun masih dijumpai ikan bandeng dalam keranjang kecil-kecil menggunakan kertas koran sebagai alasnya, padahal tinta dari kertas koran juga mengandung zat berbahaya yang langsung menempel pada ikan.

Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menghimbau kepada para pedagang untuk selalu memperhatikan barang dagangannya dan menjual makanan yang bersih dan sehat untuk menjamin kesehatan bagi konsumennya. Untuk stok bahan pokok menjelang lebaran ini juga cukup sehingga masyarakat apabila belanja secukupnya saja tidak perlu stok barang yang berlebihan, karena kenaikan harga juga tidak terlalu tinggi sehingga masih bisa terjangkau masyarakat. Dalam waktu dekat Sri Purnomo menyatakan akan membentuk Tim Pengawasan bahan makanan dan  minuman, yang akan memutus mata rantai penggunaan zat berbahaya pada bahan makanan dan minuman untuk menjamin agar yang dikonsumsi masyarakat makanan dan minuman yang sehat.

Adapun para pejabat yang mendampingi pantauan Bupati adalah Assek II Bidang Pembangunan Dra Suyamsih MPdI, Kepala Dinas Pasar, Dra Tri Endah Yitnani, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Ir Widi Sutikno MSi, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Drs Pustopo.




Jelang Lebaran Pesanan Sandal Kulit Meningkat Tajam

Sleman – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2014, berbagai industri rumahan mengalami peningkatan yang cukup tinggi, termasuk juga industri kecil sandal dari kulit, ALD Colection yang berlokasi di Dusun Ganjuran Desa Caturharjo Sleman. Marketing ALD Colection, Anita Yuliyanti kepada wartawan yang ikut rombongan prestour Humas Sleman, Rabu (16/7) mengatakan menjelang lebaran kali ini mengalami peningkatan cukup tajam, dari biasanya dalam sebulan memproduksi sandal 300 pasang, sekarang ini pembuatannya mencapai 800 pembuatan sepatu kulit dengan bahan kulit dari sapi dan domba ini ternyata sejak beberapa tahun lalu menjadi pemasok tetap di Mirota Jl Kaliurang dan Mirota Malioboro.

“Kita memang membuat aneka macam sandal pria dan wanita namun khusus pesanan, dan untuk produk sandal ini sudah disetorkan tetap di Mirota Kaliurang dan Mirota Malioboro,” kata Anita. Selebihnya menerima pesanan baik melalui telepon maupun datang ke lokasi pembuatan di Ganjuran. Usaha yang sudah digeluti selama 15 tahun ini sudah memenuhi pesanan dari berbagai daerah di Indonesia seperti dari Sumatra dan Jakarta.

“Untuk desainnya biasanya yang memesan sudah membawa contohnya sehingga kita tinggal membuatnya,” kata Anita. Untuk harga relatif murah untuk sandal pria rata – rata harganya mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu, sedang untuk wanita harganya mulai dari Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu. Namun demikian lanjut Anita tergantung bahan dan modelnya, kalau untuk wanita memerlukan tambahan hak agar lebih tinggi ada penambahan ongkosnya.

“Kami memang hanya mengandalkan lem yang kuat sehingga sandal produk kami cukup kuat,” tambah Anita.

Diakui Anita, untuk promosi produknya memang dirasa masih kurang sehingga belum memiliki stok yang banyak. Untuk bahan baku kulit dikatakan Anita tidak masalah karena didatangkan dari Semarang, hanya kendalanya pada warna kulit. Contohnya, warna kulit yang diminta coklat tetapi adanya hitam. Namun hal ini tidak jadi masalah karena konsumen kebanyakan mau diganti dengan warna yang lain.

Untuk tenaga kerja, selama ini ALD Colection mempekerjakan sebanyak 7 orang baik laki – laki maupun perempuan.***




Pasangan Jokowi-JK Menang di Sleman

DSC01661 Sleman, InfoPublik – Rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan  Presiden (Pilpres)  2014  tingkat Kabupaten Sleman telah selesai dilaksanakan  di aula Bappeda Sleman, Rabu (16/7). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten  Sleman juga mengundang saksi dan timses dari masing masing  pasangan Capres.

Kapolres Sleman dan Dandim 0732 Sleman Letkol Inf Bambang Yudi  menunggui hingga usai jalannya rekapitulasi. Sebelumnya juga hadir Bupati Sleman, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan dan Kajari Sleman.

Dari hasil rekapitulasi 17 Kecamatan  berjalan lancar dan Pilpres 2014 untuk Kabupaten Sleman dimenangkan pasangan no 2 yaitu Jokowi-JK dengan perolehan suara  (53,99 persen) sedangkan pasangan no 1 Prabowo Hatta memperoleh (46,01) persen.

Untuk surat suara keseluruhan termasuk cadangan 2% , dikembalikan karena rusak , tidak terpakai dan yang digunakan keseluruhan dari pagi hingga selesai rekapitlasi KPU tingkat Kabupaten Sleman berjalan lancar tanpa ada masalah.

Selesai rekapitulasi, Kapolres Sleman, Dandim Sleman, panwaslu, KPU, pimpinan Parpol dan saksi foto bersama tanda sepakat rekapitulasi di Sleman lancar.

Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi mengatakan sebelumnya rekapitulasi juga telah  dilangsungkan di tingkat desa dan kecamatan. Berdasarkan hasil  monitoring yang dilakukan tim dari KPU, secara keseluruhan proses  rekapitulasi berjalan lancar. Meskipun sempat diwarnai penghitungan  ulang di salah satu desa, namun dapat langsung diselesaikan di  masing-masing jenjang. (nil)

Hasil lengkap Rekapitulasi Pilpres, tingkat Kabupaten Kecamatan Sleman
Berbah                : 1.                   2. .
Cangkringan       : 1.                     2. .
Depok                 : 1.                   2. .
Gamping             : 1.                    2. .
Godean               : 1.                    2. .
Kalasan               : 1.                    2. .
Minggir                : 1.                    2. .
Mlati                    : 1.                    2. .
Moyudan             : 1.                    2. .
Ngaglik                : 1.                    2. .
Ngemplak            : 1.                    2. .
Pakem                 : 1.                    2. .
Prambanan          : 1.                    2. .
Seyegan              : 1.                    2. .
Sleman                : 1.                    2. .
Tempel                : 1.                    2. .***




Peringatan Nuzulul Qur’an Bupati Prihatin Penyerangan dan Pengeboman Warga Palestina

1507 SLEMAN BANTUANSleman – Untuk memberikan pembinaan rohani dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pegawai dilingkungan Pemkab Sleman sesuai dengan pedoman kitab suci Al Qur’an dalam menggapai kebahagiaan hidup dunia dan akherat, Pemkab Sleman menggelar pengajian peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung dr Wahidin Sudirohusodo Sleman, Senin (14/7) malam.

Pengajian diikuti Bupati, Wakil Bupati, Sekda, DPRD, PNS Pemkab Sleman juga dari pegawai BUMD, anggota TNI dan Polri serta masyarakat dilingkungan Masjid Agung Sleman. Demikian disampaikan  Drs Hery Sutopo MM MSC, Kepala Bagian Kesra selaku penyelenggara. Peringatan Nuzulul Qur’an ini juga sebagai sarana silaturahmi antara Bupati dan pejabat Pemkab Sleman dengan masyarakat dan jamaah masjid Agung dr Wahidin Soedirohusodo.

Dalam kesempatan peringatan Nuzulul Qur’an  ini Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI mengatakan bahwa kegiatan Pemkab Sleman sudah rutin mengadakaan Safari Sholat Jumat setiap 2 minggu, dan selama bulan Ramadan mengadakan safari Tarawih Keliling yang diikuti pejabat Pemkab Sleman di 17 Kecamatan. Sri Purnomo juga menyampaikan keprihatinnya atas penyerangan dan pengeboman yang dilakukan tentara Israel kepada rakyat Palestina  yang menyebabkan korban jiwa anak-anak dan penduduk sipil serta berbagai bangunan rumah-rumah, masjid dan fasilitas lainnya. Kemudian Sri Purnomo mengajak umat Muslim untuk mendoakan bagi keselamatan warga Palestina yang sedang tertimpa musibah maupun dalam bentuk bantuan materiil untuk disumbangkan.

Dalam kesempatan ini Bupati juga memberikan / menyalurkan  bantuan dana Baz kepada Panitia Pembangunan masjid, Paguyuban Mualaf, Kaum/Rois dan kaum fakir dan miskin di Kabupaten Sleman Pengajian diisi dengan tausyi’ah oleh Ustadz K.H. Abdul Rasyid, SPDI dari Magelang dengan inti pengajian yang disampaikan bahwa jamaah dalam melaksanakan Tadarus Al Qur’an di bulan Ramadhan tidak hanya membaca Alquran dan  menyimak tetapi tadarus itu juga mempelajari isi kandungan makna Alquran,  Juga bagi yang sudah lancar membaca Al Qur’an bisa mengajarkan kepada orang lain yang belum bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar.