Sleman – Menunaikan ibadah haji bukan hal yang mudah karena membutuhkan niat dan bekal yang cukup. Niat saja, tanpa diimbangi dengan bekal yang cukup tentu kita akan kesulitan mewujudkan niat itu.
Sebaliknya, bekal atau rejeki dari Allah SWT sudah ada, tetapi niat belum mantap dan teguh maka ibadah haji tidak akan berjalan dengan lancar. Mengingat beratnya ibadah haji yang akan dijalani, bekal yang harus dipersiapkan pun tidak cukup hanya materi, namun juga kesiapan fisik dan mental.
“Oleh karena itu kami berharap Bapak/Ibu mampu melaksanakan ibadah yang memerlukan biaya yang cukup besar dan kondisi fisik yang baik ini dengan seoptimal mungkin,” kata Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI ketika menerima pamitan jamaah haji di Pendopo rumah Dinas Bupati, Selasa (26/8).
Dikatakan Sri Purnomo pelaksanaan haji merupakan ibadah puncak atau kesempurnaan dari Rukun Islam, yang harus dilandasi dengan niat yang ikhlas dan usaha/ikhtiar sesuai dengan peraturan dan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
Disamping itu lanjutnya, dalam perjalanan menunaikan ibadah haji ada banyak cobaan, hambatan dan ujian. Namun demikian jika Allah SWT menghendaki bagaimana pun juga hambatan dan rintangan yang dihadapi, Allah SWT akan memudahkan dan semuanya dapat diatasi dengan baik. Oleh karena itu, jamaah haji harus senantiasa berdoa mohon petunjuk dan kemudahan dari-Nya.
Sri Purnomo juga berpesan agar semua calon jemaah haji tetap sabar, khusuk, menjaga kesehatan, serta mematuhi semua petunjuk petugas haji baik sebelum berangkat maupun setelah berada di tanah suci. Disampaikan pula berdasarkan data yang ada saat ini di Tanah Suci, khususnya di Mekkah dan Madinah pada bulan Juli-September adalah bulan paling panas. Rata-rata suhu minimum antara 38C sampai 39C, dan rata-rata suhu maksimum mencapai 42C – 44C. Tetapi curah hujan masih sering terjadi meskipun sedikit jumlahnya.
Rata-rata 2 sampai 3 hari ada hujan dengan banyaknya curah hujan antara 2 dan 7 mm per bulan. .Keberangkatan jamaah haji ke tanah suci selain menjalankan ibadah juga merupakan Duta Bangsa. Untuk itu, sebagai bangsa yang berbudaya, bermartabat, serta menjunjung tinggi tata krama, para calon jamaah haji dapat menunjukkan sikap luhur tersebut di mata masyarakat dunia.
Disamping itu, dengan keteguhan iman, niat yang tulus dan mendalam serta dibarengi dengan tindakan-tindakan yang mulia dan terpuji, maka dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyu dan pulang dapat membawa haji yang mabrur. Sedangkan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman Drs HM Lutfi Hamid MAg menyampaikan bahwa biaya penyelenggaraan Ibadah haji tahun 1435 H/ 2014 M untuk embarkasi solo sebesar USD . Jumlah jamaah haji Kabupaten Sleman yang sudah melunasi dan memenuhi persyaratan untuk diberangkatkan 918 jamaah.
Sementara untuk pemberangkatan dan pengkloteran jamaah haji Kabupaten Sleman tahun 2014 diberangkatkan melalui embarkasi Donohudan solo dan tergabung dalam gelombang I yang terbagi dalam 4 kloter. Dalam keadaan 1 kloter utuh jamaah haji kabupaten sleman dan 3 kloter campuran dengan jamaah haji kabupaten/kota lainnya, dengan rincian Kloter 23 SOC jumalah jamaah 366 orang akan berangkat dari Kabupaten Sleman tanggal 9 September 2014 pukul WIB dan akan kembali di Kabupaten Sleman tanggal 19 Oktober 2014 pukul WIB.
Kloter 24 SOC jumlah jamaah 154 orang akan berangkat dari Sleman tanggal 9 September 2014 pukul WIB dan kembali di Sleman tanggal 19 Oktober 2014 pukul WIB.
Berikutnya kloter 26 SOC jumlah jamaah 186 orang berangkat dari Sleman tanggal 10 September 2014 pukul WIB dan akan tiba kembali di Sleman tanggal 20 Oktober 2014 pukul WIB.
Kloter 27 SOC dengan jumlah jamaah 157 orang akan berangkat dari Sleman tanggal 11 September 2014 pukul WIB dan kembali lagi di Sleman tanggal 21 Oktober 2014 pukul WIB dan kloter 29 SOC dengan 53 jamaah haji akan berangkat dari Sleman tanggal 11 September 2014 pukul WIB dan kembali lagi di Sleman tanggal 21 Oktober 2014 pukul WIB.
Jumlah jamaah haji tersebut terdiri pria 438 orang dan wanita 480 orang. Sedang calon jamaah haji tertua Muhammad Hasanudin Bin Iman Karso yang berusia 91 tahun dari Pencar Sindumartani Ngemplak Sleman dan calon jamaah haji termuda usia 19 tahun atas nama Laila Kurnia Putri Binti Ikhsan dari PRM Sukoharjo Indah Sukoharjo Ngaglik Sleman.