Pelajar SMP Sleman Ikut Akademi Sepakbola Internasional

0509 SLEMAN PAMITANSleman – Bertempat di Ruang rapat Bupati Sleman SMP Muhammadiyah I Depok mengadakan audiensi dengan Bupati Sleman mohon pamit dan doa restunya bahwa Ananda Tausrik Ismail Nurdin adalah duta satu-satunya dari DIY khususnya dari Sleman akan menjadi salah satu peserta akademi Pemain sepakbola Internasional yaitu di Belanda Ayak Amsterdam dan Spanyol akademi Barcelona, Jumat (5/9).

Ananda Tausrik Ismail Nurdin adalah pemain usia 13 Tahun, yang sekarang duduk di kelas 2 SMP Muhammadiyah I Depok, sebelumnya dia telah mengikuti seleksi di Jakarta pada bulan Mei 2014.

Nurdin adalah satu satunya peserta seleksi yang lolos, yang akan dikirim ke Belanda dan di Spanyol.

Untuk itu Kepala Sekolah SMP Muhamadiah Depok I pamit kepada Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman yang pada pertengahan bulan September ini akan menuju Bandung masuk TC dan pada tanggal 20 Oktober 2014 langsung berangkat keluar negeri menuju Belanda dan tanggal 24-27 Oktober ke Spanyol masuk dalam akademi sepakbola.

Sementara Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut sangat bangga dan sangat mendukung apa yang menjadi cita-cita dan harapan Ananda Tausrik Ismail Nurdin.

“Ini sangat membanggakan khususnya SMP Muhamaddiyah I Depok dan Kabupaten Sleman pada umumnya, bahwa dari Sleman telah lahir bibit sepak bola bertarap Internasional namun diharapkan bahwa sepak bola dan belajar harus sama-sama di tekuni,” kata Sri Purnomo.

Sri Purnomo menambahkan jadilah pemain sepak bola yang benar-benar profesional jangan hanya setengah-setengah dan semoga menjadi pemain yang sukses namun sekolah juga jangan dilupakan

bawalah nama harum Bangsa Indonesia tunjukkan bahwa dari Sleman telah lahir pesepakbola Internasional.

Nurdin memikul harapan yang sangat besar, bukan hanya harapan masyarakat Sleman ataupun masyarakat DIY, tetapi juga rakyat Indonesia untuk membawa prestasi sepak bola yang lebih membanggakan lagi pada masa mendatang.

Sri Purnomo juga berpesan pada Nurdin gunakan kesempatan sekecil apapun untuk selalu belajar baik membaca maupun belajar apa saja demi kesuksesan antara sekolah dan olah raga. Bupati Sleman juga mengucapkan selaqmat kepada ayah dan bunda Nurdin Ismail yaitu Agus Mohnurdin dan Dwi Bekti Damawati yang beralamatkan di Dusun Ngentak, Caturtunggal Depok Sleman.

“Ini mudah-mudahan menjadikan semangat anak-anak yang lainnya untuk giat berlatih berolahraga dan belajar yang nantinya bisa mengukir prestasi yang seperti Nurdin,” kata Sri Purnomo.

Kedepan Sri Purnomo berharap mudah-mudahan penerusnya dan bisa membawa nama harum Kabupaten Sleman dan khususnya SMP Muhammadiyah I Depok Sleman dan tunjukkan bahwa anak dari DIY khususnya Sleman bisa diperhitungkan dan mudah-mudahan diperjalanan dan di tempat yang baru nanti tidak ada kesulitan.




Waspada, Cikungunya Merebak di Sleman

Sleman – Ratusan warga di Kabupaten Sleman diduga terkena cikungunya. Mereka tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Gamping, Mlati dan Godean.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr Mafilinda Nuraini, mengatakan sejak Januari hingga Maret 2014 lebih dari 100 warga terkena penyakit yang sering membuat ngilu di persendian tersebut.

Selain ketiga kecamatan tersebut, Depok dan Kalasan juga diwaspadai serangan cikungunya karena padatnya populasi penduduk.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat akan terus meninggalkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Langkah tersebut merupakan cara efektif guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. Sebab hanya butuh waktu tiga hari bagi jentik untuk tumbuh menjadi nyamuk dewasa,” kata Linda, kemarin.

Linda mengungkapkan, masih munculnya kasus cikungunya diduga karena penanganan dalam pencegahan penyebaran nyamuk kurang maksimal dan tidak tepat sasaran. Selain itu, masih banyak masyarakat yang meminta dilakukannya fogging. Padahal langkah tersebut justru kurang efektif karena penggunaan zat kimia yang berbahaya bagi tubuh.




Penerimaan CPNS Pemkab Sleman Berlakukan Persyaratan Khusus

Sleman – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman, Drs Iswoyo Hadiwarno mengharapkan kelompok kerja Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 bekerja dan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada para calon pelamar.

“Proses penerimaan formasi CPNS Kabupaten Sleman telah dimulai dengan pendaftaran online ke portal panselnas yakni mulai tanggal 5 sampai 17 September 2014,” kata Iswoyo dikantornya, Jumat (5/9).

Dikatakan Iswoyo, penyerahan berkas akan dimulai tanggal 8 September dan ditutup tanggal 22 September 2014 bertempat di lower ground Gedung BKD dengan jam pelayanan – WIB untuk hari Senin hingga Kamis, dan untuk hari Jumat pukul – WIB. Untuk fasilitasi penerimaan berkas akan disiapkan 4 loket untuk petugas barcode yang akan mencocokan apakah calon pelamar telah mendaftarkan diri secara online.

Formasi CPNS pelamar umum yang disediaan adalah 39 formasi yang terdiri dari 37 formasi guru kelas SD Pertama dengan kualifikasi pendidikan S1 PGSD , dan 2 formasi penyuluh Keluarga Berencana Pertama dengan kualifikasi pendidikan S1 semua jurusan kecuali pendidikan.

Untuk proses seleksi, Pemkab Sleman memberlakukan persyaratan khusus yakni IPK minimal (dalam skala 4), dengan akreditasi program studi B. Jika akreditasi belum tercantum dalam ijazah maka wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi yg bersangkutan atau foto copy surat keputusan yang dikeluarkan BAN Perguruan tinggi sesuai ijazah yang dikeluarkan. Sedangkan ijazah yg diperoleh dari perguruan tinggi swasta sebelum berlakunya akrefitasi BAN PT, program studinya berstatus disamakan atau diakui.

Bersedia untuk tidak mengajukan permohonan pindah instansi dari Pemkab Sleman sebelum memiliki masa kerja aktif sekurang kurangnya 8 tahun sejak diangkat CPNS. Bagi Pelamar yang telah menerima nomer test, akan mengikuti ujian dengan sistem Computer Assisted test ( CAT) di Badan Kepegawaian Negara Regional 1 Jogja.

Jadwal test untuk pelamar Pemkab Sleman pada tanggal 8-11 Oktober 2014. Sampai dengan pukul WIB tanggal 5 September 2014 jumlah pelamar 39 dengan perincian 24 pelamar guru kelas dan 15 pelamar penyuluh KB.