Warga di KRB Merapi Diminta Pertimbangkan Relokasi
Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI meminta warga yang saat ini masih tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi untuk mempertimbangkan mencari tempat yang aman atau relokasi.
“Hingga saat ini memang masih ada ratusan Kepala Keluarga (KK) dan sekitar warga yang menghuni kawasan bahaya atau KRB III Gunung Merapi,” kata Sri Purnomo, kemarin.
Dikatakan Sri Purnomo, KRB III Gunung Merapi sangat berbahaya untuk hunian, karena jaraknya hanya sekitar lima kilometer dari puncak Merapi. “Sudah ada aturan dan undang-undang tentang bencana alam yang jelas melarang KRB III dijadikan hunian tetap,” kata Sri Purnomo.
Sri Purnomo juga mengingatkan kepada warga di KRB III Gunung Merapi yang masih bertahan belum mau pindah ke tempat yang aman tentang karekteristik Gunung Merapi yang telah berubah. Kalau sebelum letusan 2010, sebelum meletus ditandai dengan aktivitas yang bisa dideteksi, namun saat ini aktivitas Gunung Merapi tidak dapat dideteksi sebelumnya, dan langsung terjadiaktivitas.
Untuk itu Sri Purnomo meminta warga selalu waspada, dan siap mengungsi kalau memang kondisi Gunung Merapi meningkat aktivitasnya. Diharapkan warga memikirkan tempat yang aman untuk dihuni seperti warga lain yang telah pindah ke tempat aman dalam hunian tetap yang disediakan pemerintah untuk menghindari risiko bahaya akibat letusan Merapi.