BPBD Siap Droping Air Untuk 11 Dusun di Prambanan
Sleman – Guna membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau saat ini, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman siap melakukan droping air untuk 11 Dusun di wilayah Kecamatan Prambanan sebanyak 100 tangki.“Dari hasil rapat bersama, Pemkab Sleman dalam hal ini BPBD siap melakukan droping air untuk 11 Dusun di Prambanan dan diperkirakan droping akan dimulai tanggal 20 September mendatang,” kata Kepala BPBD Sleman, Drs Julisetiono Dwi Wasito Mhum di Pres Room Pemkab Sleman, Jumat (12/9).
Dikatakan Julisetiono bahwa dalam musim kemarau saat ini diwilayah Sleman yang mengalami kekeringan adalah Kecamatan Prambanan khususnya yang ada didaerah atas atau perbukitan. Selama ini lanjut Julisetiono, untuk memenuhi kebutuhan air telah dicukupi dengan sistem OPA (Organisasi Pemakai Air) dengan sistem Majasem, Bleber dan Grogol.
“Namun ada beberapa dusun didaerah atas Prambanan yang tidak bisa teraliri air karena jaringan tidak sampai sehingga masyarakatnya kekurangan air sehingga perlu dilakukan droping air bersih,” kata Julisetiono.
Menurut Julisetiono meski dilakukan droping air namun dari tahun ke tahun droping air di Prambanan ini mengalami penurunan. Jika pada tahun 2013 lalu droping air dilakukan di 16 Dusun di Prambanan, tahun 2014 ini menurun menjadi 11 Dusun. Penurunan ini dikarenakan dalam satu tahun ini telah tersambung 150 sambungan ke rumah penduduk sehingga menurun.
Diharapkan ke depan Pemkab Sleman tidak akan melakukan droping air lagi kalau musim kemarau dengan catatan jika semua jaringan terpasang ke rumah warga.
“Untuk tahun ini kita juga menghimbau pada investor maupun pihak swasta agar ikut berpartisipasi membantu masyarakat Prambanan dalam mencukupi kebutuhan air bersih ini,” kata Julisetiono.
Kalau dari pihak donatur maupun inverstor akan melakukan droping air ke Prambanan dipersilahkan menghubungi langsung ke pihak desa dan Kecamatan Prambaban sehingga akan diketahui daerah mana saja yang masih membutuhkan droping air.