Pemkab Sleman Siap Kosongkan KRB III

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI menyatakan siap menjalankan Peraturan Presiden RI No70/2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.

“Kami akan terus melakukan pendekatan dengan warga yang masih tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Ini masih ada waktu tiga tahun untuk sosialisasi,” kata Sri Purnomo, kemarin.

Sri Purnomo mengakui saat ini masih terdapat ratusan kepala keluarga yang enggan pindah dari KRB III.

“Ada ratusan KK di tiga dusun. Saya selama ini juga sudah sering mengingatkan warga di KRB III agar mempertimbangkan relokasi,” paparnya. Tiga dusun yang dimaksud Sri Purnomo adalah Dusun Srunen, Kalitengah Lor, dan Kalitengah Kidul yang ada di Desa Glagaharjo, Cangkringan.

Bantuan dalam upaya membujuk warga KRB III agar bersedia direlokasi dari segala pihak pun akan disambut baik oleh Pemkab Sleman. “Pemerintah Provinsi katanya siap membantu. Tentu akan kami sambut dengan baik,” tambah Sri Purnomo.




Penyerahan Penghargaan Atlet dan Pelatih Warnai Upacara Haornas

HaornasSleman – Upacara Hari Olah Raga Nasional (Haornas) ke XXXI Kabupaten Sleman tahun 2014 dilaksanakan di lapangan Pemda Sleman, Rabu (17/9) sekaligus dilakukan penyerahan penghargaan bagi pelatih dan atlet berprestasi tingkat nasional yang berasal dari Kabupaten Sleman. 

Penghargaan berupa uang pembinaan tersebut diserahkan oleh Sekda Sleman dr Sunartono MKes dan Ketua DPRD Sleman Hj Muslimatun dan didampingi Ketua KONI Sleman Ir Pramono dan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Raga kabupataen Sleman Arif Haryono SH Pelatih dan Atlit berprestasi tingkat nasional yang berasal dari kabupaten Sleman tersebut Muh Sholikhin cabang atletik dari SD Mlati, Dwi Muragil Handayani cabang atletik dari SMPN 2 Tempal, Riko Amanda Pratama cabang Voli dari SMPN 4 Gamping, Wahyu Dwi Prakosa cabang Voli dari SMPN 4 Sleman, Kaula Nur Hidayat cabang Voli dari SMPN 3 Kalasan, Ari Fitri Prasetyo cabang atletik dari SMPN 2 Tempel, Fauziah Putri Denastra cabang renang dari SDN Puren Depok, Anak Agung Ngurah Arya RW cabang renang dari SMPN 4 Depok, Faizira Ma’rufa cabang renang dari SMPN3 Sleman, Nica Beta Ayu Pancariksa cabang atletik dari SMAN 1 Gamping, Awang Putra Sembada cabang catur dari SMAN 1 Godean, Eka Kartika Sari cabang Voli dari SMAN 1 Seyegan, Fatikah Adibah cabang voli dari SMAN 1 Seyegan, Adinda Narulita Sari cabang voli dari SMAN 1 Seyegan, Norma Gupita Mustika M cabang voli dari SMAN 1 Ngaglik, Dian Permata Sari cabang pencak silat dari SMAN 2 Ngaglik, Sukri pelatih atletik dari SMPN 2 Tempel, Wijaya Wira Setiyawan pelatih Voli dari SMPN3 Sleman, Dede Wahyudi pelatih renang dari SMP Nudi Mulia Dua dan Bagas Iswanto pelatih atletik dari SMPN 2 Tempel.

Sedangkan Menpora dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sunartono antara lain menyampaikan bahwa Peringatan HAORNAS XXXI tanggal 9 September 2014 merupakan momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan semua untuk membangun budaya olahraga. Mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga merupakan slogan yang harus terus diimplementasikan secara baik dan benar di kalangan seluruh masyarakat.

Dalam sambutanya Menpora juga mengajak kepada semua pimpinan lembaga, instansi di pusat, kepala daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menggerakkan masyarakat dan pihak swasta ikut berpartisipasi dalam mewujudkan pembudayaan olahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana, pendanaan serta menggalakkan event-event olahraga baik rekreasi, pendidikan maupun prestasi.

Pemerintah maupun pemerintah daerah menjadi penggerak dan fasilitator dalam mewujudkan aktivitas olahraga di masyarkat sebagai gaya hidup (life style) dengan menganjurkan kegiatan-kegiatan olahraga di hari jumat atau hari libur lainnya di instansi-instansi pemerintah, sekolah-sekolah dan masyarakat.

Sementara itu Pramono Ketua KONI Sleman dalam kesempatan HAORNAS 2014 memberikan apresiasi kepada atlet Sleman yang telah berprestasi di tingkat nasional dan berharap kepada atlet lainnya untuk dapat meningkatkan prestasi. Pembinaan olahraga akan terus dilakukan namun juga diperlukan adanya kebersamaan dan adanya kepedulian dari pengambil kebijakan di Kabupaten Sleman untuk suksesnya program pembinaan olah raga di Kabupaten Sleman.

Hal ini mengingat untuk melakukan pembinaan olahraga dan melakukan event-event olahraga diperlukan biaya yang tidak sedikit dan ini perlu dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Pramono juga mengharapkan agar Cabang olahraga tetap semangat dalam melakukan kegiatan karena olahraga membutuhkan persiapan baik fisik maupun non fisik, berlatih dan terus berlatih, persiapan teknis maupun latih tanding untuk dapat meraih prestasi pada event olahraga di tingkat DIY maupun tingkat nasional. Dengan persiapan yang matang yang dilakukan sejak dini Pramono optimis Sleman akan kembali menjadi juara umum pada Porda DIY.




150 Anak Ikuti Lomba Lukis Ikan

DSC_5382 bernasSleman – Untuk menumbuhkan kecintaan makan ikan bagi anak-anak Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman menggelar lomba lukis dengan tema utama tentang ikan. Lomba diikuti oleh sekitar 150 anak siswa SD dan dibagi dalam dua kelompok yakni kelompok kelas 1 – 3 dengan pastel dan kelompok kelas 4 – 6 dengan cat air. 

Lomba digelar di lokasi kelompok ikan Mina Ngremboko Bokesan Sindumartani Ngemplak, kemarin. Kegiatan ini sekaligus juga dijadikan sebagai sarana untuk menghidupkan kembali desa wisata ikan di Bokesan yang sejak tahun 2012 mati suri.

Manurut Ir Saptono, Ketua Kelompok tani Mina Ngremboko, kelompoknya berdiri sejak tahun 1985 dengan luas lahan perikanan m2 dan beranggotakan 59 orang. Dan  penghargaan yang pernah diraih juara II tingkat nasional kategori pusat pelatihan mandiri perikanan. Saat ini omset penjualan mencapai Rp 11miliar per tahun, dengan aneka usaha dari hulu ke hilir yakni dari pembenihan, pembesaran sampai dengan olahan ikan seperti abon, crispi, stik lele, peyek, dawet nila, bakso ikan, lemper isi abon lele dan lainnya.