Petani Tembakau di Kalasan Mulai Panen

Sleman – Petani tembakau di Kabupaten Sleman kini mulai memasuki masa panen. Rata-rata petik pertama daun tembakau dilakukan akhir Agustus dan awal September. Diprediksi untuk harga lebih baik dibanding tahun lalu.
Seperti yang diungkapkan Priyo Sumarto (70), petani tembakau di Dusun Ngasem Desa Selomartani Kecamatan Kalasan Sleman yang sedang memanen tanaman tembakaunya. Dibantu sejumlah tenaga dan anak, Priyo tampak serius dalam memilih daun tembakau yang akan dipetik.
“Dilahan ini baru panen perdana. Kalau dilahan lainnya, panen perdana Kamis (4/9) lalu dengan hasil 7 kuintal daun dan sekarang sudah panen kedua. Kebetulan saya menjualnya dalam bentuk kering dan kemarin laku antara Rp 20-25 ribu perkilogram. Untuk panen kedua belum tahu karena masih proses penjemuran,” katanya, kemarin.
Priyo memprediksi untuk panen kedua, hasilnya lebih bagus dan pastinya harganya juga lebih tinggi. Diperkirakan untuk satu kilogram tembakau kering akan laku Rp 35 ribu pengalaman tahun-tahun sebelumnya, harga daun hasil petik pertama memang cenderung rendah. Nantinya di petikan terakhir, harga akan naik.
Ketika disinggung terkait harga sekarang dibandingkan tahun lalu, menurut Priyo cenderung stabil. Namun diprediksi lebih baik. Apalagi sekarang ini ada tiga perusahaan rokok besar yang siap menerima tembakau petani. Berbeda dengan tahun lalu yang hanya ada satu pabrik yang buka, sehingga harga tembakau anjlok.
“Selain itu tahun lalu musim hujannya juga mundur, sehingga kualitas daunnya juga kurang maksimal. Tapi untuk tahun ini turunnya hujan pas masa pengolahan lahan. Mudah-mudahan selama proses penjemuran tidak turun hujan. Sebab tingginya kadar air akan membuat kualitas tembakau turun dan harganya juga ikutan anjlok,” katanya.
Bagusnya kualitas tembakau sekarang, dapat dilihat dari daun lengket atau misrinya sangat bagus. Priyo yang memiliki lahan tembakau seluas meter2 ini mengaku telah mengeluarkan Rp 20 juta sebagai modal awal. Apalagi dari luas lahan tersebut, tidak semuanya milik dia sendiri tetapi ada yang dengan sistem sewa.
