Kirab Budaya Marak Dilaksanakan di Sleman

Sleman – Kirab budaya saat ini marak hampir di sejumlah tempat di Kabupaten Sleman, kirab yang merupakan budaya jawa tersebut memang harus dilestarikan. Generasi harus diberi pemahaman bahwa budaya jawa yang adiluhung tersebut perlu dilestarikan dan diuri-uri, jangan sampai bangsa lain(luar negeri) ingin belajar budaya jawa tersebut tetapi justru bangsa sendiri kurang peduli, itu yang harus dihindari.
Untuk pelestarian budaya Jawa tersebut termasuk Padepokan Sendang Kamulyan Karanglo, Argomulyo, Cangkringan mengadakan Kirab Budaya dan Sedekah Bumi pada Sabtu (25/10) dengan menempuh perjalanan hampir 2 Km. Kirab budaya dimulai dari Padepokan Sendang Kamulyan Karanglo menuju Makam Kyai Bodriyo di Jaranan Argomulyo Cangkringan.
Dalam kirab budaya tersebut beberapa Bregodo akan mengiringi kirab tersebut, termasuk Bregodo gunungan yang berupa hasil puluwetu hasil pertanian dan uang yang akan diperebutkan di sekitar makam Kyai Bodriyo Jaranan. Tidak ketinggalan dalam kirab budaya tersebut juga dikirab pusaka Kyai Bodriyo. Dalam kirab budaya tersebut akan melibatkan beberapa Kuda dan Andong sebagai sarana kirab.
Sesepuh Padepokan Sendang Kamulyan, Handaru Rasuna Said pada yang memimpin langsung Kirab Budaya dan merti Dusun tersebut antara lain menyampaikan bahwa Kirab budaya tersebut sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa pada umatnya, disamping itu sebagai upaya pelestarian budaya yang adiluhung.
Lebih lanjut disampaikan bahwa rangkaian Kirab Budaya dan Merti Dusun tersebut sebelumnya telah dilangsungkan pagelaran wayang Kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Cermo Sugeng Handoko dengan lakon Pisungsum Sendang Kamulyan dan siangnya Sabtu (25/10) dilakukan kirab Budaya dan diakhiri dengan pentas kesenian Jathilan dari Kharisma Jati dari padukuhan Jaranan.
Disamping itu juga ditampilkan kesenian Campursari, Dangdut dan kesenian Jatilan dari Klaten. Yang jelas kedepan acara serupa akan digelar lebih meriah lagi dengan melibatkan beberapa eleman dan kesenian yang ada di sekitar Cangkringan, disamping itu akan dikemas lebih apik, karena acara Kirab Budaya sudah menjadi agenda tahunan/rutin.
Sebelum kirab berlangsung diadakan Pasar Malam selama seminggu, dengan panggung terbuka yang diisi berbagai kesenian yang ada di Kabupaten Sleman.
