Depok Gelar Pengajian 1 Muharam

Sleman – Bertempat di lapangan TK PKK perumnas Condongcatur Depok dilaksanakan pengajian dalam rangka memperingati tahun baru 1 Muharam 1436 H dan sekaligus penggalangan dan untuk pembangunan dan renovasi Masjid Nurul Iman Perumnas Condongcatur, kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Depok, Drs Budiharjo dan aparat pemerintah desa Condongcatur.  Sedang ustad dalam pengajian tersebut adalah Ustad Sunardi Sahuri.

Dalam sambutannya Budiharjo menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat positif karena dalam pemperingati tahun baru 1 Muharam ini di isi dengan kegiatan “tholabul ilmi” dan syiar Islam. Selain itu Budiharjo juga memperkenalkan diri kepada warga masyarakat perumnas Condongcatur karena  menjabat Camat Depok belum lama dan belum sempat bersilaturahmi dengan warga perumnas Condongcatur.

Budiharjo juga menyambut baik kegiatan penggalangan dana untuk pembangunan dan renovasi masjid ini, Budiharjo berharap agar nantinya masjid Nurul Iman ini semakin bagus dan juga nantinya diikuti semakin makmurnya masjid ini dengan berbagai kegiatan syiar Islam.

Dalam kegiatan pengajian tersebut terkumpul dana kurang lebih sebesar Rp 40 juta  yang akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan dan renovasi masjid Nurul Iman Perumnas Condongcatur.‬




Aliran Air Selokan Mataram Semakin Menurun

Sleman – Aliran air di Selokan Mataram sampai saat ini semakin menurun. Dari data Pos Pengamat Mataram I pada 1-6 Oktober 2014 aliran mencapai 10,49 meter kubik. Namun turun menjadi 10,22 meter kubik pada 7-9 Oktober 2014.

“Data yang kami terima dari petugas bendungan Karang Talun Magelang setiap dua minggu sekali. Pada tanggal 10-11 Oktober turun jadi 9,9 meter kubik dan semakin menurun pada 12-13 kemarin alirannya menjadi 9,6 meter kubik,” ungkap Wijiyono selaku Pengamat dari Pos Pengamat Mataram I di kantornya di Dusun Mranggen Desa Margodadi Kecamatan Seyegan Sleman, kemarin.

Dijelaskan Wijiyono, aliran air Selokan Mataram tersebut berasal dari Bendungan Karang Talun Magelang. Kemudian dialirkan menuju Mataram I sampai Karang Jati di sebelah barat Kampus UGM sepanjang 19 km. “Total, air yang dialirkan untuk irigasi sawah sepanjang 19 km ini luasnya hektare,” ujarnya.
Pada musim kemarau ini aliran semakin berkurang dan dapat terlihat pada mistar ukur yang berada di sepanjang Selokan Mataram. Dari hasil pantauan di Selokan Mataram wilayah Mlati Sleman, terlihat bekas air yang mengalir pada tiang jembatan sampai pada angka 100 cm. Namun kini mengalir diangka sekitar 30 cm saja.