Koperasi Diharapkan Berperan Dalam Memberdayakan Tata Ekonomi Daerah

Sleman – Koperasi diharapkan berperan nyata dalam mengembangkan dan memberdayakan tata ekonomi daerah, yang berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi, dalam rangka mewujutkan masyarakat sejahtera. Untuk mencapai hal tersebut maka keseluruhan kegiatan koperasi harus diselenggarakan berdasarkan pada nilai dasar yang terkandung dalam Undang-undang dasar RI tahun 1945 serta nilai dan prinsip koperasi.
Hal tersebut disampaikaan Gubernur DIY dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI saat Upacara Hari Koperasi ke 67 di lapangan Pemkab Sleman, Selasa (4/11). Lebih lanjut disampaikan bahwa data koperasi selama lima tahun terakir baik dari aspek jumlah koperasi aktif maupun volume usaha , menunjukkan bahwa jumlah koperasi aktif di DIY mencapai rasio 79,74 % dari total koperasi di DIY. Pada tahun 2013 jumlah total keseluruhan koperasi di DIY ada sejumlah koperasi dengan koperasi aktif sebanyak , koperasi pasif sebanyak 499 koperasi dan koperasi beku sebanyak 58 koperasi.
Sementaraa itu dilihat dari volume usaha, terlihat adanya pertumbuhan volume usaha dalam kurun lima tahun terakir. Pada tahun 2013 pertumbuhan volume usaha seluruh koperasi di DIY sebesar 0,7% dari Rp. M menjadi Rp. M. Disampaikan pula bahwa program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas koperasi, seperti misalnya melalui kegiatan Diklat, pendampingan, pembinaan, pengawasan serta pemeringkatan.
Sementara untuk menghadapi perkembangan tata ekonomi nasional dan global yang semakin dinamis dan penuh tantangan saat ini. Seperti adanya ASEAN Economic Community (AEC) pasar terbuka di kawasan ASEAN pada tahun 2015 yang akan berdampak pula pada daerah. Karena mobilitas arus barang, jasa, investasi, modal daan tenaga kerja akan bergerak bebas. Maka Gubernur minta agar menyiapkan strategi khusus dalam menghadapi AEC 2015, termasuk juga lembaga koperasi.
Gubernur juga menyampaikan bahwa segala kegiatan usaha koperasi harus dikelola secara profesional, dalam arti adanya kemampuan dan tanggung jawab, efisiensi dan efektivitas yang dapat menjamin terwujudnya nilai tambah yang optimal bagi koperasi, serta tunduk kepada hukum ekonomi dan koperasi. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan piagam dan hadiah oleh Bupati Sleman, untuk beberapa kejuaraan yang berkaitan dengan hari koperasi yaitu Koperasi Berprestasi dan Tangkas Trampil Perkoperasian Tingkat Sekolah. Untuk Lomba Koperasi Berprestasi Tingkat DIY Tahun 2014 jenis Koperasi Simpan Pinjam, Juara I diraih KSP Kartini, juara II KJPKS BMT “Amal Rizki”, Juara III KOPSYAH BMT Bangun Rakyat Sejahtera, juara IV KSP BMT Dana Insani, untuk jenis Koperasi Konsumen juara I Koperasi Karyawan UPN Veteran, Juara II Koperasi Pelita, Juara III Primer Kperasi Kartika , Juara IV KPRI “Tegap”.
Untuk Koperasi Produsen Juara I KUD Tani Makmur, Juara II KUD Seyegan, Juara III KP 3Y, Juara IV KSU “Bina Ria”. Untuk Koperasi Jasa Juara I Primkopau II, Juara II KUD Sido Tentrem, Koperasi Angkutan Wisata “Pandawa” dan Juara IV Koperasi “ASPADA”. Untuk Lomba Tangkas Trampil Perkoperasian Tingkat Sekolah pada tingkat SMP Juara I diraih oleh SMPN 2 Bantul, Juara II SMPN 10 Kota Yogyakarta, Juara III SMPN 1 Wonosari, Juara IV SMPN 2 Sentolo dan Juara V SMPN 3 Sleman. Untuk tingkat SMA Juara I diraih SMKN 1 Bantul, Juara II SMAN 1 Wonosari, Juara III SMK Koperasi Kota Yogyakarta, dan Juara IV SMK Maarif I Temon. Untuk Tingkat Perguruan Tinggi Juara I diraih KOPMA UGM, Juara II KOPMA UTY, Juara III KOPMA IKIP PGRI, dan Juara IV KOPMA UPY.
Upacara diikuti oleh SKPD terkait dan sejumlah koperasi yang ada di DIY. Setelah upacara, rangkaian peringatan Hari Koperasi dilanjutkan dengan pameran Hari Koperasi Tingkat DIY yang berlangsung selama 2 hari yaitu pada hari Selasa dan Rabu tanggal 4 dan 5 November 2014 di halaman Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sleman. Pameran tersebut dibuka oleh Bupati Sleman Sri Purnomo dan pameran diikuti oleh 50 UKM dan Koperasi di wilayah DIY dan menampilkan produk-produk makanan, kerajinan, batik, pakaian, dan lainnya.
