Pemkab Gelar Workshop Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) Sleman mengadakan workshop dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang berlangsung di  ruang rapat Paramadana Disperindagkop Sleman, Senin (17/11).


Dalam laporannya Kepala Disperindagkop Sleman , Drs Pustopo melaporkan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan sebagai media untuk koordinasi dan konsolidadi dalam rangka menghadapi dan mempersiapkan berlakunya MEA 2015, selain itu kegiatan ini juga untuk meningkatkan koordinasi, konsolidasi dan sinergi antara Pemerintah dengan para pengusaha dan pemangku kepentingan agar produk Sleman dapat bersaing di pasar ASEAN, dan kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi dan tindak lanjut akan program dan kebijakan Pemkab Sleman dalam menghadpi MEA dan pengembangan kemitraan di masa yang akan datang.  Workshop ini diikuti oleh 69 peserta yang terdiri dari 31 instansi di lingkungan Pemkab Sleman, 38 orang pengusaha dan juga UMKM.

Sementara Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Dra  Sudarningsih MSi menyatakan bahwa, membangun ekonomi daerah tidak bisa dilepaskan dari peranan pelaku-pelaku usaha, lembaga-lembaga di sektor keuangan dan pemerintah sendiri. Salah satu pelaku usaha yang memiliki eksistensi penting dalam pembangunan perekonomian daerah di Sleman adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Keberadaan UMKM, memiliki hubungan positip dalam program pengurangan kemiskinan, penyerapan tenaga kerja, dan memberikan sumbangan besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sleman.  Selain itu pengusaha UMKM diharapkan agar selalu menambah pengetahuan manajemen usaha serta pengetahuan pemasaran.

“Selama ini, kualitas produk UMKM, sebenarnya tidak kalah dengan produk UMKM atau pengusaha luar daerah bahkan luar negeri. Namun karena kita kurang memperhatikan segi pemasaran seperti pengemasan/packaging dan promosi, maka kita jadi tertinggal,” kata Sudarningsih.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber yaitu Dr Wing Wahyu Winarno MAFIS SC Ak (dosen pasca sarjana UGM), Pranowo SH MM (pemerhati UMKM Sleman), Robby Kusuma Harta (Direktur Utama Mataram Tunggal Garment Sleman), dan Romy Cahyadi (direktur eksekutif unlimited Indonesia Jakarta).




Pemkab Sleman Adakan Kunker ke Pemkab Bogor dan BNN LIDO

Sleman– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman hari  Kamis tanggal  13 November  2014 lalu dipimpin  Dra Umi Puji Lestari Kabid Keluarga Sejahtera Badan KB Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan  didampingi P2TP2A ( Pusat  Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak ), Dinas Dukcapil, Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja dan Sosisal, Dinas Kesehatan, PKK Kab,Sleman,  PIK-R ( Pusat Informasi Konseling – Remaja / Forum Remaja Lentera Merapi dengan Jumlah 130 orang  peserta mengunjungi Pemerintah Bogor.

Menurut Umi, kunjungan  dalam rangka meningkatkan Pengetahuan Ketrampilan, Wawasan serta penguatan kapasitas pusat Informasi   dan Konseling Remaja (PIK-R) dan untuk meningkatkan program Pengarus Utamaan Gender ( PUG ), Kabupaten Layak Anak ( KLA) Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan. Rombongan diterima langsung  oleh Ir Nur Yanti Kepala Badan Berencana Pemberdayaan Perempuan KB di Gedung Serba Guna Setda Pemkab Bogor bersama tim.

Dalam sambutannya Nuryanti menyampaikan selayang  pandang Pemerintah Kabupaten Bogor yang terdiri  5,1 juta jiwa Jumlah Penduduk,  40 Kecamatan, serta 434 Desa dari jumlah penduduk 43 % diantaranya perempuan dan 41 % itu sendiri terdiri dari anak-anak. Berkaitan dengan maksud dan tujuan dari Pemkab Sleman bahwa Kabupaten Bogor sudah mempunyai 10 UPT dari 40 Kecamatan, Tenaga Penggerak Desa ada di Setiap Desa 1 Orang dan mendapatkan Bantuan dari APBD I /II berupa Intesif Keuangan tiap bulan,  Pos KB Setiap Desa Satu. Kabupaten Bogor Tahun 2012-2013 mendapatkan Penghragaan Tingkat Nasional Tingkat Madya.

Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kabupaten Layak anak melihat langsung Program Kerja  adminitrasi dan Pola Pemberdayaan Perempuan Pemerintah Kabupaten Bogor, kemudian juga  mengunjungi  Pusat Informasi Konseling Remaja Ceria  di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor yang diterima langsung Yudi Sentosa SSos Camat setempat didampingi  Remaja Ceria Kecamatan Babakan Madang memaparkan program Pusat Informasi Remaja Ceria dan  pengurus Remaja Kecamatan.

Yang  mendapatkan penghargaan Nasional bidang Kegiatan PIK-R Ceria dengan karya-karyanya diantaranya membuat kerajinan dari Kertas bekas atau yang tidak dipakai untuk membuat miniatur Sepeda, Mainan anak,  Bunga Lomba Lukis anak, Kampanye Narkoba, Penyuluhan Remaja Pra Nikah serta Kegiatan kegiatan sosial dengan peserta Para Remaja, PIK -R Ceria Babakan Mandang Kabupaten Bogor   mendapatkan penghargaan Tingkat Nasional.

Rombongan kunker dari Kabupaten Sleman juga menyempatkan diri berkunjung di Balai Besar Rehabilitasi BNN LIDO Bogor mendapatkan penyuluhan perang melawan narkoba serta cara menghindari dari jeratan narkoba,  bagi pemakai narkoba oleh Tim BNN untuk dapat sembuh atau ketergantungan dari Narkoba.