Disbudpar Siap Bangkitkan Agrowisata Turi

IMG00685-20150114-1038Sleman – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman siap membangkitkan potensi Agrowisata Turi yang berlokasi di Bangunkerto Kecamatan Turi Sleman.

“Melihat kondisi Agrowisata Turi yang seperti ini, kita sudah lama prihatin padahal potensi Agrowisata Turi ini sangat luar biasa. Karena itu kita bekerjasama dengan masyarakat, Desa dan SKPD di Sleman akan membangkitkan kembali potensi Agrowisata Turi,” kata Kepala Disbudpar Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM kepada wartawan ketika mengunjungi Agrowisata Turi, Selasa (14/1).

Menurut Ayu, pada awal – awal Agrowisata ini dibuka telah menjadi tempat tujuan wisatawan yang sangat menarik karena lokasinya sangat bagus dengan view yang bernuansa pedesaan, ada taman kebun salak, ada kolam renang, embung untuk pengairan yang bisa menjadi wahana wisata air dan ada kebun salak nusantara.

Semua itu dikatakan Ayu menjadi potensi yang perlu dihidupkan kembali. “Untuk membangkitkan Agrowisata Turi ini tidak perlu membangun fasilitas baru tetapi cukup melakukan rehap beberapa fasilitas yang sudah ada, yaitu dengan mengambil langkah – langkah kongkrit dengan mengajak semua pihak yang berpeluang,” kata Ayu.

Diakui Ayu, ada banyak potensi yang bisa dihidupkan karena pengelolaannya belum optimal. Karena itu dengan melakQukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait diharapkan bisa membangkitkan wisata di Agrowisata Turi. Hanya saja Ayu berharap masyarakat juga harus siap dengan pengelolaan Agrowisata ini.

Ditambahkan pula bawha untuk saat ini Agrowisata Turi memang terkendala pengelolaan yang belum optimal, namun demikian yang menggembirakan masih ada beberapa wisatawan yang berkunjung ke Agrowisata.

“Kalau nanti bisa memperbaiki pengelolaan Agrowisata Turi maka tidak menutup kemungkinan pengunjung akan lebih banyak lagi,” tambah Ayu seraya menambahkan pengelolaan Agrowisata Turi ini dikelola desa sejak tahun 2000 hingga sekarang. Karena itu kalau dilakukan pembenahan dengan kerjasama berbagai pihak, Ayu optimis Agrowisata Turi ini akan kembali jaya seperti dulu.




Korpri Sleman Bantu Korban Longsor Banjarnegara

Sleman – Adanya berbagai musibah di beberapa tempat di Indonesia  membuat prihatin semua pihak, termasuk Korpri Kabupaten Sleman ikut prihatin dan ikut belasungkawa yang mendalam terutama atas terjadinya bencana tanah lonsor yang terjadi beberapa  waktu lalu yang menimpa warga Banjarnegara Jawa Tengah. Atas kejadiantersebut bukan hanya menelan harta dan benda tetapi juga nyawa manusia.

Sebagai ungkapan rasa belasungkawa dan prihatin yang mendalam, maka Korpri Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Koordinator Bidang Pembinaan Disiplin Jiwa Korps dan Wawasan Kebangsaan Drs Agoes Soesilo E MSi yang didampingi Drs Pustopo, Retno Susiati SH MM selaku Dewan pengurus Korpri dan B Endang Kusmawati SSos disertaipersonil dari Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Sleman telah menyerahkan bantuan berupa uang sebagai rasa belasungkawa sebanyak Rp 158,95 juta, pekan lalu.

“Uang sejumlah tersebut merupakan sumbangan sukarela dari anggota Korpri Kabupaten Sleman,” kata Agoes Soesilo, Selasa (14/1).

Dalam misi sosial tersebut kata Agoes, Korpri Kabupaten Sleman diterima oleh Kepala Bappeda Kabupaten Banjarnegara yang juga sebagai Ketua PMI dan Satuan pelaksana Penanggulangan Bencana kabupaten Banjarnegara.

Pada kesempatan tersebut Agoes yang juga Kepala Dishubkominfo menyampaikan bahwa  bantuan yang tidak seberapa tersebut agar dapat dipergunakan semaksimal mungkin untuk meringankan beban penderitaan keluarga korban bencana.

Disampaikan pula bahwa bencana tersebut merupakan cobaan dan ujian dari Allah SWT dan manusia tidak bisa menolaknya. Hanya  saja kedepan  agar lebih waspada dan hati-hati agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.