Bupati Resmikan Mushola Ar-Razzaaq Stadion

Sleman – Mushola Ar-Razzaq Stadion Maguwoharjo yang merupakan prakarsa dan inisiatif PT Bank BPD DIY secara resmi telah diresmikan oleh Bupati Sleman  Drs H Sri Purnomo MSI yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama, Rabu (31/12).

Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Pimpinan Bank BPD Cabang Sleman Nur Ismantoro. Mushola yang berdiri di komplek stadion tersebut  akan menjadi tempat ibadah kaum muslim terutama yang beraktivitas di sekitar Stadion Maguwoharjo. Dengan berdirinya Mushola tersebut akan memudahkan masyarakat untuk menunaikan ibadahnya dan tidak harus pergi jauh dari stadion.

Sri Purnomo pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa mushola tersebut agar dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal dan meningkatkan sarana peribadatan tersebut. Oleh karena itu Sri Purnomo minta agar dibentuk pengelola mushola sehingga pembangunan mushola tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan Iman dilingkungan stadion Maguwoharjo.

Disamping itu pembangunan mushola tersebut diharapkan juga dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk belajar serta mengkaji nilai-nilai luhur Islam yang benar dan sesuai dengan Al-Quran dan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Menurut Sri Purnomo, Islam yang berarti selamat merupakan agama yang mengedepankan keselamatan bagi umat, masyarakat serta lingkungan. Disampaikan pula bahwa dengan maraknya tindakan-tindakan anarkis seperti penganiayaan , pengrusakan hingga aksi teror yang mengatasnamakan Islam, justru merupakan tindakan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Selain itu yang tengah marak lagi akhir-akhir ini adalah korban minuman oplosan yang justru terjadi di pelosok-pelosok pedesaan. Hal tersebut menuntut perhatian dan tindakan yang nyata dari semua pihak.

Sri Purnomo mengajak seluruh warga masyarakaat untuk semakin peduli dengan lingkungannya daengan mendampingi anak-anak. Generaasi muda dalam bersosialisasi dan berperilaku di masyarakat. Bukan dengan mengekang kegiatannya namun lebih kepada mengarahkan aktivitasnya sesuai dengan minal dan bakat yang dimiliki. Disamping itu Sri Purnomo minta untuk menggiatkan kembali satgas-satgas anti napza yang ada dilingkungan masyarakat untuk bersinergi menanggulangi masalah tersebut.

Harapan juga disampaikan kepada seluruh masyarakat RT, RW dan dukuh harus benar-benar ngaruhke  warganya dalam rangka menjaga keamanan dan ketentraman di wilayah, sehingga situasi yang kondusif tetap terjaga di Kabupaten Sleman.