Musrenbang Untuk Koordinasikan Rencana Pelaksanaan Pembangunan
Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mengatakan kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) merupakan momen yang sangat strategis untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan khususnya dalam penetapan prioritas kegiatan pembangunan tahun 2016.
“Tahun 2015 adalah tahun terkhir untuk melaksanakan RPJMD yang telah menjadi kesepakatan bersama,” kata Sri Purnomo ketika membuka musrenbang di aula Bappeda Sleman, Jumat (23/1).
Menurut Sri Purnomo tahun 2015 merupakan tahun penentu keberhasilan kinerja pemerintah dalam upaya mewujudkan visi misi yang telah ditetapkan. Penetapan prioritas kegiatan-kegiatan tahun 2016 hendaknya dapat terintegratif, serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Sleman secara tepat dan strategis.
Maka dari itu penetapan kegiatan tersebut harus didasarkan pada skala prioritas. Musrenbang hendaknya bukan hanya sebuah rutinitas tahapan dalam proses pembangunan, tetapi benar-benar dapat menjadi sebuah proses yang merepresentasikan perencanaan yang bersifat bottom up.
Oleh karena itu Sri Purnomo berharap seluruh peserta musrenbang kembali melakukan perencanaan dan kegiatan pembangunan dengan lebih cermat, taktis dan antisipatif di segala aspek. Tidak hanya pada aspek fisik semata, namun juga perlu memperhatikan aspek sosial, serta dampak lingkungan.
Aspek sosial dan dampak lingkungan seringkali muncul akibat dampak dari kegiatan pembangunan yang lain. Permasalahan sosial dan lingkungan tidak muncul tiba-tiba, oleh karena itu setiap melakukan perencanaan ekonomi , fisik dan sebagainya harus dimasukan pertimbangan antisipasi permasalahan yang mungkin muncul.
Sedangkan Kepala Bappeda drg Intriati Yudatiningsih MKes melaporkan bahwa tujuan Musrenbang tersebut untuk mengoptimalkan proses perencanaan pembangunan guna mewujutkan tujuan pembangunan daerah.
Juga utnuk mendapatkan masukan guna penyempurnaan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir RKPD yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, arah kebijakaan dan prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja yang pendanaannya berasal dari APBD kabupaten, APBD Pemerintah DIY dan APBN serta usulan Dana keistimewaan DIY untuk tahun 2017.
Peserta dalam Musrenbang tersebut para Kepala Badan, Kantor, Dinas, Camat, LSM dan akademisi di Kabupaten Sleman.***