Pemkab Sleman Masih Hadapi Berbagai Permasalahan Keluarga

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mengatakan bahwa peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Sleman adalah satu kesempatan untuk mengingatkan semua warga mengenai peran PKK, khususnya peran ibu-ibu, peran perempuan, dalam membangun sebuah keluarga yang sehat dan sejahtera. Hal ini dikarenakan di Sleman masih diperlukan berbagai upaya yang lebih keras lagi untuk mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera.
“Pemkab Sleman masih menghadapi berbagai permasalahan terkait dengan kesejahteraan keluarga,” kata Sri Purnomo ketika menghadiri puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 43 Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (6/3).
Menurut Sri Purnomo, upaya mewujudkan keluarga yang sejahtera tersebut tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan dukungan dan sinergi antara swasta dan masyarakat. Sri Purnomo juga memberikan penghargaan kepada pengurus PKK yang telah mengabdikan diri selama 20 tahun.
Sri Purnomo berharap jangan hanya sebatas penghargaan yang diharapkan namun pengabdian harus terus ditingkatkan demi kesejahteraan keluarga sehingga benar-benar bisa sinergis dengan pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sleman pada tahun-tahun yang mendatang.
Sedangkan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Sleman Dra Hj Kustini Sri Purnomo yang membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat antara lain menyampaikan peringatan hari kesatuan gerak PKK yang dilakukan ini tidak sekedar untuk menciptahan kemeriahan sesaat, tetapi lebih memberikan makna dan ungkapan rasa syukur atas kiprah Gerakan PKK selama ini dalam usaha memberdayakan dan mensaejahterakan keluarga.
Tujuan peringatan hari kesatuan gerak PKK ke 43 tahun 2015 ini adalah “ Dengan hari kesatuan Gerak PKK ke 43 kita satukan langkah nyata dalam upaya meningkatkan keluarga Indonesia yang lebih sejahtera”.
Tema ini mengandung makna bahwa dengan peringatan hari kesatuan gerak PKK di harapkan TP PKK sebagai mitra pemerintah, memberi dukungan sepenuhnya pelaksanaan program pembangunan pemerintah, dalam upaya mewujudkan kesejahteraan keluarga Indonesia. EKgiatan tesebut dihadiri pengurus PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa dan SKPD lainnya.
Dalam peringatan tersebut juga diisi dengan materi busana Jawa oleh Ny Angling Kusumo serta penandatanganan MoU dengan Kantor Arsip mengenai penanganan arsip di PKK.
Sementara Ketua penyelenggara Dra Esti Djoko Handoyo MPd, peringatan tersebut adalah untuk memberikan makna dan ungkapan rasa syukur atas kiprah dan karya nyata Gerakan PKK dan memberikan motifasi dan semangat bagi kader PKK agar lebih giat lagi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya yang utama yaitu untuk terus berkarya memberdayakan dan mensejahterakan keluarganya.
