Selama 3 Hari 73 Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung
Sleman – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Drs Julisetiono Dwi Wasito SH MM menyampaikan data akibat adanya hujan deras yang disertai angin puting beliung yang melanda Kabupaten Sleman selama tiga hari berturut – turut sejak tanggal 24, 25 dan 26 Maret 2015 yakni untuk rumah rusak mencapai 73 rumah dengan rincian 60 rusak ringan, 11 rusak sedang dan 2 rusak berat. Pohon yang tumbang baik dipinggir jalan maupun milik warga mencapai 400 lebih pohon.
“Rumah rusak paling banyak terjadi hari Kamis, 26 Maret 2015 dengan 36 rumah rusak sedang 30 rusak ringan dan 6 rusak sedang, di wilayah Kecamatan Sleman, Mlati dan Ngaglik,” kata Julisetiono di Sleman, Jumat (27/30.
Sementara lanjut Julisetiono secara keseluruhan selam 3 hari wilayah yang terkena angin putting beliung yakni Wilayah Kecamatan Sleman, Mlati, Ngaglik, Tempel, Turi, Seyegan, Minggir dan Moyudan.
Prioritas penanganan yang dilakukan pasca terjadi angin yakni melakukan pemotongan pohon tumbang yang menghalangi jalan-jalan dengan melibatkan TRC BPBD, BLH, TNI, POLRI, Relawan dan masyarakat, dan inventarisasi kerusakan untuk pemberian bantuan logistik dan terpal/deklit serta untuk pemberian santunan bagi yang meninggal Rp 2 juta per orang dan untuk rumah rusak berat Rp 2 juta, sedang Rp 1 juta dan ringan Rp 500 ribu.
Ditambahkan Julisetiono untuk bantuan perawatan rawat inap Rp 1 juta dan rawat jalan Rp 500 ribu. Untuk bantuan kerusakan rumah belum ada yang dicairkan karena masih melalui proses pengajuan oleh Kepala Desa dan diketahui Camat, selanjutnya diverifikasi di BPBD untuk tindak lanjut pencairan bantuan.
Untuk itu Julisetiono menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan bila terjadi hujan dan angin serta melakukan pemotongan ranting yang terlalu rindang dan dirasa membahayakan serta pohon yang tinggi bisa dipangkas/dipotong asal jangan sampai keseluruhan dipotong.
Julisetiono juga meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) melakukan evaluasi dan inventarisasi pohon-pohon dipinggir jalan yang membahayakan untuk antisipasi pohon roboh.

