KPI Mina Jaya Miliki Omzet Rp 8 Miliar Per Tahun

Sleman – Bertempat di Padukuhan Kaliwaru, Desa Selomartani Kecamatan Kalasan Sleman telah berlangsung pertemuan 3 Bulanan Kelompok tani ikan se Kabupaten Sleman yang ke 67, kemarin. KPI Mina Jaya Kaliwaru yang di ketuai oleh Bowo Purwanto dalam usahanya yang setiap tahunnya beromzet sekitar Rp 8 miliar lebih ini mempunyai usaha di bidang Pembibitan ikan di antaranya ikan bawal, lele, nila, gurameh, ikan mas dan ikan hias koi.
Dijelaskan Bowo, KPI Mina Jaya mempunyai anggota 56 anggota dan luas areal 15 ha. Bahkan Mina Jaya bisa beromzet Rp 18 miliar. Usaha perikanan terintegrasi dikembangkan dan intergrasi usaha yang dilakukan meliputi unit usaha pembenihan, unit usaha pendederan, unit usaha pembesaran, unit usaha pemasaran dan pelatihan secara lembaga usaha perikanan ada UPR( Unit Pembenihan Rakyat) Pokdakan ( Kelompok Pembudidaya Ikan) P2MKP ( Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan) dan Aspary ( Asosiasi Pemasaran Hasil Ikan Yogyakarta) Harapan dari kelompok Mina jaya adanya pertemuan 3 bulanan ini adalah untuk saling bertukar pengalaman dan saling mengisi dalam hal usaha perikanan baik pembibitan, ikan konsumsi, diharapkan pula bisa menjadikan sarana bertukar pengalaman untuk peningkatan usahanya masing-masing demi kemajuan dan kesejahteraan anggota pokdakan yang berada di Kabupaten Sleman khususnya pokdakan KPI Minajaya di Kaliwaru.
Lebih lanjut dikatakan Bowo, pihaknya sangat berterimakasih kepada pemerintah khususnya Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman yang lebih khusus lagi PPL yang telah memberikan berbagai fasilitas dan bimbingan nya sehingga KPI Mina Jaya bisa seperti sekarang ini.
Diakui Bowo pengurus masih mempunyai tugas yang begitu berat yaitu bagaimana anggota yang sampai saat ini belum bisa mencukupi persediaan pakan ikan untuk masing-masing anggota, yang selama ini anggota di KPI Mina Jaya sebagian masih usaha sendiri karena pengurus baru dapat menyediakan 50% dari kebutuan pakan yang di butuhkan anggota.
Sedangkan tujuan jangka pendek Pokdakan Mina Jaya adalah menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan anggota dan memenuhi kebutuhan bibit ikan yang berkualitas. Tujuan jangka menengah yang ingin dicapai meliputi Pengadaan Induk bermutu, pembenahan system usaha dan kerjasama kemitraan dengan pihak lain. Tujuan jangka panjang untuk menciptakan Desa Selomartini sebagai sentra benih ikan, tujuan wisata mina dan pusat agrobisnis (Aquabisnis).
Mina Jaya Kaliwaru Selomartani juga sudah menjual benih ikan keluar Jawa yaitu Lampung dan Kalimantan melalui Aspary, dan untuk tahun ini menurut Bima dari akhir Maret sampai akhir Februari 2015 telah menjual bibit bawal sebanyak 255 juta ekor bibit bawal dan memang yang paling tinggi permintaan nya adalah bibit bawal untuk yang lainnya biasa-biasa saja.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Muspika Kecamatan Kalasan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Kepala Dinas Pertanian Perikan dan Kehutanan Kabupaten Sleman serta para Pokdakan se Kabupaten Sleman.

