Bupati Bakal Rumuskan Regulasi Baru Prosedur Keamanan Industri

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rayahu, sempat datang langsung ke lokasi dan turut memantau proses pemadaman api di gudang PT Indomarco, Minggu (5/4) sore kemarin. Ia mengatakan, sejauh ini situasinya masih terkendali dan beruntung api tidak sampai menjalar ke rumah lain milik warga. Dia berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi para pemilik gudang lain yang ada di wilayah Sleman. Ia juga menyoroti tidak adanya hydrant di beberapa bagian gudang sebagai alat antisipasi awal kebakaran.

“Apalagi kita lihat sudah beberapa kali kasus kebakaran di wilayah Gamping ini, sehingga ke depan akan kita buat himbauan yang jelas,” ujar Yuni.

Dirinya dan Bupati Sleman juga sedang merumuskan untuk pembuatan peraturan bupati yang menyangkut prosedur keamanan dan keselamatan di dunia industri. Sementara untuk menghadapi ancaman bencana kebakaran yang mungkin melanda saat musim kemarau, BPBD Sleman juga sudah menyiapkan anggaran untuk memberikan pelatihan kepada warga dan relawan.

“Agar kalau ada kebakaran masyarakat bisa cepat bertindak bukan hanya melihat dan justru bahaya,” tutupnya.




Bupati Sleman Terima Uang Pensiun dan Tabungan Hari Tua

Sleman – PT Taspen mulai memberikan layanan melebihi harapan peserta, yakni layanan yang diberikan tepat orang, artinya pembayaran manfaat kepada peserta yang bersangkutan atau ahli warisnya yang sah. Sementara pembayarannya secara tepat waktu dan tepat jumlahnya, artinya manfaat dibayarkan kepada yang berhak sesuai dengan jumlah ( tidak ada potongan dalam bentuk apapun). 

Dan yang menarik bahwa pembayaran tepat tempat, yaitu dibayarkan sesuai dengan tempat yang diinginkan dan tepat administrasi, artinya proses pembayaran manfaat, menurut prinsip-prinsip kearsipan dan dokumentasi.

Demikian disampaikan Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Jogja, Tumpak Pardede saat penyerahan uang pensiun dan Tabungan Hari Tua kepada Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI di Ruang tamu Bupati Sleman, Senin (6/4). Ikut hadir mendampingi Bupati pada kesempatan tersebut Asekda Bidang Administrasi R Djoko Handoyo SH, Kepala BKD Drs Iswoyo Hadiwarno, Kepala Bagian Organisasi Drs Susmiarto, Kepala Kemenag Sleman Drs Lutfi Hamid MAg dan Kepala Bagian Humas Dra Sri Winarti. Sedang Kepala Taspen Cabang Jogja didampingi Faoma Aro Daely, Djoko Purnomo dan M. Agung Nugroho.

Uang Pensiun dan Tabungan Hari Tua tersebut diserahkan langsung oleh Tumpak Pardede kepada Sri Purnomo yang memasuki TMT pensiun sebagai PNS mulai 1 April 2015. Uang pensiun dan Tabungan Hari Tua sebagai PNS dan Pejabat Negara yang  diterima Sri Purnomo meliputi besarnya uang Taspen sebagai PNS (PNS Kemenag) sebesar Rp 46 juta dan uang Taspen sebagai pejabat negara I (sebagai Wakil Bupati) Rp 5,5 juta. Sedangkan besarnya pensiun sebagai PNS tiap bulannya Rp 3,6 juta.

Besarnya uang taspen baik sebagai PNS maupun pejabat negara tersebut menurut Tumpak Pardede sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sedang uang Taspen sebagai pejabat negara, dalam hal sebagai Bupati belum diproses karena Bupati masih aktif sebagai Bupati dan belum habis masa jabatannya.

“Yang jelas strategi layanan Taspen tahun 2015 mencakup layanan klim otomatis, mobil layanan Taspen, Mitra layanan Taspen dan Service Point. Hingga PNS yang pensiun tidak perlu mengurus Taspen karena semua persyaratan dokumentasi persyaratan diurus oleh PT Taspen dan instansi terkait,” kata Tumpak.