Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan kerjasama dengan Universitas Islam Indonesia (UII). Penandatanganan kesepakatan kerjasama tersebut dilakukan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI yang bertindak atas nama Pemkab Sleman, dengan Rektor UII, Dr Ir Harsoyo MSc yang bertindak atas nama UII yang berlangsung di Ruang Rapat B Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Rabu (22/4).
Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Wakil Rektor UII Bidang Akademik UII, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, serta segenap pimpinan civitas akademika UII, Asisten Setda Bidang Pemerintahan, Staf Ahli Bupati, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kepala Bappeda, dan Kepala Dinas Dikpora.
Kesepakatan bersama yang ditandatangani tersebut terkait dengan kerja sama dalam pengembangan dan pemberdayaan Sumber Daya atau potensi daerah di Kabupaten Sleman.
Tujuan dari Kesepakatan bersama ini untuk lebih mendayagunakan potensi dan sumber daya yang ada secara optimal guna menunjang proses pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta lebih memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Sleman. Kerjasama ini meliputi, kerjasama pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan Praktek Kerja Lapangan, serta Kuliah Kerja Nyata.
Menurut Harsoyo, kerjasama yang ditandangani ini adalah kelanjutan dari kerjasama-kerjasama yang sebelumnya telah di lakukan antara Pemkab Sleman dengan UII. Bagi UII, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yang di wujudkan dengan kegiatan kuliah praktek di RSUD Sleman dan Puskesmas di wilayah Sleman, pendampingan dan pemberdayaan UKM, dan pengelolaan limbah kerajinan batik.
Sementara Sri Purnomo menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika UII yang turut serta mendukung upaya-upaya peningkatan sumberdaya daerah di Sleman, mengingat sampai dengan saat ini, Pemkab Sleman masih memiliki berbagai permasalahan yang mendesak untuk dicarikan solusinya.
Permasalahan tersebut antara lain belum optimalnya peran stake holder dalam penanganan kemiskinan, pendampingan perekonomian, penanggulangan napza, PEKAT, pengawasan pemondokan, HIV AIDS dan program Kabupaten Layak Anak.
“Dengan ditandatanganinya MoU ini, saya menaruh harapan besar kepada Universitas Islam Indonesia untuk dapat memberikan kontribusinya terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi Sleman,” kata Sri Purnomo.
Ditambahkan Sri Purnomo bahwa selama tahun 2014 yang lalu, Pemkab Sleman telah menanndatangani sebanyak 35 MoU dan 17 diantaranya adalah MoU dengan perguruan tinggi /akademi/sekolah tinggi. Sebagian besar MoU tersebut merupakan kerjasama di bidang peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Sedangkan bidang lainnya yaitu pada bidang hukum, pengawasan, pelayanan publik dan lain-lain.
Untuk itu Sri Purnomo berharap dengan MoU-MoU tersebut, seluruh perguruan tinggi khususnya yang ada di Kabupaten Sleman dapat berkontribusi terhadap terwujudnya masyarakat Sleman yang ebih sejahtera dan lebih berdaya saing.