Kesenian Sleman Tampil Memukau di Bali

Sleman – Kesenian Sleman yang ditampilkan di Balai Budaya Gianyar Bali, Minggu (26/4) malam mendapat sambutan yang meriah dari penonton baik dari pejabat, tokoh seni, wisatawan domestik dan mancanegara maupun masyarakat Gianyar. Pemkab Sleman membawa rombongan kesenian Sleman mementaskan tari Kridho Jatirasa yakni kesenian tari yang menggambarkan ungkapan ekspresi rasa persatuan dan kesatuan yang merupakan lukisan eksistensi seni dari DIY.
Tari ini dikemas dalam midly gabungan potensi seni unggulan DIY yakni Angguk dari Kulonprogo, Badui dari Sleman, Tayub dari Gunungkidul, Montro dari Bantul dan Reog Keprajuritan dari Kota Yogyakarta. Kolaborasi yang indah nan harmoni tersaji pada garapan tari ini. Dengan menyaksikan karya tari garapan Sutradara Agus Sukino SSn. dengan penata tari Nurul Dwi Utami SPd serta penata musik Sukoco, bagaikan semalam di DIY.
Tarian tersebut didukung oleh 18 penari dan 9 pengrawit. Pentas kesenian Sleman di Gianyar Bali ini digelar atas undangan Pemkab Gianyar bertajuk “Semalam Gelar Seni dan Budaya DIY di Gianyar” yang dikoordinasikan oleh Dinas Kebudayaan DIY dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Gianyar ke 244 dipimpin oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM.
Ayu berharap sajian seni pertunjukan di Bali ini dapat lebih mengenalkan potensi budaya DIY di kalangan masyarakat Bali maupun sekaligus wisatawan asing yang berada di lokasi pertunjukan.
Selain Kabupaten Sleman, Dinas Kebudayaan DIY juga membawa kontingen Kabupaten Gunungkidul yang menampilkan Campursari dan Fashion Show batik, Kabupaten Bantul dengan garapan tari upacara adat wiwitan, Kota Yogyakarta dengan tari Pujiastuti dan tari Lawung dan Kulonprogo menampilkan musik kreatif. Wayang orang juga ditampilkan oleh Dinas Kebudayaan DIY dalam pentas ini.