Anggaran Pilbup Membengkak Untuk Fasilitasi Kampanye

Sleman – Anggaran penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sleman tahun 2015 diperkirakan membengkak sekitar Rp 6 miliar. Demikian disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman, Ahmad Shidqi MHum kepada wartawan, kemarin. Menurut Ahmad Shidqi, estimasi awal,  KPU Sleman menghitung anggaran sebesar Rp 24 miliar. Namun dalam perkembangannya, pelaksanaan Pilbup diperkirakan butuh dana sekitar Rp 30 miliar.

Tambahan biaya itu dikatakan Ahmad Shidqi, dikarenakan adanya aturan baru yang mewajibkan KPU memfasilitasi setidaknya empat kegiatan kampanye Pilbup. Di antaranya debat publik, pembuatan bahan kampanye, pemasangan alat peraga, dan iklan di media massa. Sesuai aturan yang baru, pasangan calon tidak boleh melakukan empat kegiatan kampanye itu sendiri, harus difasilitasi oleh KPU.

Usulan tambahan anggaran itu masih dibahas bersama pemerintah daerah. Sebab sebelumnya, anggaran untuk Pilbup sudah ditetapkan sebesar Rp 24 miliar bersumber dari APBD Sleman. Namun demikian, aturan itu bersifat alternatif. Artinya, tidak semua dari empat kategori kampanye itu harus dilaksanakan oleh KPU. Namun bisa dipilih sebagian dengan mendasarkan pada skala prioritas.

“Besaran anggaran itu tergantung kemampuan daerah. Jika memang terbatas, beberapa kegiatan bisa dirasionalisasi,” kata Ahmad Shidqi.

Untuk sementara lanjutnya, pos biaya kampanye Pilbup dialokasikan 30 persen dari total anggaran. Jika dihitung dengan angka Rp 24 miliar, alokasinya sekitar Rp 7 miliar sampai Rp 8 miliar. Tahapan kampanye sendiri dijadwalkan mulai 27 Agustus hingga 5 Desember 2015. Pemungutan suara dilaksanakan secara serentak di 206 Kabupaten/Kota pada 9 Desember 2015, dan hanya akan berlangsung dalam satu putaran.




Lomba Menghias Nasi Kuning Untuk TK

Sleman – Lomba menghias nasi kuning untuk tingkat TK dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sleman ke 99 di Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (2/5) sangat meriah meskipun dalam suasana hujan, karena setiap peserta didampingi orangtuanya dan guru TK masing-masing. Meskipun pendamping maupun guru pada kesempatan tersebut hanya sebagai pengantar, karena tidak diperbolehkan mendampingi saat lomba berlangsung.

Lomba dibuka secara langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Dra Hj Kustini Sri Purnomo. Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Kepala Bagian Umum  Sukarno SH  yang juga pantia Hari Jadi Kabupataen Sleman ke 99.

Saat membuka lomba tersebut Ny Kustini menyampaikan bahwa dengan lomba tersebut diharapkan anak TK meskipun usinya masih sangat dini agar mampu berkreasi, disamping itu agar memupuk rasa percaya diri yang tinggi pada anak-anak bila berbaur dengan yang lain. Yang jelas dengan lomba tersebut agar anak lebih kreatif. Lomba yang berlangsung di rumah dinas tersebut menunjukkan bahwa rumah dinas itu bukan milik Bupati tetapi milik semua termasuk anak-anak TK untuk mengikuti berbagai lomba.

Sedangkan Ketua Penyelenggara Lomba, Endang Kusmawati melaporkan bahwa maksud diadakannya lomba tersebut untuk meningkatkan kreativitas anak, sebagai wahana belajar dan bermain bagi anak TK se Kabupaten Sleman. Peserta dalam lomba tersebut 100 peserta wakil dari TK se Kabupaten Sleman. Bertindak sebagai juri Eny Harjito dari TP PKK Kabupaten Sleman, Natalia dan Sigit Siswantara dari PT Sari Agrotam Persada.

Lomba menghias nasi kuning tersebut akan diambil 7 juara, setelah tim juri bekerja secara independen maka sebagai juara I Veluna Keysa Maulidia dari TK Kartika, juara II Ayena Winti Janitra dari TK ABA Sleman kota, juara III Siraz Dwi Rosana dari TK Amongyoga Sleman, juara harapan I  Zaskia Umaira Putri dari TK Sultan Agung Ngaglik juara harapan II Nadia Salvia Salsabila dari TK Mekar Melati Mlati juara harapan III Sevira Klausia Daryono daari TK Putra Jaya Mlati dan juara favorit jatuh pada Rifnatul Zaenap dari TK Mekar Melati Mlati.

Para juara mendapatkan uang pembinaan sebesar juara I Rp , juara II Rp , juara III Rp , juara harapan I Rp , juara harapan II Rp , juara harapan III Rp dan juara favorit Rp ,- Hadiah diserahkan oleh Sukarno SH.***

Lomba Menghias Nasi Kuning Untuk TK

Sleman, InfoPublik – Lomba menghias nasi kuning untuk tingkat TK dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sleman ke 99 di Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (2/5) sangat meriah meskipun dalam suasana hujan, karena setiap peserta didampingi orangtuanya dan guru TK masing-masing. Meskipun pendamping maupun guru pada kesempatan tersebut hanya sebagai pengantar, karena tidak diperbolehkan mendampingi saat lomba berlangsung.

Lomba dibuka secara langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Dra Hj Kustini Sri Purnomo. Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Kepala Bagian Umum  Sukarno SH  yang juga pantia Hari Jadi Kabupataen Sleman ke 99.

Saat membuka lomba tersebut Ny Kustini menyampaikan bahwa dengan lomba tersebut diharapkan anak TK meskipun usinya masih sangat dini agar mampu berkreasi, disamping itu agar memupuk rasa percaya diri yang tinggi pada anak-anak bila berbaur dengan yang lain. Yang jelas dengan lomba tersebut agar anak lebih kreatif. Lomba yang berlangsung di rumah dinas tersebut menunjukkan bahwa rumah dinas itu bukan milik Bupati tetapi milik semua termasuk anak-anak TK untuk mengikuti berbagai lomba.

Sedangkan Ketua Penyelenggara Lomba, Endang Kusmawati melaporkan bahwa maksud diadakannya lomba tersebut untuk meningkatkan kreativitas anak, sebagai wahana belajar dan bermain bagi anak TK se Kabupaten Sleman. Peserta dalam lomba tersebut 100 peserta wakil dari TK se Kabupaten Sleman. Bertindak sebagai juri Eny Harjito dari TP PKK Kabupaten Sleman, Natalia dan Sigit Siswantara dari PT Sari Agrotam Persada.

Lomba menghias nasi kuning tersebut akan diambil 7 juara, setelah tim juri bekerja secara independen maka sebagai juara I Veluna Keysa Maulidia dari TK Kartika, juara II Ayena Winti Janitra dari TK ABA Sleman kota, juara III Siraz Dwi Rosana dari TK Amongyoga Sleman, juara harapan I  Zaskia Umaira Putri dari TK Sultan Agung Ngaglik juara harapan II Nadia Salvia Salsabila dari TK Mekar Melati Mlati juara harapan III Sevira Klausia Daryono daari TK Putra Jaya Mlati dan juara favorit jatuh pada Rifnatul Zaenap dari TK Mekar Melati Mlati.

Para juara mendapatkan uang pembinaan sebesar juara I Rp , juara II Rp , juara III Rp , juara harapan I Rp , juara harapan II Rp , juara harapan III Rp dan juara favorit Rp ,- Hadiah diserahkan oleh Sukarno SH.




Upacara Hardiknas

Sleman – Pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional tahun 2015 ini di Kabupaten Sleman meskipun diguyur hujan tetap berlangsung, bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI. Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Sleman dr Sunartono MKes, para Asekda, para Kepala Dinas, Kantor, Badan, juga daru DPRD Sleman. Sedang peserta upacara para siswa mulai dari SD, SMP dan SMA/SMK dan unsur PNS di Kabupaten Sleman dan para guru.

Dalam sambutan tertulisnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan RI yang dibacakan Bupati Sleman antara lain menyampaikan bahwa republik ini digagas oleh anak-anak muda terdidik dan tercerahkan. Pendidikan telah membukakan mata dan kesadaran mereka untuk membangun sebuah negara yang berakar pada adat dan budaya bangsa nusantara, beralaskan semangat gotong royong, tetapi tetap mengedepankan dan menumbuh kembangkan prinsip kesejajaran dan kesatuan sebagai sebuah negara modern.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pendidikan telah membukakan pintu wawasan, menyalakan cahaya pengetahuan, dan menguatkan pilar ketahanan moral. Disampaikan pula bahwa kesejahteraan yang telah  diraih tersebut jelas terlihat bahwa pendidikan adalah hulunya. Karena pendidikanlah maka terbuka peluang untuk hidup lebih baik.

Menteri mengajak berperan serta untuk membuat generasi anak-anak bisa meraih yang jauh lebih baik dari yang berhasil diraih oleh generasi kita ini. Dan iuran paling mudah adalah kehadiran. Datang sekolah, datang guru, datangi anak-anak pelajar, lalu terlibat untuk berbagi, untuk menginspirasi dan terlibat untuk ikut memajukan dunia pendidikan. Wajah masa depan  berada di ruang-ruang kelas, memang, akan tetapi hal tersebut bukan berarti bahwa tanggung jawab membentuk masa depan itu hanya berada di pundak pendidik dan tenaga kependidikan di institusi pendidikan.

Secara konstitusional mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik. Mengembangkan kualitas manusia Indonesia harus dikerjakan sebagai sebuah gerakan bersama. Semua harus ikut peduli, bahu membahu, saling sokong dan topang untuk memajukan kualitas manusia Indonesia lewat Pendidikan. Pada kesempatan upacara tersebut juga diserahkan Piala dan uang pembinaan bagi guru berprestasi tingkat Kabupaten Sleman.

Untuk jenjang TK juara I Erna Yuli Agustin, Spd, PAUD dari TK Indriyasana Babadan Turi, juara II Desy Hermani Spd dari TK Batik PC GKBI Medari, juara III Zuniarsih Spd dari TK ABA Rewulu Kulon Godean. Jenjang SD juara I Eni Norhayati, Spd dari SD Muhammadiyah Kadisoka Kalasan, juara II Harni, Spd dari SDN Nogopuro Depok, juara III Khamnah Munadhiroh, Spd dari TK dan SD Model. Jenjang SMP juara I Triworo Styaningsih, Spd dari SMPN 2 Ngemplak Juara II Sri Asih Spd Mpd dari SMPN 1 Tempel, juara III C. Cahayaningsih Pmd dari SMPN 4 Pakem.

Jenjang SMA juara I Dwi Astuti Indriati, Spd dari SMAN 1 Kalasan, juara II Handaka Dwi Wardaya, Spd dari SMAN 1 Sleman, juara III Dra. Sri Netty Purwaningsih dari SMAN 2 Sleman, Dan jenjang SMK juara I Dwi Indah Kurniasih Wintolo Sari, Spd dari SMKN 1 Depok, juara II Dwesthi Laksnityasi Budiasih Spd dari SMKN 1 Depok dan juara III Dra Eny Hendriyati, MT dari SMKN 2 Depok. Juara I mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 2,5 juta, juara II mendapat uang pembinaan Rp 1,5 juta  dan juara III uang pembinaan Rp 1 juta. Piala dan uang pembinaan diserahkan oleh Bupati Sleman usai upacara bendera.