Sleman – Dari hasil penilaian oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI yang dipimpin Felix Iryantomo, ATD dan didampingi Triana Nurria Pawening, Lisvina Tejowati dan ternyata kondisi sarana transportasi yang ada diKabupaten Sleman masih banyak yang harus dibenahi.
Sebagian sarana transportasi dan sarana pendukung lainnya misalnya masih adanya rambu lalu lintas yang pemasangannya belumtepat, termasuk kondisi rambu tersebut yang masih perlu dibenahi.
Misalnya kondisi rambu yang sudah usang catnya, rambu tersebut juga terhalang oleh beberapa pohon dan dahan yang mengganggu penglihatan pengguna jalan. Hal tersebut disampaikan Felix Iryantomo saat pemaparan hasil penilaian di beberapa ruas jalan di Kabupaten Sleman di ruang pertemuan Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (1/7). Dalam paparan tersebut tim diterima Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI.
Menurut Felix bahwa tahap penilaian yang telah dilakukan tersebut melalui tiga tahap, tahap pertama penilaian dokumentasi administrasi yang meliputi perencanaan, pendanaan, kelembagaan dan lainnya. Sedang tahap kedua survei teknis dan operasional yang meliputi sarana, prasarana, lalu lintas, pelayanan pada masyarakat, dan yang ketiga adalah meliputi penilaian lapangan kemitraan.
Disampaikan pula bahwa di beberapa ruas jalan, misalnya di Ringroad utara rambu lalu lintas tampilannya kalah jauh dengan beberapa iklan hingga pengguna jalan lebih memperhatikan iklan daripada rambu lalu lintas, sepintas memang banyak ruas jalan dipenuhi beberapa ilkan.
Termasuk adanya spanduk Pos Ojek yang merupakan angkutan yang tidak resmi. Yang jelas tambah Felix pemerintah daerah perlu lebih menertibkan angkutan umum termasuk keberadaan ojek.
Sedang evaluasi yang dilakukan di beberapa ruas jalan sekitar Kabupaten Sleman, secara umum cukup baik seperti di jalan Parasamyajalannya cukup lebar, marka jalannya masih cukup baik dan beberapa trotoarnya sesuai dengan peruntukannya.
Hanya saja Felix menyoroti adanya trotoar yang beralih fungsi, misalnya untuk jualan pedagang kaki lima seperti di jalan bawah Pengadilan Negeri Sleman, termasuk beralihnya trotoar sebagai lahan parkir, untuk itu pemerintah daerah perlu menertibkannya.
“Satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dengan banyaknya reklame di beberapa ruas jalan seolah beberapa ruas jalan tersebut sudah menjadi metropolitan iklan kalau hal tersaebut tidak saegera dibenahi daan diatur dikawatirkan semua ruas jalan akan dipenuhi papan reklame, tentu pemandangan tersebut menjadi tidak indah,” kata Felix.
Yang tidak kalah penting lanjutnya, dan seolah kurang penting yaitu adanya beberapa trotoar yang potongan jalannya terlalu tinggi, mestinya yang landai agar pengguna jalan lebih nyaman, terlebih lagi bagi pengguna jalan kaum difabel.
Menyinggung keberadaan terminal Jombor yang tidak lepas dari pengamatan tim penilai, secara umum cukup baik hanya saja perlu ada pembenahan di beberapa ruaas dan fasilitas, misalnya fasilitas penunggu calon penumpang, dan beberapa petuntuk papan yang perludicat ulang dan penempataanya perlu disempurnakan, termasuk papan informasi yang memuat jalur tujuan, termasuk tarif yang harusdibayar penumpang.