Posko Terpadu Sleman Siap Layani Pemudik

Sleman – Posko terpadu yang dikoordinatori Pemkab Sleman siap menyambut mudik Lebaran dengan memberikan pelayanan pada pemudik. Seperti diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sleman, Drs Agoes Soesilo Endiarto MSi bahwa Pemkab Sleman menyiapkan 6 titik posko terpadu.

Keenam Posko terpadu itu antara lain di posko induk Dishubkominfo Sleman, Terminal Jombor, Terminal Condongcatur, Terminal Gamping, Terminal Pakem, dan Terminal Prambanan. Selain itu, Pemkab Sleman juga menjalin koordinasi dengan pos pemantauan Polres Sleman di sepanjang jalur mudik.

“Posko terpadu yang disiapkan juga akan terintegrasi dengan layanan medis baik dari Dinas Kesehatan maupun PMI serta layanan keamanan Polres Sleman,” kata Agoes, Jumat (10/7).

Dikatakan Agoes guna mengoptimalkan posko terpadu tersebut, Dishubkominfo telah menyiagakan 69 petugas yang tersebar di 6 posko. Selain petugas Dishubkominfo, posko terpadu juga akan didukung petugas dari beberapa intansi sepeti Satpol PP, Pramuka, serta beberapa kelompok relawan.

“Harapannya dengan persiapan yang sudah dilakukan, kegiatan mudik lebaran di wilayah Sleman berjalan aman dan tertib. Jika masyarakat membutuhkan bantuan, kami minta tidak segan datang ke posko yang telah disediakan,” tuturnya.

Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 dan arus balik pada H+3 lebaran. Diperkirakan sebanyak mobil pribadi serta sepeda motor akan melintas di Sleman.




Bupati Pantau 4 Perusahaan di Sleman

DSC_0105bernasSleman – Guna memastikan kegiatan beberapa perusahaan di Sleman berjalan baik menjelang Lebaran, Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI melakukan pantauan di 4 perusahaan di Sleman, Jumat (10/7), Keempat perusahaan tersebut antara lain PT GE Lighting di Denggung Sleman, PT Mataram Tunggal Garmen di Ngaglik, PT GKBI Medari dan PT Westa Kusuma Pustaka. Dalam kunjungannya Sri Purnomo didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Drs Untoro Budiharjo, Kepala Bidang Tenaga Kerja Sutiasih SP MM, Kabag Humas Dra Sri Winarti,  SPSI Sleman Legowo.

Di PT GE Lighting Sleman, Sri Purnomo diterima Dirutnya Hendriyani Gundana yang pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa PT GE Lighting Sleman mempunyai karyawan sebanyak 444 orang dan terbagi dalam 3 shif kerja, dengan 8 jam kerja perhari, produksi lampu TL dan Bolam. Disampaikan Hendriyani bahwa saat ini untuk bisnis lampu penerangan memang sangat berat dengan banyaknya produk impor, namun dengan kerja keras dan keuletan dari menejemen dan karyawan maka PT GE tetap bertahan dan dapat menghidupi karyawannya.

Menurut Hendriyani di Indonesia saat ini perusahaan lampu penerangan yang masih eksis hanya ada tiga yaitu PT GE Lighting Sleman, PT Asram dan Philips.  Yang jelas tambah Hendriyani karyawan PT GE Lighting sampai saat ini tetap eksis dengan berbagai fasilitas, antara lain fasilitas kesehatan baik untuk karyawan sendiri maupun keluarganya, termasuk hubungan antara perusahaan dan keluarganya cukup baik, dengan dilakukannya kegiatan yang melibatkan keluarga karyawan .

Misalnya Family Gathering yang secara rutin dilakukan dengan melibatkan keluarga besar PT GE Lighting, termasuk beberapa fasilitas yang ada seperti adanya Klinik kesehatan secara gratis bagi karyawan perusahaan tersedia dokter dan perawat setiap saat.

Kesehatan karyawan perusahaan sangat terjamin dan diperhatikan dengan baik, karena adanya komunikasi yang baik antara menejemen dan karyawan, termasuk bantuan kesehatan bagi yang sakit dan melahirkan dan sumbangan uang duka bagi karyawan yang kena musibah. Tidak ketinggalan Refresing selalu dilakukan setiap tahun bagi karyawan.

Disamping kegiatan tersebut juga ada CSR nya dengan kegiatan sosial kemasyarakatan termasuk menyalurkan dana untuk masyarakat dengan melibatkan karyawan. Ditambahkan pula fasilitas untuk kesejahteraan karyawan antara lain adanya THR sebesar 1,25 kali gaji, adanya premi hadir, uang lembur, bonus, insentip setiap bulan.

Salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan karyawan maka PT GE Lighting juga menyediakan makan bagi karyawan, dengan setiap saat menu tersebut sebelum disampaikan kepada karyawan akan diambil sempelnya dulu apakah makanan tersebut sehat dan memenuhi syarat kadar kalorinya atau tidak.

Sedang di PT Mataram Tunggal Garmen, Bupati Sri Purnomo diterima Direktur HRD Robby Kusumaharta dan beberapa staf menejemen. Usai diterima Sri Purnomo juga melakukan peninjauan di beberapa ruang produksi.




Jelang Lebaran Dishubkominfo Siapkan Kantong Parkir

Sleman – Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sleman, Drs Agoes Soesilo Endiarto MSi mengatakan menjelang lebaran, pihaknya sudah menyiapkan kantong-kantong parkir dan kantong parkir tersebut disiapkan terutama di lokasi yang ramai dan berpotensi menimbulkan kemacetan.

Untuk menyiapkan kantong – kantong parkir tersebut, Dishubkominfo juga sudah memberikan pengarahan kepada  petugas parkir di lokasi yang ramai. Sehingga diharapkan penataan parkirnya dapat lebih rapi dan tidak mengganggu lalu lintas.

“Lokasi parkir tepi jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan di antaranya Pasar Gamping, Jalan Kaliurang, Jalan Monjali, dan Jombor. Di lokasi-lokasi tersebut biasanya jumlahkendaraan yang diparkir meningkat,” kata Agoes, Jumat (10/7).

Agoes juga meminta petugas parkir untuk tidak memaksakan memarkir kendaraan jika memang tidak mencukupi kapasitasnya. Sehingga tidak membludak ke jalan dan mengganggu lalu lintas. Agoes juga menyampaikan monitoring parkir tidak hanya dilakukan di lokasi-lokasi kantong parkir saja. Namun juga di lokasi pariwisata yang memiliki potensi kerawanan.

“Pemantauan dan pengawasannya akan dilakukan secara mobile,” kata Agoes.