Olahan Belut Godean Banyak Diburu Pemudik

Olahan Belut Godean Banyak Diburu Pemudik

Sleman – Godean Sleman memang sudah dikenal sebagai pusatnya olahan belut. Karena itu setiap musim liburan banyak wisatawan yang berburu aneka olahan belut. Seperti pada libur Lebaran sekarang ini banyak pemudik yang memanfaatkan kesempatan liburan dengan membeli oleh-oleh khas Sleman berupa keripik belut. Olahan belut ini bisa dibeli di pusat kuliner belut Godean. Ditempat tersebut, wisatawan bisa membeli olahan belut basah maupun kering.

Bagi yang sudah tahu keberadaan kuliner belut Godean tersebut ada kewajiban tersendiri untuk mengunjungi kuliner belut khas Sleman saat ke Jogja. Awal tahun 2014 lalu Dinas Pasar Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Sleman  meresmikan Pusat Kuliner Belut Godean yang terletak di Jalan Godean Km 10 atau  sekitar 1 km sebelah timur Pasar Godean.

Awalnya, seperti dituturkan Atin, salah seorang penjual olahan belut basah, Selasa (21/7) kuliner belut ini berada di area Pasar Godean, dengan alasan ketertiban karena para pembeli bermobil seringkali memarkir kendaraan di pinggir jalan yang menyebabkan macet, maka dilokalkanlah olahan belut ini oleh Pemkab Sleman.

Ketika memasuki sentra olahan belut ini, yang terlihat adalah   puluhan pedagang jajanan keripik belut dengan losnya yang rapi. Jika lebih masuk lagi  akan menemui olahan belut basah (makanan berat) yang mana mereka adalah pemenang lomba olahan belut yang diadakan pemerintah. Untuk olahan kering sudah lebih dulu yaitu sejak Februari 2014, sedangkan olahan basah baru sejak Januari 2015.

“Warung-warung belut ini biasanya ramai ketika akhir pekan dan hari libur seperti pada libur Lebaran sekarang ini banyak yang datang,” kata Atin.

Sekarang ini karena libur Lebaran yang beli kebanyakan pemudik dari luar Sleman. Namun kalau libur akhir pekan sering ada yang pesan dimasakin khusus untuk rombongan, terus mereka makan bareng-bareng.

Di sentra kuliner ini, belut didapat dari Jawa Timur sebab budidaya belut yang ada di Kulonprogo masih belum mampu memenuhi kebutuhan belut di sini. Harga belut hidup kisaran Rp tergantung ukuran serta musim. Semisal saat bulan purnama belut malah menjadi langka.

Empat warung olahan belut basah di pusat kuliner belut Godean masing-masing menyediakan menu yang berbeda. Di Lesehan Pendopo milik Mbak Atin tersedia rica-rica belut, gulai belut, belut geprek, bothok belut, aneka sambal belut, belut goreng pedas manis, serta aneka saos belut. Warung yang lain menawarkan rendang belut, tongseng belut, balado belut, opor belut, serta oseng belut.

Lain lagi warung Rahmah, di sini disajikan belut goreng pandan, sambel belut goreng, wader goreng, sambel wader. Sedangkan warung Yu Sud punya masakan khas mangut belut. Untuk keripik belut harganya standar antara  Rp per kg. Serta olahan basah kisaran Rp per porsi.




Puncak Arus Balik Bersamaan dengan Berakhirnya Cuti Bersama

Sleman – Cuti bersama sudah berakhir puncak arus balik Lebaran 2015 diperkirakan terjadi Selasa (21/7). Perkiraan puncak arus balik Selasa karena hingga hari Senin  jumlah penumpang di Terminal Jombor  belum ada lonjakan.

Demikian disampaikan Kasi Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sleman, Marjanta SSiT, kemarin. Menurut Marjanta, Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun karyawan perkantoran sudah mulai masuk kerja pada Rabu (22/7). Biasanya para pemudik kembali ke daerahnya sehari sebelum masuk kerja.

“Diperkirakan hari ini (Selasa, 21/7)  puncak arus baliknya, baik itu yang turun maupun berangkat dari Terminal Jombor,” kata Marjanta.

Perkiraan ini dilihat dari jumlah penumpang  di Terminal Jombor belum signifikan hingga Senin (20/7).

Arus balik dari Terminal Jombor dikatakan Marjanto, untuk jurusan jarak jauh  paling banyak jurusan Jogja – Sumatera dan Jakarta. Sedangkan jarak dekat, kebanyakan jurusan Jogja -Borobudur dan Jogja – Semarang. “Selama ini tidak ada keterlambatan, baik yang datang maupun berangkat,” ujarnya.