Sleman – Dalam rangka mendukung sukses Pemelihan Bupati (Pilbup) tahun 2015 di Kabupaten Sleman, serta antisipasi konflik sosial, Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Sleman mengadakan forum silaturahmi Forum Pimpinan Daerah dengan para penyelenggara Pilbup, jajaran aparat keamanan dan ormas.
Menurut Kepala Kantor Kesbang, Drs Ardani, acara ini dikemas dalam bentuk pengarahan dari Kapolres Sleman yang menyampaikan materi peran masyarakat dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif menjelang Pilbup/Wabub.
Dandim Sleman menyampaikan materi Deteksi dan cegah dini potensi ancaman Pilbup/wabub, Ketua KPU Ahmad Shidqi dengan materi tahapan dan permasalahan aktual Pilbup/Wabup Sleman, dan Ketua Panwaslu menyampaikan materi pengawasan Pilbub/Wabup menuju demokrasi yang bermartabat.
Yang diundang dalam acara ini personil dari Polres Sleman, Kodim Sleman, Danramil, Kapolsek, Camat, Ketua PPK di 17 Kecamatan, Ketua Panwascam di 17 Kecamatan, PPS di 86 desa, parpol, tokoh masyarakat, tokoh agama, Forum Kemitraan Masyarakat, Organisasi Pemuda dan Desk Pilkada DIY.
Sementara itu Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi mengatakan pada akhir tahun 2015 ini, masyarakat Kabupaten Sleman memiliki agenda besar dalam tahap demokrasi yakni Pemilihan Kepala Daerah. Sehubungan dengan hal tersebut banyak hal yang harus dipersiapkan terkait dengan komitmen untuk menyelenggarakan Pilbup yang jujur dan bersih.
Kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan Pilbup 2015 merupakan penentu kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sleman ke depan. Keberhasilan penyelenggaraan Pilbup 2015 tidak hanya diindikasikan dengan seberapa besar warga yang punya hak pilih dapat menggunakan hak suaranya saja.
Keberhasilan Pilbup juga diindikasikan dengan pelaksanaanya yang lancar dan tertib, serta situasi dan kondisi yang tetap kondusif, aman dan nyaman, di semua tahapan Pilbup 2015 ini.
Kegiatan Forum Silaturahmi Pemerintah Daerah, Pimpinan Parpol, Ormas, OKP, LSM, Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Sleman merupakan sarana diskusi dan silaturahmi yang mengedepankan peningkatan partisipasi semua unsur pimpinan dalam menjaga dan meningkatkan ketertiban, kenyamanan dan keamanan menuju Kabupaten Sleman yang lebih kondusif terutama menjelang diadakannya Pilbup 2015.
Gatot menekankan untuk menyelenggarakan Pilbup sesuai dengan asas-asas Demokrasi Pancasila. Pemilihan Kepala Daerah harus diselenggarakan dengan baik sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku dan menjunjung tinggi nilai kejujuran, adil, bersih dan tanpa ada paksaan dari oknum-oknum tertentu.
Kondisi keamanan dan ketertiban di DIY termasuk wilayah Sleman menjadi barometer keamanan dan ketertiban Nasional. Oleh karena itu, Pilbup sebagai awal demokrasi rakyat kita selenggarakan sebaik-baiknya dan memiliki keistimewaan.
“Kita tunjukan bahwa kita sebagai masyarakat DIY memiliki kesadaran politik dan melaksanakannya sesuai demokrasi Pancasila. Marilah kita tampilkan pelaksanaan pemilihan Kades yang memperlihatkan kecerdasan calon yang dipilih dan yang memilih,” kata Gatot.