Menteri PANRB Dorong Sleman Raih Nilai A dalam Reformasi Birokrasi

Kunjungan Men PANRB di DukcapilSleman – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PANRB), Yuddy Chrisnandi melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Sleman, Jumat (16/10) sore. Yuddy Chrisnandi beserta rombongan diterima langsung oleh Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi, Sekda Sleman dr Sunartono MKes beserta jajarannya.

Dalam kunjungannya Men PANRB ingin mengetahui sejauh mana pelayanan publik di Kabupaten Sleman. Menurut Yuddy, dalam beberapa tahun ini nilai Reformasi Birokrasi Sleman sudah mencapai nilai B atau bisa dikatakan baik, namun Yuddy berharap agar Sleman dapat segera meraih nilai A atau nilai tertinggi dalam Reformasi Birokrasi.

Selain itu Yuddy juga menyinggung tentang netralitas PNS menjelang Pilkada, Yuddy mengingatkan agar jajaran aparat Pemerintah Kabupaten Sleman dapat menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada. Yuddy menambahkan sanksi kepada PNS yang melanggar aturan netralitas Pilkada sudah jelas, surat edaran mengenai hal tersebut sudah dikirimkan ke seluruh Pemda di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Men PANRB dan rombongannya ditemani Bupati Sleman beserta jajaran pejabat Sleman mengunjungi sejumlah tempat yaitu, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Daerah (BPPT dan PMD), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sleman, RSUD Sleman, dan terakhir Polres Sleman.




Jelang Pilkada, Pemkab Tak Berwenang Komentari Permasalahan Politik

Sleman – Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi mengatakan sebagai Penjabat Bupati Sleman mendapat tugas utama mensukseskan pelaksanaan Pilkada Sleman yang direncanakan serentak tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Namun dengan situasi politik menjelang pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Sleman, Gatot tetap berharap Pilkada bisa dilaksanakan sesuai rencana dan sesuai dengan regulasi serta tatanan yang ada.

“Jika Pilkada Sleman dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan tatanan yang ada maka ke depan akan tetap  aman. Dalam tahapan Pilkada, saya lihat Sleman sudah melakukan sesuao langkah-langkah yang  ada,” kata Gatot di Sleman, Jumat (16/10).

Ketika ditanya tentang masih adanya persoalan dari salah satu pasangan calon, Gatot hanya mengatakan ditunggu saja keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik KPU Pusat maupun Sleman.

“Dalam permasalahan ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)tidak berwenang mengomentari permasalahan yang menyangkut politik,” kata Gatot.

Namun demikian lanjutnya, Pemerintah akan  terus mengikuti semua langkah-langkah yang telah dilakukan KPU sesuai kewenangan pemerintahan.

“Harapan kita tentunya  Pilkada bisa berjalan dengan baik sehingga bisa menghasilkan Bupati definitif,” tutur Gatot.

Sementara Sekda Sleman, dr Sunartono MKes mengatakan akan tetap menjaga soliditas dan netralitas dari PNS di Pemkab Sleman.

“Dalam Pilkada harapannya tentu saja bisa terjaga terus suasana yang aman di Sleman sehingga pelaksanaan  Pilkada bisa berjalan lancar. Maksud Pilkada aman, aman juga dari proses -proses hukum,” tambah Sunartono.