Membangun Karakter Siswa Dengan LBB

IMG_2748Sleman – Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Sleman (PPI Sleman) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman gelar Lomba Baris Berbaris (LBB) tingkat Kabupaten di Lapangan Pemda Sleman dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Jadi PPI Sleman ke 25, Minggu (18/10). Peserta LBB berasal dari tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se Kabupaten Sleman.

Ketua PPI Sleman, Bagus Priyo Yudanto mengatakan lomba baris berbaris bertujuan guna membangun karakter, mental siswa dan sebagai wadah ekstrakulikuler di sekolah. Dikatakan pula juara LBB tingkat kabupaten/wilayah akan dikirim  untuk mengikuti LBB tingkat provinsi pada akhir November tahun ini.

Total peserta LBB sebanyak 83 pleton, dengan rincian 13 pleton smp putra, 25 pleton smp putri, 18 pleton sma putra, dan 27 pleton sma putri.  Ketentuan Lomba disesuaikan dengan SKEP PANGAB No. 611/X/1985 tentang peraturan baris berbaris TNI-POLRI. Sedangkan penilaian LBB meliputi teknik sesuai SKEP PANGAB No. 611/x/1985, kekompakan/keindahan dalam gerakan baris berbaris, dan penguasaan medan serta teknik oleh komandan pleton.

Adaapun Juaranya, untuk kategori pleton SMP/MTS putri Juara I SMP N 2 Mlati (nodada 065), Juara II SMP N 2 Mlati (nodada 069), Juara III SMP N 1 Sleman (nodada 025). Kategori pleton SMP/MTS putra Juara I SMP N 1 Turi (nodada 221), Juara II SMP N 1 sleman(nodada 225), Juara III SMP N 2 Mlati (nodada 243).

Untuk Kategori pleton  SMA/SMK/MA putra Juara I SMK Penerbangan AAG (nodada 128), Juara II SMK N 2 Depok (nodada 122), Juara III SMA N 1 Pakem (nodada 100). Pleton SMA/SMK/MA putri Juara I SMA N 1 Pakem(nodada 175), Juara II SMA N 1 Sleman(nodada 187), Juara III SMA N 1 Depok(nodada 183).

Sedangkan untuk kategori Komandan SMP/Mts putri Juara I Luthfi Ika (no dada 065), Juara II Maulida (no dada 069), Juara III Tsaniah M (no dada 025). Komandan SMP/Mts putra Juara I Ainur Raihan (nodada 221), Juara II Ahmad Farhan N(nodada 225), Juara III Reyhan Arya L(nodada 223).

Dan untuk kategori Komandan tingkat SMA/SMK/MA putra Juara I Peggi Sugandy(nodada 128), Juara II Ramadhan Galih(nodada 100), Juara III Muh Afrizalsyafri (nodada 134). Komandan SMA/SMK/MA putri Juara I Adistya Kintan (nodada 137), Juara II Sisilia Dwi (nodada 175), Juara III Nindya Prapitasari (nodada 139). Untuk juara umum tingkat SMP/Mts diraih oleh SMP N 2 MLATI, sedang juara umum tingkat SMA/SMK/MA oleh SMK PENERBANGAN AAG.

Juara LBB berhak mendapatkan hadiah berupa thropy, sertifikat, dan uang pembinaan. Untuk Pleton Juara II mendapatkan uang pembinaan senilai Rp. ,-, Juara II Rp. ,-, Juara III Rp. ,-. Untuk kategori komandan Juara I mendapatkan Rp. ,-, Juara II Rp. ,-, Juara III Rp. ,-.***




Sleman Targetkan Juara Umum Porda XIII DIY Kulonprogo

IMG_2807Sleman – Bupati Sleman, Gatot Saptadi remi mengukuhkan dan melepas 678 atlet Porda XIII DIY kontingen Kabupaten Sleman di Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (19/10). Porda XIII DIY digelar di Kulonprogo. Kabupaten Sleman akan mengikuti 402 nomor dari total 409 nomor cabang olahraga. 

Porda XIII DIY resmi dimulai pada senin 19 Oktober 2015 sore. Tetapi sekitar 15 cabang olahraga telah bertanding terlebih dahulu, karena beberapa cabang waktunya bersamaan dengan pelaksanaan pra kualifikasi PON. Dan, untuk sementara Kabupaten Sleman telah berhasil mengamankan 39 medali emas di Porda XIII DIY Kulonprogo.

Dikatakan oleh Ketua Umum KONI Sleman Pramono bahwa Porda Sleman menargetkan 35% atau 142-145 medali emas dari 402 yang terdiri dari 35 cabanga olahraga. Untuk itu Pemkab Sleman, Dikpora Sleman, dan Koni Sleman merencanakan kepada atlet yang memperoleh medali emas akan diberikan  bonus sebesar Rp. ,- per orang tambahnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Gatot Saptadi menyampaikan Porda XIII DIY di Kulonprogo merupakan sarana membina dan mencari bibit atlet potensial dan memberikan atlet kesempatan mengembangkan kemampuannya. Bupati Sleman, Gatot Saptadi juga berharap kotingen Porda XIII DIY Kabupaten Sleman mampu membawa pulang predikat juara umum di Porda XIII DIY Kulonprogo setelah absen 2 tahun.

Selain itu, Bupati Sleman Gatot Saptadi menyampaikan bahwa olahraga perlu ditingkatkan kualitasnya karena merupakan sarana pembinaan karakter bangsa yang tidak terbatas dari segi fisik saja tapi juga sisi mental. Olahraga dapat menghasilkan seseorang menjadi insan yang kreatif, berbudaya, berprestasi, dan menghargai cipta, karsa serta rasa. Olahraga juga mempunyai aspek pembangunan nama bangsa yaitu tinggi rendahnya kualitas olahraga akan menjadi cermin martabat bangsa ditengah – tengah pergaulan dunia.

Terkait adanya pembelian atlet di daerah dengan tujuan menjadi juara umum, Gatot mengharapkan selman tidak melakukannya. Prestasi Atlet harus berasal dari atlet lokal binaan Sleman sendiri. Atlet diharapkan bertandig dengan sungguh – sungguh agar mampu meraih prestasi terbaik. Namun, tekad meraih juara umum jangan dilakukan dengan mengabaikan nilai –  nilai sportifitas dan menghalalkan segala cara, karena kemenangan hanyalah bagian dari proses pembangunan karakter atlet, pungkasnya.***




Warga Gayamharjo Terima Bantuan Air Bersih dari Pemda

IMG-20151016-WA0003_1Sleman – Dalam rangka peringatan Natal tahun 2015 panitia peringatan Natal Kabupaten Sleman  mengadakan kegiatan bakti sosial bantuan air bersih di Desa Gayamharjo Kecamatan  Prambanan Sleman.

“Droping air bersih untuk warga Desa Gayamharjo tersebut sudah kita lakukan  pada hari Jumat 16 Oktober 2015 dibalai Desa Gayamjarjo sekitar pukul WIB,” kata Ketua Panitia peringatan Hari Natal Kabupaten Sleman, HY Aji Wulantara SH MHum di Sleman, Senin (19/10).

Menurut Aji Wulantara, saat melakukan droping diterima langsung Kepala Desa Gayamharjo yang selanjutkan dilakukan penerimaan bantuan secara simbolis dan dilanjut penyerahan air bersih dari tangki air untuk dibagikan ke warga Gayamharjo. Pada kesempatan ini panitia menyampaikan bantuan air bersih sebanyak 10 tangki.‬




Sektor Industri Sleman Bersiap Hadapi MEA

Sleman – Sektor industri dan perdagangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tengah berupaya untuk mempersiapkan para pelaku usaha khusus­nya Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mempersiapkan diri menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asia). Langkah kongkrit yang dilakukan Pemkab Sleman adalah dengan mengadakan workshop dan pelatihan bagi UKM dalam rangka meningkatkan wawasan dalam menghadapi MEA.

Disampaikan Suyamsih, pada sektor industri, jumlah usaha industri yang ada di Kabupaten Sleman pada tahun 2014 tercatat sebanyak terdiri dari industri kecil dan Rumah Tangga dan 144 Industri Besar dan menengah di Hotel Indolux, Senin (19/10).

Sedangkan pada sektor perdagangan, pada tahun 2014 tercatat jumlah sarana perdagangan di Kabupaten Sleman sejumlah 403 terdiri dari pasar Pemerintah Kabupaten, pasar desa, pasar hewan dan toko modern. Jumlah usaha perdagangan tercatat sebanyak usaha.

Sementara Kepala BPS Sleman Ir Arina Yuliati menyampaikan bahwa peserta Temu wicara dengan pelaku usaha Sektor pariwisata, industri dan perdagangan tersebut sebanyak 48 peserta yang terdiri dari sektor indsutri sebanyak 13 orang, sektor konstruksi 2 orang, sektor pariwisata 19 orang, SKPD 10 orang dan sektor perdagangan 4 orang.

Bertindak sebagai nara sumber pada temu wicaara tersebut Dra Suci Iriana Sinuraya dari Dinas  Perindakop Kabupaten Sleman, dan Drs Istidjab Danunagoro MM dari Perhimpunan Hotel dan Restoran.