Pemkab Sleman Terus Kembangkan Sektor Pariwisata
Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus mengembangkan sektor pariwisata dengan meningkatkan daya tarik objek wisata dan sarana pendukungnya.
“Sektor pariwisata pada 2014 terdapat 99 objek dan daya tarik wisata,” kata Asisten Bidang Pembangunan, Dra Suyamsih MPd di Sleman, Rabu (21/10).
Menurut Suyamsih, objek wisata di Sleman terdiri dari wisata alam, wisata candi, wisata agro, wisata desa, wisata museum, wisata pendidikan, wisata monumen, wisata sejarah.
“Usaha sarana wisata di Kabupaten Sleman, terdiri dari hotel bintang dan hotel melati sebanyak 171 buah, restoran 65 buah, serta rumah makan sebanyak 236 buah,” kata Suyamsih.
Suyamsih menambahkan, jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Kabupaten Sleman pada 2014 mencapai wisatawan, yang terdiri wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara atau meningkat 14,3 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah wisatawan.
“Pemerintah Kabupaten Sleman tengah mengembangkan desa wisata. Kebijakan pengembangan desa wisata yang dilakukan Pemkab Sleman adalah memberdayakan masyarakat untuk dapat mengelola desanya, sehingga mampu menjadi daya tarik wisata,” katanya.
Suyamsih mengatakan, selain itu melalui pengembangan desa wisata, masyarakat Sleman juga dimotivasi untuk mengembangkan potensi yang ada di desanya.
“Dengan demikian langkah pengembangan desa wisata selain untuk menambah objek wisata juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat,” tutur Suyamsih.
Semakin banyaknya wisatawan yang menggemari wisata lingkungan atau kembali ke alam lanjut Suyamsih, mengakibatkan trend desa wisata semakin bertambah jumlahnya.
“Pada saat ini di Kabupaten Sleman telah memiliki 30 desa wisata yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat sekitar,” papar Suyamsih.