50 Karya Foto Dipamerkan Dalam Pameran Foto Potensi UKM 2015

1811slemanpameranSleman – Dalam rangka mengenalkan Komuditas Usaha Kecil Menengah (UKM) dan obyek wisata, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Humas Sekretariat Daerah bekerjasama dengan Jogja Shutter Camp (JSC) menyelengarakan Pameran Fotografi dengan mengangkat tema “Potensi UKM dan Pariwisata Lereng Merapi 2015” di Hall B Lantai II Plaza Ambarukmo, Selasa (17/11).

Penyelenggaraan Pameran disupport oleh PD BPR Bank Sleman dan Plaza Ambarrukmo Management sebagai bentuk dukungan terhadap upaya tumbuh kembangnya berbagai produk UKM di Kabupaten Sleman serta Pengenalan Obyek-obyek Wisata Sleman kepada masyarakat luas melalui media foto. Pameran foto tersebut berlangsung pada tanggal 17 hingga 21 November 2015 di Hall B Lantai II Plaza Ambarrukmo.

Pembukaan pameran  dihadiri oleh Penjabat Bupati Sleman, GM Plaza Ambarrukmo, Direktur PD BPR Bank Sleman, Pj. Sekda Kabupaten Sleman, Staf Ahli serta tamu undangan dari SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Pameran foto dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi. Yang dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pameran foto ini menjadi media publikasi dan dukungan konkrit Pemerintah terhadap upaya tumbuhkembangnya berbagai produk UKM dan pengenalan secara luas obyek-obyek wisata yang ada di Kabupaten Sleman.

Diharapkan melalui kegiatan ini potensi-potensi yang ada di Sleman baik dalam bidang UKM maupun Pariwisata dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat, investor, maupun wisatawan. Serta kegiatanini juga menjadi media eksistensi dari fotografer baik profesional maupun amatir untuk memperkenalkan karya-karyanya pada masyarakat luas.

Sebanyak 50 foto dipamerkan dalam acara tersebut, yakni 20 foto pemenang dari 4 kategori lomba dan 30 foto nominator lomba. Empat kategori tersebut adalah kategori Cagar Budaya dan Bangunan Haritage, kategori Proses Produksi UKM, Kategori Ragam Pesona Wisata Sleman, dan kategori On The Spot Obyek Wisata Lereng Merapi.

Dalam acara pembukaan tersebut pengunjung juga disajikan tester salah satu komuditas unggulan khas Kabupaten Sleman yaitu Kopi Merapi. Pengunjung terlihat antusias atas pembukaan pameran foto tersebut, terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang ke area pameran untuk melihat-lihat foto sembari menikmati Kopi Merapi.




Pemkab Launching Kawasan Non Tunai

lounching kawasan non tunaiSleman – Tingkat transaksi non tunai di Indonesia masih tergolong rendah, berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), saat ini pembayaran tunai di seluruh Indonesia masih di kisaran 90 persen. Artinya hanya sekitar 10 persen dari seluruh transaksi dilakukan secara non tunai. Hal tersebut disampaikan Penjabat Bupati Sleman, Ir Gatot Saptadi saat melounching kawasan non tunai di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Selasa (17/11).

Disampaikan Gatot  bahwa dengan Launching Kawasan Non Tunai di Kabupaten Sleman ini diharapkan mampu mendorong meningkatnya tingkat transaksi non tunai oleh masyarakat karena hal ini akan menunjuang pergerakan sektor perekonomian. Transaksi non tunai terbukti mempercepat perputaran ekonomi di suatu negara, karena transaksi ini sifatnya nyaman dan aman.

“Hal ini sejalajan dengan semangat pemerintah dalam memerangi korupsi, Launching Kawasan Non Tunai tersebut jauh lebih transparan dan akuntabel karena bisa selalu tercatat dan terlacak,” kata Gatot.

Gatot mengatakan bahwa desain biodegester sangat unik, kecil dan fleksibel dan tidak menimbulkan bau (ramah lingkungan) sehingga lebih cocok diterapkan di rumah tinggal, perkatoran, dan tempat-tempat yang hanya memiliki lahan terbatas. Sedang saat ini di Kabupaten Sleman sudah terdapat 172 kelompok sampah mandiri yang telah melakukan pengelolaan sampah secara mandiri.

“Dan ini terus kita dorong melalui program-program yang ada di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, dengan bantuan komposter, dan program pendampingan pada pelaku,” tutur Gatot.

Selain itu lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Sleman juga melakukan pembinaan terhadap sekolah-sekolah dan pondok pesantren untuk menjadi sekolah dan pondok pesantren yang berwawasan lingkungan. Gatot juga berharap seluruh komponen Pondok Pesantren Sunan Pandanaran secara serius dan sepenuh hati dalam melaksanakan proram Program Pengembangan Kewirausahaan Santri (santripreneur) ini.

Dengan program ini nantinya para santri yang akan dapat mengabdikan keilmuannya didalam masyarakat, dan juga memiliki bekal dalam hal berwirausaha, sehingga nantinya dapat membuka banyak lapangan kerja yang sangat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta berkontribusi nyata dalam membangun ekonomi bangsa melalui aspek kewirausahaan yang Islami.

Hadir pada kesempatan tersebut antara lain Kepala Perwakilan BI Jogja Arief Budi Santoso, Kepala Kanwil kemenag DIY  . Nizaar Ali, Dekan fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Sunan Kalijaga  Dr Ibnu Qisam, dan pengasuh Ponpes Sunan Pandanaran KH. Mu’tashim Billah.

Pada kesempatan tersebut ada tiga moment yaang penting bagi Ponpes Sunan Pandanaran, yaitu penyetahan bantuan sosial Bank Indonesia untuk Ponpes Sunan Pandanaran, penyerahan Brizzi dari BRI dan kewirausahaan bagi santriwan/santriwati Sunan Pandanaran.

Sementara itu Jono Karyono dari BRI menyampaikan bahwa tahun 2016 nanti BRI akan meluncurkan satelit , dan satu satuanya Bank yang mempunyai satelit. Sampai saat ini jumlah kantor secara ada yang taerhubung real time online baik dalam maupun luar negeri, jumlah ATM ada , dan lainnya. Sedang untuk Jogja jumlah kantor ada 923,ATM , jumlah EDC , jumlah CDm 27, jumlah E   Buzz 4 jumlah agen Brilink   dan jumlah Teras keliling 33.




Korpri Sleman Gelar Lomba Paduan Suara

IMG_9703 (1024 x 683)Sleman – Korpri Kabupaten Sleman menggelar lomba paduan suara dalam rangka peringatan hari jadi ke – 44 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (17/11). Lomba paduan suara diikuti oleh 18 peserta dari SKPD, Sub unit Korpri SKPD, dan UPT Kabupaten Sleman.

Dasar penyelenggaraan Surat keputusan ketua dewan pengurus Korpri Kabupaten Sleman Nomor 32/DP Kab. Slm/IV/2015 tanggal 29 September 2015 Panitia Ulang Tahun Korpri hasil rapat pleno dan technical meeting 13 oktober 2015.

Sekretaris Dewan Pengurus Korpri, Endang Kusmawati, menyampaikan lomba paduan suara dimaksudkan untuk meningkatkan apresiasi bagi peserta terhadap musik, meningkatkan persaudaraan antar anggota korpri, dan menumbuhkan rasa kegotongroyongan dalam paduan suara.

Sedangkan Ketua panitia Drs. Pustopo mengatakan paduan suara sebagai salah satu kegiatan untuk memeriahkan HUT Korpri. Dewan Juri lomba paduan suara khusus didatangkan dari luar Sleman untuk penilaian yang optimal.

Adapun juri lomba paduan suara ialah Dra. Yonana Lilik S, Drs. Langgeng Sumuyut, Retno Pujiwati, yang didatangkan dari Sekolah Menengah Musik (SMM) Yogyakarta. Dan untuk juara lomba paduan suara akan mendapatkan penghargaan untuk tampil dalam acara Dialog Sembada di TVRI pada 27 November 2015 dan mengisi grand opening Mars Korpri.




Pengurus Korpri Kunjungi Anggotanya Yang Sakit

ketika menyerahkan tali asihSleman – Dalam rangka HUT Korpri ke 44 tahun 2015 pengurus Korpri Kabupaten Sleman  mengadakan anjangsana ke rumah PNS yang sakit, Selasa (17/11). Kegiatan ini menurut Pengurus Korpri Sleman Djoko Handoyo SH merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada anggotanya yang sedang mengalami musibah untuk dapat tetap bersemangat dan segera sembuh dari sakitnya sehingga dapat melaksanakan tugas sehari-hari seperti biasa.

Kegiatan ini dibagi dalam 3 kelompok, untuk kelompok Barat dipimpin oleh Djoko Handoyo Assek III Bidang Administrasi disertai Suyono SH Inspekutr Kabupaten Sleman, Dra Retno Wisudawati Staf Ahli Bupati mengunjungi  rumah Mujiono pegawai RSUD Sleman dan Diono pegawai Dinas Pasar Sleman.

Sementara itu Penjabat Sekda Drs Iswoyo Hadiwarno memimpin rombongan ke wilayah Timur bersama Drg Intriati Yudatiningsih MKes Kepala Bappeda, Drs Pustopo Kadin Perindustrian mengunjungi Endang Suswati Guru SMP 5 Depok dan Herman Yosep Hermanto pegawai Dinas Pasar.

Sedang untuk kelompok 3 dipimpin Dra  Endang Kusmawati beserta jajaran pengurus Korpri mengunjungi Afeb Maulana Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Sleman dan Irawati pegawai BPMPPT, yang  akan dilaksanakan Rabu, (18/11). Dalam kesempatan ini juga disampaikan uang tali asih masing-masing Rp 1 juta.