Pemkab Siapkan Relawan Untuk Hadapi Potensi Bencana

Sleman – Dalam menghadapi musim penghujan diperlukan kewaspadaan terhadap segala dampak yang mungkin ditimbulkan dari cuaca ekstrim. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan persiapan menghadapi cuaca ekstrim yang terjadi. Belum lama ini Pemkab Sleman melakukan apel siaga bencana dan Unit Operasional Penanggulangan Bencana serta unit pelaksana penanggulangan bencana di tingkat kecamatan dan desa sudah dikukuhkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Drs Julisetiono Dwi Wasito mengatakan memang dalam menghadapi musim penghujan diperlukan kewaspadaan terhadap segala bentuk bencana dengan dampak yang mungkin ditimbulkan dari cuaca ekstrim.

“Untuk itu, dalam upaya mitigasi dan pengurangan resiko bencana dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak,” kata Julisetiono di Sleman, Rabu (25/11).

Menurut Julisetiono, Pemerintah maupun swasta, seluruh jajaran keamanan, kesehatan dan pihak terkait untuk dapat merapatkan barisan, bekerjasama dalam menghadapi cuaca ekstrim.

Dikatakan Julisetiono, di Sleman terdapat 39 komunitas dan relawan yang tersebar di semua daerah. BPBD Sleman membagi relawan berdasarakan bidang kecakapan, di antaranya kesehatan, SAR, logistik, dapur umum, komunikasi dan informasi, perlindungan pengungsian dan relawan pos komando dan kaji cepat.

Pembagian ini dilakukan untuk mengoptimalkan upaya mitigasi dan penanganan bencana. Mitigasi bencana sendiri telah dilakukan secara periodik untuk pengurangan resiko bencana.




Dalam Pilkada Masyarakat Dihimbau Gunakan Hak Pilih

Sleman – Ketua KPU Kabupaten Sleman, Ahmad Shidqi ymenghimbau masyarakat, agar menggunakan hak suara mereka dengan sebaik mungkin, pada agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanggal 9 Desember 2015  mendatang.‬

‪Untuk itu, para pemilih di wilayah Sleman diharapkan, betul-betul mencermati visi-misi serta berbagai program kerja, yang ditawarkan dua pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati, baik itu pasangan Yuni-Danang maupun pasangan Sri Purnomo dan Sri Muslimatun (Santun).‬

‪Apalagi para kontestan peserta Pilkada kata Shidqi, selain sudah melakukan kampanye tatap muka langsung dengan masyarakat, mereka juga sudah mengikuti kegiatan debat publik yang disiarkan salah satu televisi swasta lokal.‬

‪”Masyarakat agar melihat, mencermati visi-misi dan program para kandidat, untuk menentukan pilihan pada tanggal 9 Desember nanti,” kata Shidqi di kantornya, Rabu (25/11).‬

‪Terkait pelaksanaan debat Pilkada Sleman putaran pertama yang berlangsung tanggal 21 November lalu, Shidqi menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan tersebut, karena sempat terjadi gangguan teknis ketika disiarkan salah satu stasiun televisi lokal, yang menyebabkan debat harus diulang dari awal.‬

‪”Evaluasi kami lakukan agar nanti pada pelaksanaan debat putaran berikutnya bisa berjalan dengan lebih baik lagi”, katanya.***