BLH Lakukan Pemetaan Pohon Perindang Rawan Tumbang
Sleman – Menghadapi musim hujan ini Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sleman mulai melakukan pemetaan terhadap pohon perindang yang rawan tumbang serta melakukan pemangkasan ranting pohon. Hal tersebut dilakukan untuk menekan kecelakaan yang disebabkan pohon yang sudah rapuh. Demikian antara lain disampaikan Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan BLH Sleman, Indra Darmawan di Sleman, Kamis (12/11).
Menurut Indra, pada awal musim hujan terdapat kecenderungan terjadinya angin kencang, terutama saat masa pergantian musim. Kondisi pohon yang sudah rapuh dinilai membahayakan.
“Pada musim kemarau kita ketahui banyak pohon yang meranggas, bahkan kering. Kondisi ini membuat pohon menjadi rapuh, baik dahan maupun akarnya sehingga rawan tumbang jika diterpa angin kencang,” kata Indra.
Menurutnya saat ini pihaknya mulai melakukan pemilahan dan dilanjutkan pada pemangkasan pohon perindang yang dinilai rapuh. Penanganan pohon rawan tumbang itu, katanya, dilakukan secara bertahap lantaran banyaknya pohon perindang yang harus ditangani.
“Ada sekitar 20 ribu pohon perindang milik Pemkab Sleman dan tersebar di seluruh wilayah,” tuturnya.
Indra mengatakan saat ini sebagai upaya pencegahan pohon tumbang, pihaknya akan menebang 50 pohon. Usia pohon berkisar 10 tahun ke atas. Untuk lokasinya diprioritaskan di tempat-tempat publik dan tepi jalan. Penanganan dilakukan bertahap dan akan dilihat kondisi pohon di lokasi-lokasi tertentu.

