Masjid Agung Sleman Raih Penghargaan Paripurna Nasional‬

DSC_3488 (1024 x 678)Sleman – Masjid Agung Dokter Wahidin Sudirohusodo Sleman mendapatkan penghargaan Paripurna Nasional. Penilaian itu didasarkan pada fungsi masjid tersebut sebagai tempat ibadah dan juga berbagai aktivitas sosial masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi produktif.‬ ‪Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sleman, Lutfi Hamid membenarkan hal tersebut, Minggu (3/1).

Dikatakan Lutfi, penghargaan tersebut diberikan Kementrian Agama RI karena takmir masjid Agung Sleman dinilai mampu memakmurkan fungsi masjid secara optimal.‬

‪“Masjid Agung Sleman telah mampu memberikan optimalisasi bagi upaya pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan, baik ekonomi, sosial maupun lainnya,” kata Lutfi.‬

‪Menurut Lutfi, penghargaan Paripurna Nasional untuk tingkat kemakmuran fungsi masjid tersebut tidak terfokus pada bentuk masjid yang besar dan megah, tetapi lebih pada berbagai aktivitas ibadah dan kegiatan lain yang bermanfaat langsung kepada masyarakat.‬

‪Masjid Agung Sleman, kata Lutfi,  tahun ini memperoleh penghargaan Paripurna Nasional posisi ketiga. Posisi pertama diraih masjid Agung Riau, dan tempat kedua diraih masjid Agung Jawa Timur.‬

‪Sementara untuk melengkapi fasilitas penunjang masjid, Pemkab Sleman telah menghibahkan sebuah bedug senilai Rp 50 juta yang diserahkan Penjabat Bupati Gatot Saptadi, bersamaan peringatan Maulid Nabi  Muhammad SAW beberapa hari lalu.




Selama Libur Akhir Tahun Monjali dan MGM Banyak Diminati Wisatawan

DSCF0216 (1024 x 768)Sleman – Musim liburan yang bersamaan dengan libur Natal, libur sekolah dan libur akhir tahun sejumlah destinasi wisata di Sleman banyak dikunjungi wisatawan baik rombongan sekolah maupun wisatawan keluarga. Monumen Jogja Kembali (Monjali) dan Museum Gunungapi Merapi adalah tempat wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

Menurut Kepala Bagian Operasional Monjali, Benny Sugita BSc, jumlah kunjungan wisatawan ke Monjali mulai tanggal 20 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016 tercatat orang.

“Target kami hingga tanggal 3 Januari 2016 bersamaan dengan berakhirnya liburan akhir tahun dan liburan sekolah jumlah pengunjung Monjali bisa mencapai 37 ribu pengunjung,” kata Benny, Minggu (3/1).

Dikatakan Benny, para pengunjung tercatat ada rombongan sekolahan, namun pada akhir tahun kebanyakan pengunjung keluarga. Dan, untuk menyambut wisatawan sekolah dan libur akhir tahun pengelola Monjali memang telah melakukan perbaikan dan penambahan  koleksi.

“Kami menambah koleksi piring  dan cangkir yang pernah digunakan para pejuang. Kami mendapat koleksi itu dari para pelaku sejarah,” kata Benny.

Sementara Kepala Unit Pelaksana Tehnis (UPT) MGM, Suharno mengakui selama libur baik libur Natal dan libur akhir tahun jumlah pengunjung MGM meningkat cukup signifikat.

Hal ini terlihat jumlah kunjungan hari Minggu (3/1) hingga pukul WIB tercatat sebanyak 800 orang. Sedang jumlah kunjungan terbanyak hari Jumat (1/1) sebanyak 2721 orang dan pada hari Sabtu sebanuak 2370 orang.

“Untuk tahun ini kami memang siap menyambut libur akhir tahun yang berbarengan dengan libur sekolah dengan  melakukan persiapan. Sejumlah fasilitas tambahan telah disiapkan. Seperti gazebo untuk kios makan dan minum hingga souvenir,” kata Suharno.

Dikatakan Suharno, MGM yang berlokasi di Hargobinagun Pakem Sleman dikunjungi wisatawan sejak pagi sampai sore. Obyek yang banyak diminati pengunjung di MGM, selain tentang  karakter  dan sejarah Gunung Berapi, juga  fasilitas Theater, peraga tsunami, kegempaan maupun infomasi wisata yang disajikan dengan perangkat tehnologi  informasi.