RAPI DIY Gelar Rakerda ke – 5

IMG_20160217_113722Sleman – Minggu (14/2), merupakan momen istimewa bagi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Se Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pasalnya, wakil pengurus dari 4 kabupaten dan 1 kota madya beserta pengurus RAPI bertatap muka dan berdikusi dalam acara rapat kerja radio ke 5 di Hotel Queen Colombo Kalasan Sleman.

Dalam kesempatan tersebut Ketua RAPI, Agus Sulistyono, SE. MT (JZ12AY) menyampaikan bahwa saat ini RAPI DIY telah berkembang pesat, dengan bertambahnya anggota mencapai lebih dari 2500 anggota. Rakerda dilaksanakan sesuai dengan amanat hasil musda beberapa bulan yang lalu, serta Rakerda diharapkan bisa menjadi sebuah rujukan dalam program kerja anggota RAPI di DIY, tambah Agus.

Selain itu, Ketua Organising Comite, Wulfram Margono (JZ12ARG) menyampaikan bahwa rakerda ke 5 sesuai dengan amanah musda beberapa waktu lalu dilaksanakan dengan sederhana. Terbukti penyelenggaraan cukup menggunakan kas RAPI DIY saja.

Dengan bertambahnya anggota yang berijin menggunakan frekuensi alokasi RAPI, maka kualitas teknik bekomunikasi harus ditingkatkan. Tak hanya teknik penguasaan peralatan saja, tetapi juga peningkatan dibidang teknik penyampaian berita darurat ata SAR dan hal lain seperti tertuang dalam permen 34 tahun 2009.(MC Sleman/Wawan Scout)




Tiga Destinasi Sleman Masuk Sepuluh Besar DIY

Sleman – Tiga destinasi wisata Kabupaten Sleman masuk dalam daftar sepuluh besar destinasi wisata DIY yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Data tersebut berdasarkan catatan statistik Dinas Pariwisata DIY tahun 2015. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmi Dewi TP MM, Minggu (14/2).

Menurut Ayu, tiga destinasi wisata tersebu4t adalah Candi Prambanan yang menduduki peringkat ketiga dengan jumlah kunjungan wisatawan, Kawasan Wisata Kaliurang yang menduduki peringkat ketujuh dengan jumlah kunjungan wisatawan dan Monumen Jogja Kembali yang menduduki peringkat kesepuluh dengan jumlah kunjungan wisatawan.

Sedangkan peringkat pertama adalah Pantai Parangtritis dengan jumlah kunjungan wisatawan dan peringkat kedua Kebun Binatang Gembira Loka dengan jumlah kunjungan wisatawan.

Ayu menyambut gembira dengan adanya fakta tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Sleman memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap angka kunjungan wisatawan di DIY.

Sehubungan dengan hal tersebut diharapkan dapat menjadikan motivasi bagi para pengelola destinasi wisata di Kabupaten Sleman untuk terus meningkatkan kualitas produk wisata serta kualitas pelayanan kepada wisatawan diantaranya dengan implementasi Sapta Pesona yang meliputi keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramah-tamahan dan kenangan.