Polres Sleman Tangkap 21 Penjahat
Sleman – Dalam dua minggu terakhir ini Polres Sleman beserta jajarannya berhasil menangkap 21 penjahat. Dari 21 orang itu satu diantaranya perempuan.
Wakapolres Sleman, Kompol Sri Wibowo, Senin (22/2) sore menjelaskan dari 21 orang itu empat diantaranya sudah menjadi target operasi.
“Yang 17 orang bukan target operasi atau non TO,” kata Sri Wibowo.
Sri Wibowo menjelaskan, mereka yang ditangkap ini antara lain melakukan kejahatan membobol kios dan menguras isinya. Wakapolres memerinci, empat orang membobol kios dan membawa kabur rokok senilai Rp 50 juta.
“Kios yang dibobol di Pasar Cebongan, Mlati, Sleman,” jelas Sri Wibowo.
Kelompok lain melakukan pembobolan kios di Pasar Gamping, Kecamatan Gamping Sleman. Sri Wibowo yang didampingi Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar mengemukakan, kelompok berisi lima orang ini membawa kabur puluhan slof rokok dan ponsel senilai Rp 83 juta.
“Dari lima orang pelaku tiga diantaranya berhasil diringkus dan dua lainnya buron,” tuturnya.
Kasus lain yang diungkap adalah pencurian mesin perontok padi di Pakembinangun, Pakem, Sleman. Dua pelaku tertangkap tangan oleh patroli polisi. Polisi juga berhasil ungkap kasus pembobolan konter ponsel.
“Di TKP konter ponsel Happy Phone Klajuran, Godean polisi menangkap tiga pelaku seorang diantaranya masih di bawah umur dan di TKP Sinduadi, polisi menangkap seorang pelaku,” katanya.
Barang bukti yang disita dua ponsel merek Evercross, satu ponsel merek Nokia, dan dua ponsel merek Advan.
“Ini di TKP Happy Phone, Godean. Sementara dari pelaku di Sinduadi polisi menyita satu ponsel Samsung Galaxy Note 5, satu ponsel Xiaomi Redmi dan Nokia 105,” imbuhnya.
Sementara di TKP Gorongan, Condongcatur, polisi menangkap dua pelaku pencurian ponsel di sebuah warung burjo. “Barang bukti yang disita adalah Samsung Seri 4 senilai Rp 3,8 juta,” tambah Sri Widodo.
Polres Sleman bersama jajaran, imbuhnya juga menangkap pelaku pencurian burung, pencurianlaptop dan pencurian kamera.
“Pelaku pencurian kamera adalah perempuan,” ujar Wakapolres Sleman.
Polisi berharap masyarakat semakin waspada dan meningkatkan pengawasan untuk mengurangi kemungkinan menjadi korban pencurian.
