TNGM Minimalkan Risiko Pohon Tumbang di Kaliurang
Sleman – Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) berupaya melakukan beberapa tindakan untuk meminimalkan risiko di kawasan objek wisata Kaliurang Sleman, dan sekitarnya karena beberapa kali terjadi pohon besar yang tumbang.
“Seringnya terjadi pohon tumbang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi merupakan fenomena alam. Kami sudah berencana melakukan beberapa upaya untuk meminimalkan risiko di kawasan wisatanya,” kata Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan TNGM, Dhany Suryawan, Minggu (6/3).
Menurut dia, kejadian terakhir pohon tumbang di kawasan wisata TNGM terjadi pada Selasa (1/3) lalu di sekitar Tlogo Muncar, Kaliurang.
“Kejadian pohon tumbang di TNGM itu memang biasa, sebagai bagian dari fenomena alam,” kata Dhany.
Dhany mengatakan, pihak TNGM selama ini juga telah melakukan penebangan pohon, terutama yang berbahaya, rapuh atau pun sudah tua.
“Penebangan atau pemangkasan dilakukan untuk mengurangi risiko bahaya terhadap pengunjung. Tapi kejadian yang kemarin di Tlogo Muncar itu memang di luar dugaan,” katanya.
Dhany mengatakan, ke depannya, pihaknya juga akan melakukan pencantuman info umur dari pohon-pohon besar yang ada, sehingga bisa diketahui oleh pengunjung, untuk lebih mewaspadainya.
“Sebab untuk melakukan penebangan pohon harus melewati beberapa proses. Ya memang ketat aturannya untuk menebang pohon. Pohon yang kami tebang beberapa tahun lalu itu sudah melalui proses ke pemerintah pusat,” tambah Dhany.
Anggota Search and Rescue (SAR) Kaliurang Agus Riyanto menambahkan, tidak hanya pohon tua saja yang berbahaya. Namun juga masih banyak pohon-pohon mati bekas terkena awan panas erupsi Merapi yang masih berdiri dan rawan ambruk.