60 Relawan Ikut Pelatihan Tangani Kebakaran

Sleman – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman menggelar pelatihan bagi komunitas relawan dalam menghadapi bencana kebakaran di Lapangan Pemkab Sleman, Kamis (17/3). Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringan HUT Pemadam Kebakaran ke-97 dan diikuti 60 orang relawan. Materi pelatihan diberikan langsung oleh personel Damkar Sleman dengan memperagakan teknis pemadaman api ringan hingga besar.
Sementara Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun MKes sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa Hari Pemadam Kebakaran Nasional diperingati sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan pengorbanan petugas pemadam kebakaran yang setia, siap siaga sepanjang hari, dan sigap merespon waktu tanggap darurat kebakaran dengan semboyan “Pantang Pulang Sebelum Api Padam Walaupun Nyawa Taruhannya”.
Kabupaten Sleman yang merupakan daerah dengan potensi kebencanaan yang cukup tinggi menuntut kepiawaian SDM untuk segera bertindak dalam penanggulangan bencana baik bencana banjir, longsor, erupsi Gunung Merapi, gempa dan kejadian tidak terduga lainnya. Terlebih saat ini Sleman menempati peringkat tertinggi angka kasus kebakaran di DIY. Pada tahun 2015 telah terjadi 140 kasus kebakaran yang rata-rata disebabkan hubungan arus pendek.
Terkait hal tersebut Sri Muslimatun mendorong BPBD untuk melakukan peningkatan kompetensi aparatur pemadam kebakaran sebagaimana dimaksud Permendagri Nomor 16 Tahun 2009 tentang Standar Kualifikasi Aparatur Pemadam Kebakaran di daerah.
Disamping itu, Sri Muslimatun juga menghimbau agar warga mendukung upaya ini dengan meminimalisir pembakaran sampah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Sedang Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Drs Julisetiono Dwi Wasito SH MM menyerahkan penghargaan yang diraih oleh Damkar Sleman sebagai Juara I Lomba Keterampilan Fisik dan Teknik Pemadaman tingkat DIY kepada Sri Muslimatun.
