PAUD Sleman Berkembang Pesat

Sleman – Perkembangan PAUD di Sleman selama 5 tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada tahun 2010 tercatat ada 185 kelompok bermain, 87 taman penitipan anak (TPA) , dan 542 satuan PAUD sejenis.
Jumlah kelompok bermain meningkat 58 kelompok di tahun 2015 menjadi 243 lembaga kelompok bermain dengan total anak didik sebanyak siswa.
“Jumlah peserta didik juga meningkat menjadi , meningkat 294 dari 5 tahun sebelumnya,” kata Wakil Bupati Sleman, Dra Sri Muslimatun MKes di lapangan Pemda Sleman, Kamis (12/5).
Disampaikan Sri Muslimatun bahwa data pada akhir tahun 2015 terdapat anak usia 0-6 tahun di Kabupaten Sleman. Dari jumlah tersebut menjadi peserta didik di 87 lembaga TPA, anak menjadi peserta didik di 243 kelompok bermain, anak menjadi peserta didik di 290 Satuan PAUD Sejenis, sedangkan siswa dilayani melalui lembaga PAUD formal di TK dan Radhatul Authfal.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Bunda PAUD Sleman Hj Kustini Sri Purnomo, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Arif Haryono SH.
Ditambahkan Sri Muslimatun jumlah warga belajar tersebut tentu saja merupakan tantangan sekaligus peluang bagi sleman untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi mereka.
Hal tersebut dikarenakan pada usia emastersebut akan lebih mudah untuk menstimulasi kreativitas dan pembentukan karakternya.
Sejumlah penelitian menyatakan bahwa 50% kapabilitas kecerdasan orang dewasa telah mulai berkembang ketika anak berumur 4 tahun dan mencapai puncaknya pada saat anak berusia 18 tahun. Maka tidak salah jika usia dini merupakan momentum paling krusial dalam pembentukan karakter dan kepribadian seseorang.
Usia 0-6 tahun merupakan masa dimana otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi tanpa membedakan baik atau buruk. Masa ini perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk.
“Karena itu masa ini kita sebut sebagai golden age yang jika terlewatkan tidak akan dapat diulang kembali,” kata Sri Muslimatun.
Pemberian kesempatan pada usia dini akan mengoptimalkan kreativitas dan menentukan keberhasilan perkembangan anak selanjutnya. Ditambahkan Sri Muslimatun, dirinya menitipkan pada pengasuh PAUD untuk mendidik generasi milenium agar menjadi generasi emas.
Sedangkan Arif Haryono menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya program pendidikan usia dini, menumbuh kembangkan daya kreasi dan inovasi anak dalam kegiatan edukatif.
Serta, mensinergikan unsur pendidikan usia dini yaitu guru atau pendidik, anak usia dini, pemerintah dan masyarakat untuk berupaya memberikan kontribusi yang terbaik demi masa depan anak, mempererat jalinan kerjasama antara pemerintah,praktisi, dan masyarakat terhadap kegiatan pendidikan anak usia dini.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan beberapa kejuaraan, Dan sebagai juaraa umum lomba PAUD se Kabupaten Sleman adalah Kecamataan Sleman. Penyerahan hadiah dan piala lomba oleh Bunda PAUD Sleman Ny Hj Kustini Sri Purnomo.
