Stok Daging Sapi Dan Ayam Di Sleman Aman

Sleman – Persediaan daging sapi dan ayam di Kabupaten Sleman dijamin mencukupi selama puasa ramadan dan idul fitri, karena para pelaku pasar sudah menyesuaikan stok sesuai kebutuhan masyarakat. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Ir Suwandi Aziz di Sleman, Kamis (9/6).‬

‪”Untuk persediaan daging ayam maupun daging sapi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tidak melakukan pengkondisian pedagang selama puasa dan  Idul Fitri karena para pedagang di Sleman sudah terbiasa dengan situasi seperti ini, sehingga mereka mampu membaca kebutuhan daging yang akan dikonsumsi masyarakat,” kata Suwandi Aziz.‬

‪Menurut Suwandi Aziz, kenaikan harga daging sapi dan ayam di Sleman pada awal puasa tidak signifikan dan masih dalam jangkauan daya beli masyarakat, sehingga tidak terjadi gejolak harga yang meresahkan.‬

‪”Masyarakat kami sarankan agar membeli ayam hidup guna menjamin kesehatannya, sedang untuk daging sapi kami sarankan membeli yang penyajiannya digantung, karena penjual tidak berani menjual dengan cara digantung jika menjual daging yang tidak sehat atau daging glonggongan,” tutur Suwandi Aziz.




SDAEM Cadangkan 3.000 Tabung Gas 3 Kg‬

Sleman – Dinas Sumber Daya Air Energi dan Mineral (SDAEM) Kabupaten Sleman telah menyadangkan tabung gas elpiji ukuran 3 Kg. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, cadangan tabung gas itu dapat mencukupi dampak peningkatan kebutuhan gas.‬

‪Kepala SDAEM Kabupaten Sleman, Ir R Sapto Winarno menjelaskan kebutuhan tabung gas ukuran 3 Kg ini setiap harinya sekitar . Pada bulan puasa ini biasanya ada peningkatan jika dibanding hari-hari biasanya.‬

‪”Untuk mencukupi kebutuhan ini, kami cadangkan 10 persen dari kebutuhan hari-hari biasanya. Peningkatan kebutuhan ini paling tinggi saat menjelang puasa dan awal puasa. Setelah itu tidak terlalu signifikan,” kata Sapto, (9/6).‬

‪Menurut Sapto berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, cadangan 10 persen itu tidak terpakai semuanya. Namun hanya sekitar 6-8 persen dari kuota yang dicadangkan oleh dinas. Pihaknya sangat optimis, ketersediaan tabung gas ukuran 3 Kg sangat mencukupi.‬

‪”Masyarakat tidak perlu panik, stok tabung gas pasti mencukupi. Bahkan tahun kemarin saja masih ada sisa dari kuota yang kami cadangkan. Kemungkinan tahun ini hanya sekitar 6-8 persen saja yang terpakai,” kata Sapto.




Orangtua Diminta Cegah Anaknya Tidak Berbuat Kriminal

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mengingatkan para orangtua agar dapat mencegah anaknya tidak berbuat kriminal. 

Menurut Sri Purnomo kenakalan remaja yang marak terjadi akhir-akhir ini adalah seperti pemukulan, keributan antar suporter, perusakan dan perbuatan kriminal lainnya.

“Kejadian ini memerlukan perhatian orang tua untuk selalu mengingatkan anak-anaknya untuk tidak ikut dalam kegiatan yang negatif,” kata Sri Purnomo ketika menghadiri Safari Tarawih Keliling hari pertama  di Masjid l Huda Toragan Tlogoadi, Kamis (9/6) malam.

Dikatakan Sri Purnomo, Sleman sudah berusaha menjaga kondisi kamtibmas namun menjadi kewajiban bersama aparat TNI, POLRI serta seluruh warga masyarakat untuk menciptakan kondisi yang aman jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi.

Sri Purnomo  juga menyampaikan saat ini sudah mulai pelaksanaan pendaftaran sekolah secara on line, agar bisa dimanfaatkan sehingga tidak perlu datang ke sekolah cukup memanfaatkan teknologi internet bisa mendaftar dan memantau perkembangannya.

Disisi lain Sri Purnomo  juga menyampaikan adanya kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok saat Ramadan khususnya harga daging sapi yang mahal, kepada masyarakat agar belanja secukupnya serta hati-hati dalam berbelanja.

Selama tarling dana yang terkumpul  dari bantuan Pemda Rp 4,5, juta, Bantuan Dana BAZ Rp 3,5, bantuan Kementrian Agama Sleman 10 buah rukuh, BPD Sleman Rp 1,5 juta, Bantuan dari Kecamatan Mlati Rp 1 juta dan Desa Tlogoadi Rp 1 juta, serta infaq yang terkumpul mencapai Rp 3,8 juta, sehingga total dana yang terkumpul mencapai Rp15,7 juta.

Dana yang terkumpul ini selanjutnya diserahkan oleh Bupati Sleman kepada Ta’mir Masjid Al Huda. Selanjutnya acara diakhiri dengan pengajian yang disampaikan oleh Hasan Basori dari KUA Mlati.