Sleman Sebagai Pilot Project Sistem Aplikasi dan Integrasi Logistik Pangan

Sleman – Kabupaten Sleman ditunjuk oleh pemerintah pusat sesuai dengan rekomendasi dari Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai pilot project penerapan Sistem Aplikasi dan Integrasi Logistik Pangan di Indonesia. Sistem aplikasi ini merupakan inisiasi dari Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) bekerjasama dengan PT. Telkom.
“Penerapan sistem aplikasi data tunggal pertanian tersebut dilatarbelakangi pada fakta dimana data produksi pangan masih berbeda – beda antara Kementrian Pertanian, Perdangangan, dan BPS”, kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pangan KEIN, Benny Pasaribu dalam sambutannya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (5/8).
Ke depan, sistem aplikasi tersebut akan dijalankan oleh masing-masing badan usaha milik desa (BUMDes), maka pemerintah dapat mengetahui kondisi pangan di daerah, tambahnya.
Sedangkan Direktur Enterprise dan Bussiness PT Telkom Indonesia Muhammad Awaluddin menyampaikan, untuk menyukseskan sistem tersebut, pihaknya telah menyiapkan jaringan internet bagi 86 desa di Sleman. Jaringan yang disiapkan, diharapkan dapat mengakomodasi data kelompok tani yang akan dijadikan responden.
Adapun survei ke petani-petani dalam tahap uji coba ini, akan dilaksanakan mulai 8-26 Agustus mendatang. Masing-masing surveyor akan melakukan pendataan produk pangan, luas lahan, kemilikan lahan dan ternak. Tujuan akhirnya, pilot project tersebut akan diaplikasi seluruh desa di Indonesia.
Selain itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan pemerintah Kabupaten Sleman siap mendukung program pemerintah pusat, program tersebut sesuai dengan visi dan misi Sleman Smart Regency.
