Transaksi Hewan Kurban di Pasar Hewan Sleman Mulai Meningkat

Sleman – Menjelang Hari Raya Idul Adha transaksi hewan kurban di pasar hewan di Sleman seperti Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping dan Pasar Hewan Ngemplak mulai menunjukkan peningkatan sejak beberapa hari terakhir.
Setelah Lebaran pasar hewan Gamping terutama saat pasaran Pahing dan pasar hewan Ngemplak saat pasaran Wage mulai meningkat pengunjungnya. Transaksi penjualan juga sudah mulai meningkat meski masih ada yang hanya melihat-lihat harga sapi.
“Saat ini transaksi pedagang dan pembeli sapi di Pasar Hewan Ambarketawang Gamping mulai meningkat dari hari-hari pasaran Paing biasanya,” kata Kepala UPT Pasar Hewan Ambarkertawang Gamping, Rudi Suryanto di Sleman, Senin (22/8).
Rudi mengatakan peningkatan jual beli sapi kurban itu mulai terjadi sejak awal Agustus.
”Baik jumlah sapi masuk, maupun yang ke luar karena laku terjual, mulai meningkat. Termasuk juga harga jual sapi juga merambat naik,” katanya.
Rudi mengatakan berdasarkan data yang diperoleh per Senin (15/8), sejak awal Agustus, rata-rata sapi yang masuk ke pasar hewan 437 ekor setiap pasaran Paing.
”Pada bulan-bulan biasa hanya sekitar 350 ekor sapi saja yang masuk,” katanya.
Rudi mengatakan sapi-sapi tersebut didatangkan dari DIY dan Jawa Tengah, seperti Klaten, Magelang, Purworejo, maupun Kebumen.
“Sapi yang berhasil dijual ke pasar juga meningkat dari hari-hari biasa hanya 150 sampai 200 ekor, menjadi 240 ekor. Begitupun harga sapi naik sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta, dari biasanya hanya Rp17 juta sampai Rp 19 juta,” katanya.
Rudi menambahkan diperkirakan kenaikan harga masih akan terus terjadi hingga beberapa pekan ke depan. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, puncak transaksi hewan kurban di Pasar Hewan Ambarketawang Gamping biasa berlangsung pada hari terakhir Paing, sebelum Idul Adha.
”Kalau sudah lewat dari Idul Adha, harganya akan turun. Karena biasanya masyarakat yang ingin kurban beli hewan dari jauh-jauh hari,” katanya.
Jenis sapi yang paling banyak dicari saat ini adalah limosin, simetal, crossing, dan sapi jawa. Sementara Sarno salah seorang pedagang sapi di pasar hewan Ngemplak membenarkan sejak sehabis Lebaran harga sapi sudah mulai naik. Dan kenaikannya antara Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta.
“Biasanya pas pasaran terakhir menjelang Idul Adha harga sapi mencapai tinggi-tingginya,” tutur Sarno.