Kirab Seni 17 Kecamatan Tandai FKY Sleman Dimulai

Sleman – Festival Kesenian Yogyakarta Kabupaten Sleman dengan tema “Masa Depan Hari Ini Dulu” akan digelar selama 3 (tiga) hari mulai Kamis besok 25 – 27Agustus 2016 Jam – WIB di Parkir Utara Lapangan Denggung Sleman Yogyakarta.
“Selain dilaksanakan pawai seni, FKY Sleman kali ini juga akan menampilkan pentas seni tradisi kerakyatan dan pentas seni unggulan”, kata Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Dra. Endah Sri Widiastuti, MPA, di kantornya, Rabu (24/8).
Endah menambahkan bahwa FKY Kabupaten Sleman 2016 dimaksudkan sebagai media pelestarian, pembinaan, pengembangan dan pemanfaatan seni, upaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal, peningkatan kualitas karya seni melalui kreativitas dan inovasi seni serta menggali potensi seniman seniwati muda berbakat. Serta, mendorong kecintaan masyarakat terhadap seni tradisi lokal khususnya musik dan nyanyian tradisional.
Rangkaian acara selama FKY Kabupaten Sleman tersebut sangat beragam mulai dari pawai seni, pentas seni tradisi kerakyatan maupun pentas seni unggulan. Kamis 25 Agustus 2016 mulai pukul sampai akan dipentaskan Kesenian Jathilan ‘Turonggo Budoyo Rukun’ dari Kecamatan Kalasan sebagai kesenian pembuka.
Setelah itu dilanjutkan dengan rangkaian acara pembukaan yang berupa manguyu-uyu pukul – WIB, tarian pembuka “Tari Nawung Sekar” dan tarian utama “Krido Laksita Mahambara”pukul – WIB.
FKY Kabupaten Sleman secara resmi menurut rencana akan dibuka oleh Bupati Sleman Drs. Sri Purnomo, pada pukul WIB dilanjutkan dengan pelaksanaan pawai seni dari 17 kecamatan se Kabupaten Sleman. Ke 17 grup kesenian tersebut adalah dari Kecamatan Turi “Langen Toyo”, Ngemplak “Bima Sakti”,Cangkringan “Rego Gadingan”, Kalasan “ Gondowasitan”, Mlati “Madi Budoyo”, Tempel Wayang Wong “Eka Budaya”.
Dan, Kecamatan Pakem “Tawang Budaya”, Seyegan “Margo Pusung”, Moyudan “Nalendra”, Kecamatan Sleman Sanggar PS Bayu, Prambanan “Jatalunda”, Gamping “Ulu Cumbu”, Ngaglik “Suryo Langen Budoyo”, Godean “Hyang Rama”, Depok “Kinari Manunggal”, Minggir “Sanggar Pojok” dan Berbah “Suryo Aji Budoyo”.
Pada malam harinya pukul – WIB di Parkir Utara Lapangan Denggung akan dipentaskan kesenian religious Badui Tunas Mudo dari Selobonggo Bangunkerto Turi,Langen Carita oleh Sanggar SDN Pangukan Tridadi Sleman, Fragmen Tari dari Sanggar Dewi Pule Pulesari Wonokerto Turi, Kethek Ogleng dari Gadingan Sinduharjo Ngaglik, Sendra Tari Bandung Bondowoso oleh Sanggar Sekar Jagad dan penampilan Wayang Orang dari Sanggar Ngrancang Kencono.
Pada hari kedua Jum’at 26 Agustus 2016 mulai pukul – WIB dipentaskan jathilan “Laras Kusuma” dari Daratan Sendangarum Minggir, jathilan “Bekso Among Mudo” Mriyan Margomulyo Seyegan, jathilan “Krido Turonggo Jati Jiwosari” Jiwan Argomulyo Cangkringan, “Peksimoi” Sukowaten Merdikorejo Tempel, Kubrosiswo “Catur Putro” Nambongan Caturharjo Sleman, Badui “Alimababa” Klawisan Margoagung Seyegan.
Pada malam harinya mulai pukul WIB dipentaskan Fragmen Bocah dari Sanggar Tari Kembang Sakura Mesan sinduadi Mlati, Jeber Juwes “Minak Budaya” dari Tengahan Sendangagung Minggir, wayang topeng dari Ngajeg Kalasan, kethoprak teater dari Sanggar Laras Giriseto Gamping dan kethoprak tradisional “Sentono Budaya” dari Mranggen Sinduadi Mlati.
Pada hari ketiga Sabtu 27 Agustus 2016 mulai pukul – WIB dipentaskan jathilan “Turonggo Wulung” dari Tanjung Sumberejo Tempel, jathilan “Cipto Wiloho” dari Pakem Tamanmartani Kalasan, jathilan “Ngesti Turonggo Budoyo” dari Kragilan Mlati, angguk “Lentur Putri Utami” dari Kopen Wonokerto Turi, hadroh “Ridhotul Jannah” dari Jonggrangan Sendangrejo Minggir, hadroh “Paser” dari Kecamatan Sleman.
Pada malam harinya mulai pukul WIB dipentaskan keroncong “Langen Gita” dari Karanganyar Tamanmartani Kalasan, rodad saman dari Gambiran Berbah, angklung “Topi Lurik” dari Pogung Sinduadi Mlati dan Band Neo dari Ganggong Bangunkerto Turi.
