200 Hari Gatot Menjadi Bupati Sleman

Sleman – Bagi Ir Gatot Saptadi menjadi Penjabat Bupati Sleman selama 200 hari memiliki kesan tersendiri bagi dirinya.
“Menarik dan menjadi pembelajaran saya sebagai Bupati, bagaimana harus membangun birokrasi, SKPD serta memanfaatkan potensi Sleman yang sangat luar biasa termasuk SKPD dan masyarakatnya,” kata Gatot ketika dimintai tanggapannya terkait dengan akan dilantiknya Bupati terpilih Sri Purnomo dan Sri Muslimatun, Selasa (16/2).
Menurut Gatot pelantikan dilakukan di Kepatihan Rabu (17/2), baru kemudian malam harinya diadakan sertijab di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman. Gatot merasa bersyukur bisa menjalankan tugasnya sebagai Bupati Sleman selama masa transisi.
“Ada tiga tugas pokok saya sebagai Bupati transisi yaitu mengawal pelaksanaan Pilkada, netralitas PNS dan tetap menjalankan pemerintahan dengan baik dengan mengoptimalkan program-program Bupati sebelumnya. Dengan pelantikan Bupati terpilih berarti tugas saya selesai,” tutur Gatot.
Selama menjalankan tugas, Gatot juga berusaha melakukan penegakan hukum juga melaksanakan proses mekanisme anggaran. Sementara dengan Bupati baru, Gatot berharap tetap melaksanakan komitmennya, konsistensi dan merealisasikan apa yang sudah dicanangkan dalam visi misi ketika melakukan kapanye.
“Harapannya visi misi yang sudah disampaikan dilakukan dengan memanfaatkan perangkat yang ada,” tambah Gatot.
Apalagi lanjutnya jika program sudah ada Perda, Perbup dan SK maka harus dilaksanakan sebagai komitmen. Namun demikian, untuk selanjutnya masyarakat yang menilai terhadap keberhasilan pembangunan di Sleman.
Sebenarnya lanjut Gatot masih banyak PR yang harus dilakukan di Sleman diantaranya menyangkut aktifitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Contohnya mengendalikan masuknya miras di masyarakat. Masalah kemiskinan yang tinggi juga harus mendapat perhatian. Begitu juga dengan jumlah pengangguran yang juga masih banyak.
Selain itu terus menyiapkan masyarakat dalam menghadapi berbagai bencana yang banyak terjadi di Sleman, seperti bencana alam, Merapi, banjir dan lainnya.
