Perempuan Jadi Sumber Daya Yang Berharga bagi Kemajuan Pembangunan

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun MKes mengatakan dilihat dari sisi demografis, penduduk Kabupaten Sleman pada tahun 2015 berjumlah orang, dengan komposisi laki-laki sebanyak orang (50,05%) dan perempuan sebanyak orang (49,95 %).
“Dengan jumlah tersebut perempuan menjadi sumber daya yang sangat berharga bagi keberlangsungan dan kemajuan pembangunan di Kabupaten Sleman apabila diberdayakan secara maksimal,” kata Sri Muslimatun disela-sela Evaluasi Program Terpadu P2WKSS Tingkat DIY di Balai Desa Balecatur, Gamping, Sleman, Kamis (10/11).
Sri Muslimatun juga berharap melalui program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tersebut mampu memberikan motivasi dan semangat hidup para perempuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya dalam hal pendidikan, kesehatan dan ekonomi serta dapat menjadi motivasi untuk melaksanakan upaya pembangunan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Sleman dengan lebih baik dan optimal.
“Tugas kita bersama memberikan bimbingan, penyadaran dan keterampilan agar kaum perempuan dapat diberdayakan secara maksimal,” kata Sri Muslimatun.
Sementara Ketua Tim Evaluasi P2WKSS DIY, Dra Endah Wahyuni mengatakan peran serta warga masyarakat diberbagai sektor tidak terkecuali peran masyarakat perempuan sangat dibutuhkan.
Melalui program terpadu P2WKSS sebagai program peningkatan peran wanita dalam pembangunan berupaya untuk meningkatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk mewujudkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia dengan perempuan sebagai penggeraknya.
Menurutnya Program Terpadu P2WKSS sebagai gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat dan telah terbukti meningkatkan kesehatan, tingkat pendidikan, usaha ekonomi produktif, keterlibatan dalam kelembagaan sosial kemasyarakatan, dan keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan bagi kaum perempuan di masyarakat.
“Diharapkan melalui program terpadu ini perempuan dapat menjadi pelaku aktif pembangunan di wilayahnya masing-masing,” kata Endah.


