Sleman Perluas Program Mina Padi

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan terus mengembangkan program mina padi, guna percepatan mewujudkan kesejahteraan petani.
“Program mina padi, akan terus dikembangkan diwilayah Sleman. Karena selain model budidayanya cocok juga banyak mendapatkan respon dari masyarakat,” kata Supramono, Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Rabu (14/12).
Menurut Supramono, budidaya mina padi berdasarkan kalkulasi bisnis budidaya perikanan terbukti sangat menguntungkan. Bahkan untuk lahan seribu meter mina padi hasilnya akan mencapai empat hingga lima kali lipat dibanding jika hanya ditanami padi secara konvensional.
Pengembangan mina padi di Sleman saat ini lanjut Supramono, mendapatkan respons yang sangat baik dari kalangan petani ikan. Bahkan hingga saat ini luasan lahan mina padi untuk udang galah dan nila merah sudah mencapai lebih dari seratus hektar.
“Kawasan pengembangan mina padi di Sleman masih diutamakan untuk sejumlah wilayah yang mendapatkan kecukupan air. Seperti wilayah Kecamatan Seyegan, Minggir, Moyudan, Gamping serta Berbah,” katanya.
Untuk itu melalui program mina padi ini, Supramono berharap selain akan mampu mewujudkan program pembangunan pertanian berkelanjutan dengan produk organik. Juga semakin meningkatkan kesejahteraan petani.
Sementara terkait program mina padi di Sleman, Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI juga berharap mampu menjadi daya tarik lapangan kerja baru masyarakat. Sehingga para generasi muda di Sleman tidak perlu pergi jauh keluar daerah bahkan keluar negeri dalam mencari pekerjaan.
