Hari Pertama PPDB SMP, 77% Pendaftar Sudah Terpenuhi

Sleman – Hari pertama  Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) yang dimulai 27 Juni hingga 29 Juni 2016 tingkat SMP Negeri se Kabupaten  Sleman sebanyak 5257 calon siswa sudah mendaftar atau sekitar 77% dari total kuota 6800 kursi yang disediakan.

“Terdapat beberapa sekolah yang pendaftarnya membludak melebihi jumlah kursi yang disediakan seperti SMP N 1 Gamping dari 128 kursi yang disediakan jumlah pendaftar sudah mencapai 149,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sleman, Arif Haryono SH, Senin (27/6).

Menurut Arif, hal yang sama juga nampak di SMP 3 Kalasan, kursi yang disediakan 128 namun jumlah pendaftar sudah mencapai 162. Selain itu antusiasme pendaftar juga nampak di SMP 4 Kalasan, dari 128 kursi yang disediakan jumlah pendaftar di hari pertama sudah mencapai 150.

Sementara untuk  SMP N 4 Pakem menjadi sekolah tingkat menengah pertama dengan rata-rata tertinggi dihari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri se Kabupaten Sleman yaitu dengan rerata 286,71 dengan nilai tertinggi 303,50 dan nilai terendah 268,50.

Disusul SMP N 4 Depok  rerata 279,30  dengan nilai tertinggi 296,00 dan terendah 256,00. Ditempat ketiga SMP  N 1 Kalasan rerata 279,18 dengan nilai tertinggi 296,00 dan terendah 271,00.

‪“Sistem penerimannya ada Real Time Online (RTO) maupun manual. Ada sembilan SMP yang masih pakai manual karena faktor koneksi internet buruk di wilayah tersebut. Yakni di Tempel, Cangkringan, dan Prambanan,” kata Arif.

Sedang SMP yang sistem penerimaannya menggunakan sistem RTO ada 52 sekolah.




Wisata Museum Tetap Ramai Pengunjung

Sleman – Jumlah kunjungan wisata ke museum yang ada diwilayah Sleman selama bulan puasa tidak mengalami penurunan yang cukup drastis. Seperti yang terjadi pada Museum Gunungapi Merapi (MGM) di Dusun Banteng, Pakem, Kabupaten Sleman yang tetap ramai dikunjungi wisatawan.‬

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) MGM Suharno, jumlah pengunjung masih tetap ramai terutama dari kalangan pelajar meskipun tidak seramai pada hari biasa.‬

‪”Kondisi ini baru akan kembali meningkat pada H+2 lebaran sampai H+4 kunjungan akan mencapai puncaknya. Diperkirakan, setiap hari sedikitnya seribu orang pun pasti tercapai,” kata Suharno, Senin (27/6).‬

‪Suharno optimistis pengunjung setiap hari selama libur Lebaran bisa tercapai.‬

‪”Lebaran kali ini liburnya cukup panjang. Kami prediksi, setiap hari tidak kurang dari seribu orang pengunjung. Terutama mereka rombongan dari keluarga,” katanya.

Sementara jumlah kunjungan ke Monumen Jogja Kembali di Kabupaten Sleman juga tidak mengalami penurunan drastis selama Ramadan 1437 Hijriah.‬

‪”Selama Bulan Puasa ini wisatawan atau rombongan masih banyak yang datang, terutama dari luar daerah,” kata Kepala Bagian Umum Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali), Yudi Pranowo.‬

‪Dia mengatakan selama Ramadan ini pengunjung dari luar daerah memang lebih banyak.

“Memang jumlah kunjungan tidak seperti hari biasa, tetapi tetap ada. Lebih banyak rombongan luar daerah, seperti dari Bali, Banyuwangi, Jakarta, Bandung, Semarang, dan beberapa daerah lainnya,” katanya.‬

‪Ia mengatakan rombongan dari luar tersebut biasanya dari sekolah-sekolah yayasan nonmuslim, selain itu juga masih banyak rombongan anak-anak muda.




Bupati dan Wakil Bupati Akhiri Safari Tarling

Sleman – Tim Safari Tarawih keliling (tarling) Kabupaten Sleman tahun 1437 H mengakhiri safarinya  di masjid Fajrul Islam Sawahan, Nogotirto, Gamping. Bupati Sleman dan Wakil Bupati Sleman memimpin tim safari yang terdiri dari Pimpinan SKPD, BUMN,  BUMD,  Kodim, Polres, Camat dan Perangkat Desa, Senin (27/6).

Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI bersama Tim safari didampingi 70 Kepala Instansi terkait melaksanakan  sholat Jamaah Isya dan tarweh di Masjid Fajrul Islam Sawahan   bersama warga masyarakat setempat.

Takmir masjid fajrul Islam H Hamamun mengucapkan terima kasih atas kunjungan Tim Safari yang dipimpin Bupati Sleman. Kegiatan menjalin silaturahmi antara masyarakat dan pejabat, kegiatan lain jamaah masjid antara lain pengajian menjelang Buka Puasa, Tadarus Alquran, TPA anak dan Peringatan Nuzulul Quran.

Sri Purnomo menyampaikan tujuan dari penyelenggaraan Safari Tarling adalah sebagai ajang silaturahmi pimpinan pemerintahan bertemu masyarakat dan untuk memakmurkan masjid, karena di bulan ramadan ini puasa dan sholat bagi umat Islam akan melatih kejujuran dalam berbuat dan bertindak.

Selain itu juga untuk melihat secara nyata kegiatan ibadah masyarakat dan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sri Purnomo juga mengingatkan saat ini sedang dilaksanakan  penerimaan siswa baru kepada masyarakat untuk dapat menyekolahkan anaknya, karena Pemerintah Kabupaten Sleman komitmen anak di Sleman minimal lulus SMA/SMK.

Kabupaten Sleman memiliki Mal Sleman yang dikelola oleh Dinas Perdagangan sebagai tempat untuk memasarkan secara on line produk UKM masyarakat Sleman.

Sri Purnomo juga mengajak masyarakat untuk menjaga kemanan, hati – hati di jalan lalu lintas saat ini padat serta menyerahkan bantuan dari APBD, BAZ, SKPD. Sumbangan dari BUMN dan BUMD serta infaq sejumlah Rp 23,680 juta dan 10 buah Rukuh dari Kantor Kementrian A27gama Sleman.




‪Dishubkominfo Akan Gelar Operasi Penertiban Kelaikan Angkutan‬

Sleman – Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Sleman akan menggelar operasi penertiban angkutan mudik umum mulai minggu ini.‬ Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pengangkutan mudik.‬ Demikian disampaikan Kepala Seksi Angkutan dan Terminal, Dishubkominfo Sleman, Marjanto, Minggu (26/6).

Menurut Marjanto penertiban nantinya meliputi pemeriksaan kelengkapan syarat kelaikan jalan kendaraan, baik administratif maupun teknis. Jadwal operasi telah disusun dan tinggal diimplementasikan di lapangan.‬

‪”Nanti kita periksa surat-surat kendaraannya, izin operasional, hingga kelayakan kendaraan untuk dioperasikan,” kata Marjanto.

‪Pihaknya juga akan mengawasi penerapan standar keselamatan dalam kendaraan angkut. Misalnya, dalam bus berpendingin ruangan diwajibkan tersedia pemecah kaca dan alat pemadam kebakaran.‬

‪Menurutnya, jika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dalam proses penertiban tersebut, Dishubkominfo akan memberikan peringatan.‬ ‪Pihaknya juga mengingatkan agar penumpang angkutan mudik lebaran memperhatikan kelayakan kendaraan yang ditumpanginya.‬ Sebab hal tersebut akan berdampak pada keselamatan saat perjalanan berlangsung.

Pengemudi kendaraan angkutan mudik nantinya juga akan dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan dan kebugarannya.‬ ‪Dishubkominfo juga telah bekerja sama dengan beberapa tenaga kesehatan di Sleman untuk mengecek kondisi supir. Pemeriksaan yang paling umum dilakukan seperti cek tensi darah.‬

“Dengan peneriksaan kesehatan  ini harapannya, pengemudi yang beroperasi sehat semua sehingga bisa aman dan selamat mengatarkan pemudik sampai ke tujuan,” kata Mardjanto.




Kemenag Sleman Luncurkan Madrasah Tahfidz Online‬

Sleman – Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sleman meluncurkan Madrasah Tahfidz Online (MTO) di Aula Lantai 3 Kemenag Sleman, Jumat (24/6).

Program ini bertujuan untuk mendorong terselenggaranya program tahfidz di madrasah yang selama telah berjalan agar lebih baik lagi. Salah satu instrumen yang digunakan berupa aplikasi E-Tahfidz yang bisa diakses secara online.‬

‪Launching MTO ini dilakukan langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Drs HM Lutfi Hamid MAg dan dihadiri pula oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sleman, Drs H Abdul Haris Nufika MPd.

Lutfi mengungkapkan bahwa inovasi merupakan tuntutan yang tidak bisa dihindari agar program yang dilakukan bisa semakin berkembang. Di sisi lain, ide-ide progresif juga mesti diimplementasikan secara riil dan berkesinambungan.

“Inovasi merupakan tindakan yang wajib dilakukan agar program yang ada bisa terus berjalan mengikuti perkembangan zaman,” ungkapnya.

Menurut Lutfi, tidak kalah penting ialah mengimplementasikan ide kreatif ke dalam kegiatan riil, sehingga tidak hanya mandeg menjadi sebuah gagasan.

‪Aplikasi berbasis website ini dirancang oleh Tim Kemenag Sleman yang bisa dioperasikan secara online sehingga memudahkan guru pembimbing di madrasah untuk melaporkan perkembangan hafalan Alquran para siswa.

Sementara admin di Kemenag Kabupaten bisa melakukan monitoring perkembangan masing-masing madrasah melalui hasil rekapan yang bisa diakses via internet. Sehingga bisa memberikan pembinaan secara tepat berupa apresiasi bagi madrasah yang aktif maupun teguran bagi madrasah yang pasif.

Selain itu, aplikasi e-tahfidz juga memungkinkan dikembangkan sebagai forum diskusi online antara guru pembimbing tahfidz guna berbagi informasi dalam pelaksanaan madrasah tahfidz di masing-masing madrasah.‬